Apa saja menu takjil yang baik untuk kesehatan?

L Info Penanya: L, Wanita, 33 Tahun
Siang dokter, karena saat ini sudah memasuki bulan puasa, saya ingin bertanya seputar menu takjil. Apakah ada olahan menu takjil yang sehat?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang L,

Takjil adalah makanan ringan pembuka saat berbuka puasa sebelum Anda memakan makanan berat. Hal ini dilakukan agar Anda lebih segar saat berbuka puasa, dan menghindari perut kram bila Anda langsung mengonsumsi makanan yang berat seperti nasi.

Perihal pemilihan menu takjil, Anda bisa mengikuti tips berikut ini:

  • Sebisa mungkin hindari minuman dingin seperti es sirup atau es campur. Lebih baik untuk lambung Anda bila saat berbuka Anda meminum segelas teh hangat bersama dengan kurma.
  • Hindari makanan bersantan bila Anda memiliki sakit lambung.
  • Hindari jajanan yang pedas atau asam dan berbahan kanji seperti siomay, batagor.
  • Anda bisa memakan buah agar mulut terasa segar atau coba beberapa sendok puding susu.

Setelah memakan takjil, sebaiknya beri jarak sekitar 30 menit baru Anda makan makanan yang berat. Hindari makan terlalu kenyang karena lambung butuh adaptasi setelah 1 hari penuh tidak terisi makanan atau minuman.

Jangan lupa untuk selalu makan sayur, buah, dan minum air putih yang banyak saat sahur dan berbuka puasa agar selama bulan puasa, Anda tidak terganggu dengan masalah sembelit. Dan pastikan untuk rutin berolahraga seperti bersepeda selama 30 menit atau yoga agar tubuh lebih bugar.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kandungan senyawa dalam gorengan dapat meningkatkan obesitas dan berbagai penyakit berbahaya

Sering Makan Gorengan Itu Tidak Baik, Ini Alasannya

Gorengan selalu menjadi makanan yang menggiurkan untuk dikonsumsi. Namun, kandungan gorengan memiliki berbagai dampak yang membahayakan tubuh, seperti obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung, hingga kanker. Hal itu disebabkan adanya perubahan komposisi makanan dan minyak saat proses penggorengan. Makanan akan menyerap lemak sehingga terjadi peningkatan energi dalam makanan. Jika digunakan berulang kali, minyak yang digunakan dalam menggoreng juga akan menghasilkan enzim yang berbahaya bagi