Apa perbedaan ranitidin dan ondansetron?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Selamat pagi dok , mau tanya.. apa perbedaan ranitidin dan ondansentron? Setahu saya keduanya memiliki fungsi untuk menurunkan kadar asam lambung bagi penderita maag. Jika saya punya maag yang akut, mana yang sebaiknya saya minum?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, FF.

Ranitidine adalah obat golongan antagonis histamin h2 reseptor, yang dengan mekanismenya mampu menurunkan produksi asam lambung yang berlebih. Ranitidine tersedia dalam bentuk tablet maupun injeksi.

Sedangkan ondansetron adalah obat golongan antiemetik (anti muntah), yang bekerja dengan cara menghambat reseptor 5HT3 di sistem saraf pusat maupun saluran pencernaan. Obat ini lazim digunakan untuk mengurangi efek mual dan muntah pada pasien-pasien yang sedang menjalani pengobatan kemoterapi.

Baik ranitidine maupun ondansetron adalah obat bergolongan keras, sehingga tidak disarankan mengonsumsinya tanpa resep dokter, sekalipun Anda memiliki penyakit maag. Untuk penanganan awal penderita maag, disarankan mengonsumsi antasida tiga kali sehari, 30 menit sebelum makan. Obat antasida juga dapat menurunkan asam lambung, dan dijual bebas di apotek.

Apabila dengan antasida tidak sembuh, Anda sebaiknya memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis penyakit dalam, agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti endoskopi. Nantinya, akan diberikan terapi yang sesuai untuk Anda.

Tips Mencegah Maag Kambuh

Setelah Anda menjalani pengobatan dan maag Anda berangsur-angsur pulih, lakukan langkah pencegahan dengan mengatur pola makan, agar tidak kambuh kembali. Berikut yang disarankan untuk dilakukan:

  • Makan teratur dengan porsi kecil
  • Mengonsumsi makanan yang kaya probiotik
  • Mengonsumsi buah dan sayur yang cukup
  • Membatasi makanan asam, pedas, berminyak, serta minuman berkafein, bersoda, dan beralkohol
  • Tidak langsung berbaring setidaknya tiga jam setelah makan
  • Menghindari stres, karena stres dapat memicu asam lambung

Terima kasih atas pertanyaan Anda, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Infeksi lambung dapat menyebabkan heartburn dan nyeri perut

Infeksi Lambung Menyerang, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Infeksi lambung disebabkan oleh bakteri H. Pylori dan tidak selalu menimbulkan gejala. Terdapat berbagai pengobatan yang dapat Anda tempuh, di antaranya dengan antibiotik dan berbagai jenis obat lainnya.