04 Oct 2021, 10:29Kulit & Kelamin

apa perbedaan gonore dan sifilis?

F
Info Penanya: F, Wanita, 27 Tahun
Dok, saya penrah buang air kecil bernanah dan bahkan hingga keluar darah. Saya pernah menjalankan pengobatan alternatif dan memang sudah sembuh tapi kondisi ini muncul lagi. saya belum berani berobat ke dokter karena takut. sebenarnya ini penyakit apa? gonore atau sifilis? Lalu, apa perbedaan gonore dan sifilis? Penyebab dan cara mengatasi kedua penyakit ini gimana dok?
69 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, FTerima kasih atas pertanyaannya. Urin disertai nanah dan darah dapat menjadi pertanda adanya gangguan di sistem perkemihan atau infeksi pada kelamin.  Infeksi pada kelamin biasanya terjadi pada seseorang dengan riwayat seks bebas dan dapat berupa gonore, sifilis, klamidia, herpes hingga trikomonas.  Yang paling banyak terjadi gonore dan juga sifilis. 

Perbedaan gonore dan sifilis :

  • Penyakit gonore itu sendiri penyebabnya bakteri N.Gonorea sedangkan untuk sifilis itu bakteri T. Palidum sebagai penyebabnya. 
  • Gonore identik dengan gejala kencing nanah sedangkan sifilis lebih sering didahului dengan luka di kelamin, anus, ataupun mulut. 
  • Gejala pada sifilis terbagi menjadi beberapa fase.   
Untuk mengatasi gonore dan sifilis tentunya perlu dipastikan apakah anda terkena gonore, sifilis, atau infeksi kelamin lainnya karena penanganan dan obat-obatan dapat berbeda-beda.  Yang pasti dua penyakit tersebut membutuhkan antibiotik guna mengatasi bakteri sehingga dengan pengobatan yang benar maka akan mengatasi penyakit ini.  Untuk itu segera periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin guna pemeriksaan kelamin lebih lanjut.  Semakin cepat anda periksa semakin cepat penyakit teratasi dan mencegah timbullnya gangguan di kelamin yang lebih parah.  

Cara mengatasi gonore dan sifilis :

  • Tunda segala bentuk aktvitas seksual lalu hindari seks bebas.  Penyakit kelamin yang sering kambuh dapat menyebabkan infeksi berlanjut yang mempengaruhi testis sehingga memicu ketidaksuburan.  
  • Pastikan membersihkan kelamin selesai dari buang air kecil agar tidak ada kuman yang melekat. 
  • Konsumsi obat yang diberikan sesuai anjuran dokter dan rutin periksa hingga dokter menyatakan penyakit sudah sembuh.   
  • Rutin skrining penyakit menular seksual bila aktif secara seksual. 
Semoga penjelasan ini bermanfaat. Salam sehat, dr. Farah
hubungan seks beresikopenyakit menular seksualgonorrheainfeksi menular seksualsifilis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil