Apa penyebab sulit tidur dan sering menangis?

RU Info Penanya: RU, Pria, 19 Tahun
Dokter saya ingin bertanya kenapa akhir akhir ini saya susah tidur dan lebih sering menangis ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, RU

 

Saya jelaskan ya, keluhan sulit tidur dan sering menangis pada umumnya di cetuskan oleh permasalahan. Biasanya, jika seseorang sedang mengalami suatu masalah sangat wajar jika menangis dan memikirkan masalah tersebut. Akan tetapi, jika hal tersebut dialami terus menerus maka akan menyebabkan suatu gangguan yang dapat berupa:

1. Gangguan stress akut : periode singkat munculnya ingatan mengganggu karena suatu peristiwa. Hal ini biasanya terjadi ketika seseorang usai mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan yang menyebabkan trauma

2. Depresi : Sedih berangsur-angsur dan disertai dengan kehilangan minat dengan aktivitas, sulit tidur, sulit makan, ingin bunuh diri, menyalahkan diri sendiri, sedih dan murung 

3. Cemas menyeluruh : cemas berlebihan akan sesuatu yang terjadi selama 6 bulan berturut-turut. Kecemasan sulit dikendalikan sehingga sulit tidur, gelisah dan ketegangan otot, berdebar-debar, kewaspadaan berlebihan, sulit konsentrasi, telapak tangan basah dan nafas terasa berat.

 

Saya memiliki beberapa saran untuk meredakan gejala anda

1. Bercerita dengan keluarga/pasangan/teman tentang masalah yang dialami

2. Mendekatkan diri pada Tuhan agar diberi ketenangan

3. Mengikuti kegiatan yang disenangi untuk mengalihkan rasa sedih

4. Melakukan olahraga ringan. Olahraga dapat memicu hormon endorfin yang memberikan rasa senang

5.Memakan makanan bergizi

6. Latihan pernapasan

7. Melakukan hobi anda misalnya mendengarkan musik, jalan-jalan atau menonton acara kesukaan

 

Apabila anda mengalami hal - hal dibawah ini segeralah ke dokter Spesialis kejiwaan ya. 

- Ketakutan hingga tidak bisa beraktivitas 

- Tidak bisa beristirahat dan membuat anda sangat kelelahan

- Keinginan menyakiti diri sendiri

- Mendengar suara atau melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain

Sebagai informasi tambahan anda dapat membaca artikel kami ya mengenai keluhan yang anda rasakan

Semoga bermanfaat

Salam Sehat

 

dr. Karlina Lestari

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu efek setelah keguguran yang bisa dialami oleh pihak wanita adalah peningkatan rasa sedih yang dapat memicu depresi

Setelah Keguguran: Efek dan Cara Mengatasi Keguguran

Efek setelah keguguran tidak hanya meliputi fisik saja, tetapi juga mental. Setelah keguguran, orangtua bisa mengalami berbagai emosi negatif, seperti kemarahan, rasa duka, dan sebagainya. Cara mengatasi keguguran bisa dilakukan dengan menghadapinya sebagai pasangan dan mencari dukungan dari orang-orang sekitar.