Apa penyebab sering menyakiti diri sendiri?

L Info Penanya: L, Wanita, 33 Tahun
Dok kebetulan anak saya beberapa kali saya dapati menyakiti diri sendiri. Kalau ditanya selalu diam saja. Ini kenapa ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang L,

Self injury adalah usaha menyakiti diri sendiri akibat adanya tekanan yang berlebihan yang menyebabkan emosinya tidak stabil.

Beberapa penyebab self injury:

  • Depresi. Adanya beban pikiran yang berlebihan akan berakhir dengan usaha bunuh diri karena ada kecenderungan berpikir bahwa dengan meninggal dapat menyelesaikan segalanya.
  • Trauma di masa lalu yang sangat berat dan masih teringat sampai saat ini.
  • Adanya pelecehan seksual.
  • Kecemasan yang berlebihan.
  • Body shaming.

Cara untuk mengatasi self injury yang sering dilakukan anak Anda:

  1. Dekati secara perlahan anak Anda, dan tanyakan bagaimana hubungan dengan teman-temannya, atau bagaimana kondisi di lingkungan sekolahan.
  2. Tanyakan apa ada masalah yang sedang dihadapi.
  3. Dampingi anak Anda, dan sebisa mungkin jangan dibiarkan di rumah sendirian. Namun usahakan jangan terkesan memata-matai anak Anda.
  4. Tanyakan perihal anak Anda ke teman-temannya atau guru nya di sekolah.
  5. Beri pengertian bahwa dengan menyakiti diri sendiri tidak akan menyelesaikan masalah dan malah akan menambah masalah baru.
  6. Beri semangat anak Anda bahwa semua masalah pasti ada jalan keluarnya dan katakan Anda siap membantunya.

Namun bila tindakan self injury ini sudah dilakukan beberapa kali, maka sudah waktunya bawa anak Anda konseling ke psikiater, karena perlu dilakukan sesi tanya jawab dan peresepan obat-obatan untuk mengendalikan emosinya.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kenali perbedaan narkotika dan psikotropika menurun undang-undang

Kenali Perbedaan Narkotika dan Psikotropika, serta Efeknya pada Tubuh

Meski sudah sering mendengarnya di televisi atau berita daring, tak semua orang tahu perbedaan narkotika dan psikotropika. Sekilas keduanya memang tampak sama, tapi nyatanya berbeda.