Apa penyebab polimenorea, mimisan/epistaxis dan keputihan ?

NI Info Penanya: NI, Pria, 19 Tahun
aya kecpean dan beban pikiran sampai saya seperti orang datang bulan, tp saya baru datang bulan 2 minggu yang lalu, kemudia rambut saya rontok tidak wajar, kemudia 2 hari belakangan ini saya mimisan sehari bis 2 sampai 3 kali, saya pusing juga dokAdakah penyakit yg berbahaya menimpa saya...??
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, NI.

    Haid adalah pendarahan secara periodik dan siklik dari uterus, disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium. Siklus haid tidak sama untuk setiap wanita. Siklus normalnya yaitu berada pada interval 21-35 hari, dengan rata-rata panjang siklus 28 hari .

    Keluhan yang anda rasakan termasuk ke dalam gangguan siklus haid yaitu polimenore. Pada polimenore siklus menstruasi lebih pendek dari biasanya yaitu terjadi dengan interval kurang dari 21 hari. Perdarahan kurang lebih sama atau lebih banyak dari biasa. Polimenore dapat disebabkan oleh gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan ovulasi, atau menjadi pendeknya masa
luteal. Sebab lain adalah kongesti ovarium karena peradangan, endometriosis, dan lain-lain. 

    Sementara mimisan/epistaxis penyebabnya juga beragam dapat berupa penyebab lokal maupun sistemik. Penyebab lokal termasuk epistaksis idiopatik, trauma (patah tulang hidung, mengorek hidung terlalu keras), inflamasi, neoplasia/tumor, vaskular, iatrogenik, kelainan struktural, dan obat-obatan seperti semprot hidung, benda asing di hidung. Penyebab sistemik berupa kelainan hematologi (hemofilia, leukemia), lingkungan (temperatur, kelembaban dan ketinggian), obat-obatan (contoh antikoagulan), gagal organ (uremia dan gagal hati), serta penyebab lain misalnya hipertensi. Keluhan mimisan bisa disertai dengan gejala pusing.

     Normalnya rambut kepala terlepas sebanyak 80–120 helai/hari, jika lebih dari itu berarti dikatakan sebagai rambut rontok. Penyebabnya pun bermacam-macam seperti faktor lingkungan, penataan rambut memakai bahan kimia, obat-obatan, stress dan lain-lain.

    Terkait keluhan anda tentang keputihan, harus di bedakan anatara keputihan yang normal (fisiologis) dan abnormal (patologis). Keputihan normal biasanya terjadi menjelang dan sesudah haid, mendapatkan rangsangan seksual, stress berat, sedang hamil ataau mengalami kelelahan. cairan yang keluar berwarna jernih atau kekuningan, tidak berbau dan tidak terasa gatal, tidak perlu tindakan medis tertentu. Keputihan yang abnormal biasanya jumlah lebih banyak, warnanya putih seperti susu basi, kuning atau kehijauan, disertai dengan rasa gatal dan pedih, terkadang bau busuk dan amis. keputihan menjadi salah satu tanda atau gejala adanya kelainan pada organ reproduksi wanita. Kelainan tersebut dapat berupa infeksi (jamur, virus, parasit,bakteri), polip leher rahim,tumor (jinak atau ganas). Namun tidak semua infeksi pada saluran reproduksi wanita memberikan gejala keputihan.

    Untuk menegakan diagnosis dan pengobatan terkait keluhan polimenorea, mimisan, keputihan, yang anda rasakan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut mengingat begitu banyak penyebabnya. Apakah keluhan polimenorea yang anda rasakan berhubungan dengan keputihan yang anda keluhkan ataukah memang karena penyebab lain. Begitu pun dengan mimisan serta rambut rontok, apakah saling berhubungan atau tidak. Sebaiknya anda ke dokter spesialis kandungan untuk di lakukan pemeriksaan terkait dengan keluhan anda, jika memang perlu kemungkinan anda juga akan di rujuk ke dokter spesialis THT.

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bawang putih dan tea trea oil diyakini dapat mengatasi infeksi bakteri vagina

7 Cara Mudah untuk Menghilangkan Keputihan Bau Amis

Keputihan bau amis menandakan ada yang tidak normal dalam tubuh Anda. Biasanya, keputihan abnormal disebabkan oleh vaginosis bakteri. 7 cara mudah ini yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan keputihan bau amis.