Apa penyebab konstipasi dan cara mengatasinya ?

BN Info Penanya: BN, Pria, 19 Tahun
Halo dokter saya ingin bertanya. Jadi ayah saya sekarang itu susah buang air besar dok. Sudah pakai microlax tidak bisa. Sudah dibawa ke rumah sakit namun belum kunjung sembuh dok. Waktu di RS di rontgen di usus besarnya ada feses yang sudah mengeras tapi posisinya masih jauh dari anus. Juga ayah saya ini hanya bs buang air kecil dan buang gas. Juga dok nafsu makannya berkurang. Tidak demam juga. Kira" ini sakit apa ya dok? Juga solusi terbaiknya seperti apa?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, BN.

Konstipasi kondisi dimana frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu atau feses yang keras. Penyebab konstipasi antara lain kurang serat, kurang asupan cairan, ada penyakit penyerta seperti diabetes, mengkonsumsi obat-obatan seperti golongan calcium chanel blocker  (antihipertensi), dan olahraga kurang.

Beberapa tips yang dapat anda lakukan, antara lain :

  • Konsumsi makanan  yang tinggi serat seperti buah apel, pir, kiwi, jeruk, sayur bayam, brocoli, ubi manis dan kacang-kacangan
  • Minum air putih 
  • Olahraga yang teratur
  • Hindari dan kelola stress

Jika keluhan belum membaik sebaiknya kontrol ulang ke dokter, agar dilakukan tindakan untuk mengeluarkan feses. 

Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika keluhan disertai :

- Nyeri perut hebat

- Muntah-muntah

- Keluar darah dari anus

Anda dapat menyimak lebih lanjut mengenai konstipasi pada artikel berikut.

 


Semoga bermanfaat 

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

 

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Obat cacing sangat efektif untuk mengobati cacingan, asal sesuai dengan jenis cacing yang memicu infeksi

Minum Obat Cacing untuk Obati dan Cegah Cacingan

Penyakit cacingan masih cukup banyak pengidapnya di Indonesia. Kondisi ini sebaiknya segera ditangani karena bisa menyebabkan kurang gizi dan komplikasi lainnya. Mengonsumsi obat cacing adalah langkah yang sangat efektif untuk mengatasi cacingan. Bisa dilakukan untuk membasmi cacing dalam usus maupun sebagai langkah pencegahan cacingan.