Apa penyebab ketakutan berlebih terhadap sesuatu?

WI Info Penanya: WI, Wanita, 30 Tahun
Dok, saya dari dulu takut sama buaya, mau mainan buaya, gambar, buaya, bahkan kartun yang ada buayanya. Padahal bukan buaya asli. Apakah ini termasuk gangguan mental phobia, dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, WI.

 

Fobia merupakan kondisi di mana seseorang merasa ketakutan yang berlebihan akan sesuatu hal yang tidak masuk diakal. Hal ini termasuk dalam kategori gangguan kecemasan. Fobia dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu fobia spesifik dan fobia komplek.

Fobia spesifik menunjukkan seseorang ketakutan terhadap objek atau benda, hewan dan keadaan misalnya fobia gelap. Fobia jenis ini lebih banyak dialami ketika masa kanak-kanak dan dewasa. Sedangkan fobia komplek meliputi agoraphobia dan fobia sosial. Agoraphobia seseorang merasa ketakutan berlebihan terhadap suatu tempat yang tidak memungkinkan orang tersebut dapat kabur. Fobia sosial dimana seseorang merasa ketakutan jika harus berbicara didepan orang banyak.

Penyebab dari fobia sendiri adalah akibat adanya kondisi dibawah ini:

  1. Trauma masa lalu.
  2. Gangguan mental.
  3. Memiliki anggota keluarga yang fobia.
  4. Orang tua terlalu over protektif dalam mendidik.
  5. Kondisi stres yang berkepanjangan.
  6. Cedera kepala.
  7. Pengguna Narkoba.
  8. Pecandu Alkohol.

Terkait dengan kondisi yang Anda alami jika rasa ketakutan terhadap buaya dalam bentuk gambar, boneka dll, sudah mengganggu aktivitas keseharian Anda sehingga Anda tidak menjadi produktif kembali sebaiknya lakukan konsultasi langsung dengan psikiater untuk diberikan penanganan yang lebih tepat.

Terapi yang biasa dilakukan untuk pasien dengan fobia yaitu:

  • Psikoterapi berupa terapi perilaku kongnitif yang bertujuan membuat penderita berfikir lebih positif dan terapi pemaparan untuk mengurangi rasa takut yang berlebihan.
  • Terapi obat-obatan.
  • Meminta penderita untuk lebih terbuka kepada keluarga dan mau berbagi cerita dengan teman atau keluarga yang dipercaya.
  • Mengubah pola pikir menjadi lebih positif dan masuk akan dalam menanggapi ketakutannya.
  • Tidur yang cukup.
  • Menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein.
  • Masuk kedalam kelompok orang yang fobia serupa untuk membantu penderita dapat berbagi cara dalam mengatasi fobianya masing-masing.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu perbedaan psikolog dan psikiater adalah dalam cara menangani pasien

Sudah Tahu Perbedaan Psikolog dan Psikiater?

Gangguan psikologis perlu untuk segera ditangani karena berdampak pada kehidupan sehari-hari penderitanya. Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi psikolog atau psikiater. Namun, perbedaan psikolog dan psikiater tidak hanya sekedar dari wewenang pemberian resep obat saja.