logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Kulit & Kelamin

Apa penyebab keputihan berwarna putih susu?

22 Des 2020, 21:37

F

Info Penanya: F, Wanita, 26 Tahun

Dok, kalau ada keputihan seperti gumpalan berwarna putih susu itu kenapa ya?

Dilihat 3151

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Farahdissa

Selamat malam, F

Terima kasih atas pertanyaannya.

Keputihan adalah lendir yang dikeluarkan dari vagina.  Kondisi ini normal terjadi pada wanita. Salah satu cara tubuh untuk membersihkan dan melindungi vagina dengan mengeluarkan keputihan.  Keputihan yang normal adalah ketika keputihan tidak berwarna, tidak berbau dan tidak menimbulkan gatal dan panas di vagina.  Keputihan umumnya bening namun terkadang dapat menjadi sedikit putih.  Keputihan akan lebih banyak pada kondisi tertentu seperti kehamilan, saat akan haid, berhubungan intim, serta penggunaan KB hormonal. 

Penyebab keputihan abnormal :

  • Kandidiasis vagina.Daerah kelamin dan area sekitarnya memang merupakan tempat jamur tumbuh subur karena mudah lembab.  Keputihan akan berwarna seperti keju dan disertai gatal pada vagina.
  • Vaginosis bakterialis.Keputihan yang kehijauan disertai bau sangat busuk dan kental menggumpal.  Vagina juga akan terasa panas dan gatal.
  • Infeksi menular seksual.Gonore, klamidia, trikomonas dapat menyebabkan keputihan yang berwarna, disertai gangguan berkemih dan gatal di vagina.
  • Kanker serviks.
  • Penyakit radang panggul.

Jika keputihan anda tanpa disertai adanya keluhan lain seperti gatal, keputihan berbau, maka tidak perlu khawatir.  Keputihan yang Anda rasakan normal.  Kemungkinan faktor hormonal atau stress yang mempengaruhi warna keputihan yang putih seperti susu.  Tetapi jika disertai gatal dan berbau, periksa dokter kulit dan kelamin untuk penanganan lanjutan.

Beberapa cara mengatasi dan mencegah keputihan abnormal :

  • Selalu ganti celana setiap basah, lembab ataupun berkeringat.
  • Kurangi penggunaan sabun kewanitaan, sabun berpewangi, serta pembalut yang terlalu lama.
  • Hindari penggunaan celana terlalu ketat.
  • Perbanyak air putih.
  • Pastikan membersihkan kelamin dari arah depan baru belakang.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Farah

kandidiasis vaginakeputihanvaginosis bakteri

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved