Apa penyebab kanker usus?

A Info Penanya: A
Dok, anak saya saat ini sedang duduk di kelas 3 SD. Sering jajan sembarangan dan sulit dikontrol. Apa ini bisa sebabkan kanker usus?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore A,

Kanker usus adalah adanya sel yang berubah menjadi sel ganas yang bisa timbul baik pada usus halus ataupun pada usus besar, sehingga kanker usus bisa dibedakan menjadi kanker usus halus dan kanker usus besar. Jenis kankernya sendiri bisa beragam tergantung dari bentuk dan organ di usus yang diserang.

Penyebab dari kanker usus sendiri tidak ketahui pasti, sama seperti kanker lainnya tapi ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor risiko seperti:

  • Faktor keturunan atau faktor genetik, dimana jika ada orang tua atau keluarga kandung yang mengalami kanker bisa meningkatkan risiko
  • Mengalami masalah di saluran cerna seperti inflammatory bowel disease, penyakit Crohn, penyakit celiac, kolitis ulseratif dan penyakit lain
  • Masalah daya tahan tubuh
  • Riwayat penyakit diabetes
  • Kelebihan berat badan
  • Konsumsi alkohol
  • Kurang asupan serat
  • Paparan karsinogenik seperti misalnya pengawet, pewarna ataupun radiasi dan lainnya

Untuk itu karena salah satunya bisa disebabkan oleh bahan karsinogenik, dan hal ini bisa dicegah maka ada baiknya sudah mulai menghindari mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet ataupun pewarna seperti misalnya dari jajanan yang tidak bisa dipastikan kualitas bahan bakunya.

Berikan anak bekal dan juga pengertian mengenai bahaya jajan sembarangan yang bisa menyebabkan masalah pencernaan untuk jarak dekat dan bahaya lain seperti kanker dimasa yang akan datang agar anak mau dan tidak sering jajan sembarangan. Upayakan juga memberikan anak makanan yang bernutrisi agar anak kenyang dan tidak menuntut untuk jajan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pola asuh permisif cenderung lebih santai dan tidak menerapkan aturan yang wajib diikuti anak

Pola Asuh Permisif, Orangtua Tak Banyak Aturan dan Cenderung Bebas

Orangtua dengan pola asuh permisif cenderung tak banyak aturan atau ekspektasi terhadap anak-anak mereka. Konsekuensinya, anak belum belajar mengenal kedisiplinan.