06 Nov 2021, 14:10Kandungan

Apa penyebab hiperemesis gravidarum?

O
Info Penanya: O0
Dokter, alhamdulillah akhirnya saya sedang hamil anak pertama. Meksipun saya baru memasuki trimester pertama, tapi saya sangat bahagia dan menantinya. Namun, sama halnya dengan ibu hamil lainnya, saya mengalami morning sickness tapi ini lebih parah. Saya mengalami mual dan muntah yang cukup sering dan tidak terkendalikan. Banyak yang bilang jika ini adalah gejala hiperemesis gravidarum. apakah hiperemesis gravidarum sangat berbahaya? Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana cara mengatasinya?
144 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lizsa Oktavyanti
(0)
 Selamat siang, OKehamilan merupakan momen berharga bagi pasangan yang telah meikah, terutama pada wanita. Banyak kekhawatiran sepanjang masa kehamilan, terutama pada trimestet pertama, atau 3 bulan pertama kehamilan. Karena pada masa ini rentan terjadi masalah dalam kehamilan, dan pada masa ini terjadi morning sicknes atau mual muntah pagi hari yang berat dibanding trimester lain kehamilan.

Hiperemesis gravidarum adalah :

Mual muntah pada pagi hari adalah gejala yang normal pada trimester pertama, karena perubahan hormon sehingga menyebabkan mual dan muntah. Biasanya morning sickness atau mual muntah pada pagi hari timbul pada usia kehamilan 6 minggu dan akan hilang pada usia kehamilan 12 hingga 16 minggu.  Hiperememasi gravidarum adalah mual muntah berlebihan pada pagi hari Ketika masa kehamilan, hingga menimbulkann dehidrasi, serta sulit makan dan minum.

Penyebab hiperemesis gravidarum :

Hyperemesis gravidarum belum diketahui penyebabnya secara pasti, namun ada beberapa hal yang dikaitkan dengan penyebab hyperemesis gravidarum, seperti;
  • Orang tua atau keluarga yang mengalami hyperemesis gravidarum,
  • Kehamilan kembar,
  • Berat badan berlebih,
  • Kerhamilan pertama,

Gejala hiperemesis gravidarum :

Tidak semua ibu hamil mengalami hyperemesis gravidarum, untuk itu anda sebaiknya dapat mengetahui apa saja gejala dari hyperemesis gravidarum, seperti :
  • Mual muntah yang berat dan parah,
  • Lemas dan merasa kelelahan,
  • Sakit kepala,
  • Kesulitan makan dan minum,
  • Produksi air liur yang meningkat,
  • Mengalami gangguan tidur, seperti insomnia,
  • Indra penciuman menjadi lebih sensitive,
  • Perubahan suasana hati, menjadi lebih sensitive dan mudah marah,
  • Berat badan menurun,
  • Mengalami gangguan kecemasan dan depresi,
  • Pada keadaan yang parah, dapat terjadi denyut nadi yang melemah, hingga terjadi penurunan kesadaran.

Cara mengatasi hiperemesis gravidarum :

Bila anda mengalami gejala diatas, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan, untuk mengatasi hiperemeis gravidarum yang mungkin anda alami. Segeralah ke UGD bila anda sudah menunjukkan gejala, jarang buang air kecil, nadi melemah, gelisah, hingga penurunan kesadaran. Sementara itu, anda dapat melakukan beberapa hal untuk meringankan gejalanmya, dengan :
  • Makan dengan porsi sedikit tapi sering,
  • Minum sedikit-sedikit dan bertahap.
  • Perbanyak cemilan sehat, seperti buah,
  • Memperbaiki kwalitas tidur,
  • Mengkonsumsi jahe untuk meredakan mual,
  • Hindari kegiatan berat.
Anda juga bisa membaca forum terkait dengan morning sickness :Semoga membantu.Salam sehat,dr. Lizsa
kesehatan kandungantrimester pertama kehamilanhiperemesis gravidarum
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil