04 Feb 2021, 15:06Kulit & Kelamin

Apa penyebab dari vagina bau?

F
Info Penanya: F, Wanita, 26 Tahun
Sore Dok, belakangan ini setiap kali saya berhubungan intim, selalu keluar keputihan berwarna putih seperti tepung dan vagina mengeluarkan bau yang tidak sedap. Apa penyebabnya ya, Dok?
1709 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat sore, FTerima kasih atas pertanyaannya.Umumnya, setiap wanita memiliki bau vagina yang berbeda-beda dan dipengaruhi oleh faktor hormon, stres, serta pola makan.  Tetapi ketika bau vagina berbeda disertai keputihan yang abnormal bisa sebagai penanda masalah di vagina.Keputihan adalah hal yang umum pada wanita.  Keputihan itu sendiri merupakan keluarnya lendir dari vagina.  Keputihan terutama akan terjadi saat akan menstruasi, kehamilan, hubungan intim, serta penggunaan KB hormonal.  Keputihan yang normal ditandai dengan tidak berbau, berwarna, ataupun menimbulkan gatal di vagina.

Penyebab vagina berbau :

  • Infeksi jamur karena pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan akan membuat vagina gatal, keputihan kental, putih kekuningan serta berbau.
  • Vaginosis bakterialis atau infeksi bakteri di vagina ditandai dengan keputihan kuning kehijauan dengan bau menyengat dan panas di vagina.
  • Infeksi menular seksual seperti klamidia, gonore, sifilis akan menimbulkan gatal, gangguan berkemih, lendir yang berbau dan kehijauan kental.
Vagina berbau tentu akan membuat tidak nyaman dan perasaan risih, untuk itu tidak ada salahnya periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar dilakukan pemeriksaan langsung pada vagina.  Apakah ada infeksi atau hanya karena pengaruh kebersihan vagina.

Penanganan awal untuk mengatasi bau dan keputihan abnormal :

  • Segera bersihkan vagina setelah berhubungan intim untuk mencegah penumpukkan bakteri.
  • Hindari penggunaan cairan pembersih kewanitaan serta sabun dan pembalut berpewangi.
  • Tunda aktivitas seksual hingga keluhan membaik.
  • Gunakan celana longgar dan serap keringat.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Konsumsi makanan sehat dan tinggi probiotik untuk menjaga pH vagina.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
infeksi jamurkeputihanvaginosis bakterikesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil