Apa penyabab anyang-anyangan pada anak remaja lelaki?

L Info Penanya: L, Wanita, 32 Tahun
Dok, saya punya anak laki-laki umurnya 12 tahun. Mulanya kemarin malam dia mengeluhkan nyeri di kemaluannya (anyang-anyangan) saat bolak-balik pipis. Saya sudah ke puskesmas dan dikatakan adanya infeksi. Sudah minum obat juga dok, tapi anak masih merasa perih. Tapi, dia masih baik-baik saja menjalankan aktivitasnya. Saya bingung apa yang harus saya lakukan. Terima kasih atas jawabannya dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang L,

Anyang-anyangan merupakan keluhan dimana frekuensi kencing menjadi lebih sering, kencing terasa seperti tidak tuntas, ingin kencing terus hingga terasa nyeri ketika kencing. Anyang-anyangan memang seringkali disebabkan oleh infeksi saluran kemih. Namun yang perlu diperhatikan adalah apa faktor yang menyebabkan munculnya infeksi tersebut.

Hal yang dapat menimbulkan infeksi saluran kencing adalah :
  1. Anak laki-laki yang belum dikhitan, sehingga sering terjadi penumpukan sisa air seni di ujung penis.
  2. Kurang minum air putih.
  3. Kebiasaan menahan keinginan kencing.
  4. Tidak menjaga kebersihan kelamin dengan baik, jarang berganti celana dalam.

Untuk memastikan infeksi saluran kencing tersebut, anak Anda bisa melakukan pemeriksaan air seni di laboratorium, sehingga dapat diobati secara tepat. Namun tentunya juga perlu menjaga kebersihan area kelamin, dan sebisa mungkin anak dikhitan atau ajarkan untuk membiasakan menarik preputium sebelum kencing, serta minum banyak air putih, dan langsung kencing bila sudah terasa ingin kencing.

Bila keluhan menetap, sebaiknya bawa anak periksa ke dokter anak.

Salam sehat,

dr. Vina

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih kambuh lagi

Cara Tepat Mengobati dan Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih adalah penyakit pada saluran perkemihan yang dapat menyerang kandung kemih, ginjal, dan saluran penghubungnya. Konsumsi obat antibiotik, perawatan di rumah sakit, banyak minum air putih, dan hindari kebiasaan menunda buang air kecil merupakan cara mengobati sekaligus mencegah agar infeksi saluran kemih tidak berujung pada komplikasi.