Apakah ketokonazole dan acyclovir boleh diminum bersamaan?

A5 Info Penanya: A5, Pria, 18 Tahun
Apakah minum Ketoconazole boleh bersamaan dengan avyclovir, atau butuh jangka waktu jeda?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, A.

Obat adalah bahan yang digunakan untuk menegakkan diagnosis, mengurangi gejala, ataupun mengubah proses dalam tubuh. Saat ini, banyak sekali jenis obat yang digunakan untuk keperluan medis, dan sangat membantu dalam pengobatan penyakit masa kini.

Terkait obat yang Anda sebutkan, yaitu ketokonazol, termasuk ke dalam golongan obat antijamur. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit. Sediaan ketokonazol ada yang berupa tablet maupun salep. Obat ini dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak, dengan dosis yang berbeda-beda tergantung orangnya. Biasanya, obat ini dikonsumsi satu kali sehari (per 24 jam). 

Ketokonazol dapat memberikan efek samping bagi mereka yang sensitif, seperti ruam pada kulit, mual, muntah, ataupun pusing. Seseorang dengan hipersensitivitas ketokonazol dan gangguan hati tidak diperkenankan mengonsumsi obat ini.

Kemudian, acyclovir, termasuk ke dalam golongan antivirus. Obat ini digunakan untuk menggunakan infeksi virus, seperti cacar air atau herpes. Sediaannya juga ada yang berupa tablet maupun salep. Dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak, obat ini biasanya dikonsumsi 2-5 kali sehari dalam dosis terbagi, tergantung penyebabnya.

Acyclovir juga dapat memberikan efek samping seperti sakit kepala, muntah, pusing, atau mengantuk. Pada kondisi seseorang dengan kelainan saraf, ginjal, ataupun hati, perlu diperhatikan secara khusus apabila ingin mengonsumsi acyclovir.

Untuk pertanyaan Anda, sampai saat ini, belum ditemukan interaksi antara ketokonazol dan acyclovir jika diminum bersamaan. Namun perlu diingat, seiring berjalannya waktu, studi akan selalu diperbaharui, sehingga tidak menjamin bahwa kedua obat itu tidak berinteraksi selama-lamanya. Anda juga dapat berkonsultasi kepada dokter yang memberikan Anda obat ini untuk informasi lebih lanjut.

Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Infeksi jamur pada vagina atau kandidiasis vagina adalah penyakit yang dialami oleh tiga dari empat wanita

Kenali Gejala Keputihan dan Penyebabnya agar Lebih Waspada

Infeksi jamur vagina menyebabkan keputihan yang sangat gatal dan dialami oleh tiga dari empat wanita. Keputihan dapat menimbulkan iritasi dan mengganggu keseharian kaum hawa. Gejala keputihan antara lain kulit merah, rasa panas dan terbakar di vagina, dan cairan putih yang kental.