Apa jenis penyakit yang menyebabkan vagina menjadi basah?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Dok, saya belakangan ini sering mengeluarkan cairan vagina yang cair encer, bening, dan tidak berbau. Padahal saya terakhir berhubungan intim dengan suami saya seperti tiga minggu yang lalu, dok. Apakah ini tanda saya terinfeksi penyakit tertentu?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, FF.

Cairan atau lendir yang keluar dari vagina berfungsi untuk melembabkan, serta melindungi vagina dari benda asing yang masuk. Cairan ini normal diproduksi sehari-hari, dan akan diproduksi lebih banyak pada saat masa subur atau ovulasi. Cairan ini berbeda dengan pelumas yang keluar saat berhubungan intim.

Karakteristik cairan yang normal adalah cair, tidak menggumpal, tidak berbau, dan berwarna putih bening. Jadi, kemungkinan besar cairan dari vagina Anda masih normal, ya. Oleh karena itu, Anda dapat memantau dulu kondisi ini. Selalu jaga kebersihan vagina dengan menggunakan celana dalam yang longgar dan berbahan menyerap keringat, serta membasuh vagina dengan air mengalir setiap habis berkemih.

Tetapi, jika cairan tampak menggumpal, berwarna kuning atau hijau, serta berbau amis, maka dapat disebut keputihan yang abnormal. Hal ini bisa disebabkan karena infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Kondisi vagina yang terlalu lembab juga merupakan salah satu pemicu keputihan abnormal.

Maka, jika ada keputihan abnormal apalagi disertai rasa gatal di vagina, sebaiknya periksakan kepada dokter spesialis kulit dan kelamin ya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik atau penunjang yang diperlukan, seperti pemeriksaan duh vagina. Dengan demikian, akan dapat diketahui penyebab pasti dari cairan vagina Anda. Lalu, penanganan yang tepat akan diberikan untuk Anda. 

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ketidakseimbangan hormon menjadi salah satu pemicu kandidiasis vagina

Kandidiasis Vagina Penyebab Iritasi Vagina, Benarkah Demikian?

Kandidiasis vagina adalah infeksi jamur pada vagina yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi vagina. Iritasi vagina merupakan gejala umum kandidiasis vagina. Langkah pencegahannya adalah bersihkan area genital luar secara teratur dengan air.