Apa itu penyakit autoimun?

IM Info Penanya: IM, Wanita, 28 Tahun
Halo Dokter, saya ingin bertanya tentang penyakit autoimun karena sebelumnya saya pernah dirawat karena penyakit ini. Apakah penyakit autoimun tidak ada obatnya dan apakah penyakit autoimun itu sama dengan penyakit lupus? Selain itu, apakah penderita autoimun tidak bisa mengandung anak? Jika bisa, apakah anak yang dikandung penderita autoimun akan memiliki kecacatan? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu IM,

Yang dimaksud dengan Penyakit Autoimun  adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang jaringan sehat orang tersebut sendiri. Sistem kekebalan tubuh yang disebut sistem imun sebenarnya berfungsi untuk melindungi tubuh dari ‘ancaman’ yang dapat membahayakan tubuh seperti bakteri dan virus.

Sistem imun pada penderita autoimun tidak bisa membedakan antara sel yang sehat dengan ‘ancaman’ atau serangan penyakit dari dalam dan luar tubuh. Sistem imun diaktifkan untuk melawan jaringan sehat penderitanya sendiri. Penyebab terjadinya kekeliruan dalam tubuh ini, hingga sekarang belum diketahui oleh para Ahli meskipun kemudian timbul beberapa teori, namun belum diputuskan teori yang pasti.

Karena penyebabnya belum diketahui, maka sampai sekarang penyakit autoimun belum dapat disembuhkan sampai tuntas. Namun demikian, penyakit ini dapat dikontrol atau di nonaktifkan. Karena perjalanan penyakit yang menahun dan kronik, ketahanan tubuh penderita juga berbeda-beda, maka respons yang diberikan setiap orang untuk pengobatan juga dapat berbeda.

Penyakit Autoimun dapat menyerang siapa saja, meskipun terbanyak dialami oleh wanita dalam usia produktif.

Terdapat beberapa jenis penyakit Autoimun, bukan hanya SLE (Syndroma Lupus Eritematosus / Lupus) yaitu antara lain :

  1. Alopecia Areata yaitu kebotakan yang terlokaslisir pada kepala
  2. Psoriasis yaitu penyakit kulit dengan tampilan kemerahan pada seluruh tubuh dan bersisik.
  3. Graves Disease yaitu penyakit pada kelenjar tyroid (Gondok), menyebabkan kelenjar tyroid terlalu aktif untuk memproduksi hormon tyroid.
  4. Hashimotos Disease yaitu penyakit pada kelenjar tyroid (Gondok), menyebabkan kelenjar tyroid tidak aktif.
  5. Celiac Disease yaitu penyakit yang menyerang usus halus.
  6. Addisons Diseasa yaitu penyakit yang menyerang kelenjar adrenal sehingga produksi hormon steroid berkurang.
  7. Antiphospolipid Syndrom (APS) yaitu kelainan yang menyebabkan gangguan pembekuan dan pengentalan darah.
  8. Scleroderma, yaitu penyakit yang menyerang jaringan kolagen pada kulit
  9. Myastenia Gravis, yaitu penyakit yang menyebabkan kelemahan seluruh otot pada tubuh.
  10. Sjorgens Syndrom, yaitu kelainan pada kelenjar air mata, kelenjar liur dankelenjar keringat menyebabkan penurunan produksi air mata, air liur dan keringat.
  11. Rheumatoid Arthritis (RA) yaitu kelainan pada sendi – sendi di tubuh manusia.
  12. Multiple Sclerosis (MS) yaitu kelainan yang menyerang otak dan sumsum tulang belakang.
  13. Goodpastures Syndrom, yaitu kelainan pada ginjal dan paru – paru.
  14. Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) atau Lupus.

Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) atau Lupus adalah salah satu penyakit autoimun yang paling terkenal.  Penyakit autoimun ini sifatnya sistemik artinya menyerang hampir semua bagian tubuh. Organ yang terkena adalah jaringan kulit, mukosa mulut, persendian, ginjal, otak, jantung, paru-paru, saluran pencernaan serta sel-sel darah.

Umumnya menyerang wanita dalam usia produktif dan salah satu tanda khas adalah adanya ‘malar/butterfly rash’ yaitu ruam di wajah melibatkan hidung dan kedua pipi terlihat seperti kupu-kupu yang lebih jelas ketika dibawah sinar matahari.

Gejala lainnya adalah :

  • Demam

  • Fatigue
  • Rambut rontok
  • Sariawan berulang yang umumnya tidak nyeri
  • Nyeri atau kaku sendi
  • Sensitif terhadap sinar matahari yang ditandai dengan berkembangnya gejala atau ruam-ruam pada kulit (photosensitive).

Dampak penyakit ini pada penderitanya dapat sangat bervariasi tergantung dari perkembangan penyakitnya, jaringan atau organ yang terkena, respon terapi dan lainnya.

Namun, penyakit ini karena melibatkan lebih dari satu jaringan atau organ maka berpotensi memberikan dampak yang besar bagi penderitanya. Diperlukan ketekunan dalam terapi dan penanganan yang komprehensif, untuk mencegah kerusakan jaringan dan organ serta mempertahankan kualitas hidup penderitanya.

Banyak penderita Lupus yang dapat menikah dan memiliki anak – anak yang sehat, sehingga Ibu tidak perlu berkecil hati.

Saran kami sebaiknya lakukan konsultasi untuk memastikan dan mencari pendapat dari Dokter kedua dan seterusnya. Kunjungi Dokter Spesialis Penyakit dalam Sub Spesialis Imunologik untuk melakukan konsultasi lebih lanjut.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Radang kelopak mata sebabkan kulit terasa gatal maupun bengkak di sekitar kelopak mata

Penyebab Radang Kelopak Mata dan Cara Mengobatinya

Penyebab radang kelopak mata beragam, dimulai dari virus, bakteri, atau benda asing yang masuk ke dalam mata. Kondisi ini dapat memicu rasa gatal dan bengkak pada kelopak mata. Mengompres mata menjadi salah satu cara menangani radang kelopak mata.