Apa itu aritmia dan bagaimana cara mengobatinya?

DS Info Penanya: DS
Selamat Pagi Dokter. Saya seorang ibu yang punya riwayat sakit maag. Belakangan ini, anak perempuan saya berumur 25 tahun sering mengeluhkan adanya nyeri di dadanya. Kadang nyeri kanan dan nyeri di kiri. Dia juga ada riwayat sakit maag. Setelah diperiksa dokter, diagnosis sementara adalah suspect aritmia. Mohon informasi mengenai penyakit tersebut. Terimakasih atas bantuan dan informasinya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi DS,

Aritmia adalah irama detak jantung yang tidak normal, bisa lebih cepat, lebih lambat, dan tidak beraturan. Penyebabnya sendiri bisa beragam mulai dari adanya gangguan pada katup jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pada pembuluh darah jantung, adanya gangguan kelistrikan jantung, kondisi kesehatan lain seperti gangguan tiroid, efek obat, penyakit diabetes dan lainnya.

Selain gangguan detak jantung, aritmia juga bisa memicu keluhan seperti nyeri dada, pusing, sesak, berkeringat, tidak sadarkan diri atau pingsan dan keluhan lainnnya. Untuk memastikannya dapat dilakukan pemeriksaan tanda vital, pemeriksaan rekam jantung atau EKG, pemantauan dengan holter monitor selama 24 jam, dan pemeriksaan lain yang diperlukan.

Untuk penanganan sendiri dilakukan dengan pemberian obat ataupun dilakukan tindakan medis tergantung dari penyebabnya dan juga penanganan kondisi lain yang memicu aritmia. Untuk itu periksakan diri pada dokter spesialis jantung dan pembuluh darah untuk memastikan kondisi Anda dan diberikan penanganan yang tepat. Penting juga untuk menjaga pola hidup sehat untuk membantu mencegah aritmia menjadi lebih berat. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

Dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Orang-orang yang menderita penyakit jantung berisiko mengalami henti jantung mendadak lebih tinggi

Apa yang Terjadi pada Otot Jantung Saat Mengalami Henti Jantung Mendadak?

Henti jantung mendadak adalah kondisi jantung berhenti berdenyut tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan darah berhenti mengalir ke otot jantung dan organ-organ vital dalam tubuh.