13 Jun 2020, 12:07Penyakit Lainnya

Apa itu Alice in Wonderland Syndrome?

SL
Info Penanya: SL0
Dok, saya sering mengalami keadaan bertolak belakang, seperti yang saya lakukan, dengar, dan lihat tampak bergerak sangat cepat, padahal sebenarnya normal-normal saja. Di internet katanya saya menderita sindrom alice in wonderland. Itu penyakit apa ya, dok? Apa benar itu yang saya alami?
4500 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat siang SLTerima kasih atas pertanyaan Anda.Alice in wonderland syndrome merupakan sebuah sindrom yang dapat mengakibatkan seseorang mempunyai perbedaan persepsi dan juga disorientasi karena adanya kelainan neurologis pada otak. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak, namun bisa juga terjadi pada usia dewasa.Pada penderita Alice in wonderland, merasa benda yang disekelilingnya (baik makhluk hidup ataupun benda mati) merasa lebih kecil ataupun lebih besar (tidak sesuai ukuran seperti yang orang dilihat oleh orang normal). Sampai saat ini belum diketahui penyebab pastinya, namun beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan sindrom ini, seperti epilepsi, stroke, depresi, infeksi virus tertentu, beberapa penyakit yang menyerang otak (tumor kanker dan sebagainya), efek samping obat-obatan dan lain lain.

Adapun beberapa tanda dan gejala dari sindrom alice in wonderland adalah:

  • Benda ataupun obyek sekitar memiliki ukuran dan jarak yang tidak sesuai (bisa terasa lebih kecil, lebih besar, lebih jauh dan sebagainya)
  • Garis yang lurus tampak seperti bergemolbang
  • Benda tiga dimensi tanpak datar
  • Waktu terasa berjalan lebih lambat
  • Benda diam terasa bergerak terus
  • Mendengarkan suara-suara aneh 
Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pemeriskaan laboratorium darah, melakukan pemeriksaan MRI, serta melakukan pemeriksaan elektroensefalografi (EEG). Untuk saat ini pengobatan pada sindorm Alice in wonderland ini sesuai dengan penyakit yang mendasarinya. Periksakan diri Anda ke dokter spesialis saraf terdekat.Tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, perbanyak konsumsi dari sayur dan buah-buahan, hindari makanan yang banyak mengandung penyedap rasa (MSG), batasi konsumsi alkohol, lakukan olahraga dan juga meditasi bila diperlukan.Semoga bermanfaat.
Salam sehat,
 dr. Dian
kesehatan otakpenyakit otaksistem saraf
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil