Apa itu Alergi? Apa Penyebab dan Bagaimana Penyembuhannya?

DO Info Penanya: DO, Wanita, 32 Tahun
"Dear Dokter, Saya ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan tentang alergi dan penyembuhannya: 1. Bagaimana mengetahui bahwa seseorang memiliki alergi terhadap sesuatu, apa selalu ditandai dengan tiba-tiba gatal dan bersin? 2. Apakah metode yang digunakan untuk mendeteksi alergi dan berapa jenisnya yang berkembang di masyarakat? 3. Ada berapa jenis alergi yang berkembang di masyarakat? 4. Apa bisa disembuhkan 100 % atau telah menjadi suatu penyakit yang memang sudah ada didalam tubuh seseorang yang mungkin dipengaruhi oleh gen atau hormon tertentu? 5. Sewaktu kuliah, saya merasa memiliki alergi obat herbal “Tolak Angin”. Ketika saya meminum obat tersebut, tiba-tiba seluruh badan dan wajah saya gatal-gatal dan membengkak. Apa bahan yang terkandung yang merupakan penyebab/pemicu terjadinya alergi?? Terima kasih atas informasi yang diberikan"
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear ibu D,

Pengertian Alergi adalah suatu reaksi berlebihan (Hipersensitivitas) dari sistem pertahanan tubuh untuk melawan zat – zat asing (Alergan) yang masuk ke dalam tubuh.

Reaksi Alergi sifatnya individual, artinya suatu zat dapat saja tidak menimbulkan gangguan kepada seseorang, namun zat tersebut  dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang lain. Contohnya Kebanyakan orang akan menikmati makan udang, namun ada beberapa orang yang tidak tahan makan udang, gejalanya dapat berupa mual, muntah dan kemerahan diseluruh tubuh.

Orang yang tidak tahan terhadap udang ini disebut tubuhnya memberikan reaksi hipersensitivitas terhadap zat yang terkandung dalam udang atau orang tsb alergi terhadap udang.

Untuk mengetahui seseorang memiliki reaksi alergi terhadap suatu zat, maka hanya dapat diketahui bila ada kontak atau paparan dengan zat tsb. Patokan sederhana adalah bila orang tua memiliki riwayat alergi, kemungkinan besar akan diturunkan kepada anaknya.

Gejala akibat rekasi Alergi adalah berupa :

  • Subyektif (gejala yang dirasakan oleh Penderita) yaitu tanda peradangan akut berupa gatal, terasa panas, kemerahan pada kulit, sampai adanya gangguan fungsi tubuh seperti lemas, sesak napas dan hilang kesadaran (pingsan), batuk, bersin dan mata merah ber-air dll.
  • Obyektif (Gejala yang ditemukan oleh Dokter saat memeriksa) yaitu batas kelainan pada kulit tidak jelas, gejala dapat timbul serentak atau bertahap, awalnya timbul kemerahan dan bengkak / melepuh. Bengkak sangat kelihatan pada bagian kulit yang longgar seperti di mata, bibir, dan organ genital luar. Dapat juga timbul bintik bintik kecil seperti berisi air.

Salah satu pemeriksaan untuk mengetahui seseorang menderita Alergi dapat dilakukan dengan Pemeriksaan darah di Laboratorium dan akan ditemukan Kadar Immunoglobulin E (IgE) dalam darah lebih tinggi dari Nilai Normal.

Janis pemeriksaan untuk lain untuk memestikan seseorang memiliki Alergi adalah :

  1. Pemeriksaan Tes tusuk kulit / Skin Test / Puncture Testing yaitu dengan meletakan alergan yang berasal dari bahan alami di atas permukaan kulit.
  2. Tes Kulit / Intracutaneus Test
  3. Tes Tempel / Patch Test, yaitu dengan meletakkan alergan yang berasal dari zat kimia pada plester dan ditempelkan ke kulit punggung.
  4. RAST = Radioallergosorbent Test, dilakukan dengan mengkukur kadar IgE spesifik dalam darah.

Beberapa penyakit akibat Alergi yang sangat dikenal dalam masyarakat adalah :

  1. Asthma Bronkhial, (Asma, Bengek) berupa serangan sesak dan napas berbunyi “ngik” dan dipicu / dicetuskan oleh asap rokok, debu, bulu binatang, udara dingin dan lain-lain.
  2. Rhinitis Alergika, serangan bersin – bersin, hidung beringus, hidung gatal, hidung tersumbat, mata merah dan berair. Sama seperti Asma, serangan Rhinitis alergika dicetuskan oleh alergan seperti asap roko, udara dingin, debu, dll  

Reaksi Alergi Obat:

Alergi terhadap obat yang dapat menimbulkan gejala ringan dari gatal pada kulit, sampai Shock Anafilaktik yang bila tidak ditangani dalam waktu 15 menit akan menyebabkan kematian.

  1. Urtikaria, yaitu reaksi alergi pada kulit dengan gejala kemerahan, bentol dan gatal
  2. Angioderma, yaitu rekasi alergi yang mirip urtikaria,  menyerang daerah kulit bermukosa seperti mukosa mata, bibir dan kemaluan. Bila mengenai daerah saluran pernapasan dapat membahayakan nyawa.
  3. Alergi makanan dan minuman, efeknya mirip alergi kulit lainnya seperti alergi obat, urtikaria dan Angioderma. Sehingga sering tidak digolongkan dalam kategori tersendiri.

Alergi tidak pernah bisa disembuhkan 100%, team Dokter akan mengatakan bahwa suatu penyakit seperti Asthma Bronkial terkontrol lewat pengobatan yang benar, edukasi kepada Penderita tentang cara menghindari pencetus dan kontrol teratur ke Dokter, dan cara hidup sehat. Karena menyerang daya tahan tubuh maka sangat diperlukan kondisi tubuh yang selalu sehat supaya tidak gampang terserang alergi.

Untuk mengetahui zat apa yang menyebabkan alergi adalah sangat bersifat individual, dan Penderita sendiri yang akan dapat mengetahui zat pencetus alerginya lewat pengalaman pribadi.

Gejala Reaksi Alergi dari ringan sampai berat, jangan pernah disepelekan karena reaksi alergi yang berat dapat menyebabkan kematian dalam waktu sangat singkat.

Semoga informasi dari kami dapat membantu Ibu.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ruam di muka dapat mengindikasikan gejala alergi obat pada anak dan melibatkan sistem kekebalan tubuh anak

Mengenal Gejala Alergi Obat pada Anak dan Bedanya dengan Efek Samping

Alergi obat pada anak adalah suatu reaksi alergi yang muncul dari sistem kekebalan tubuh yang terpapar oleh obat. Gejala alergi obat biasanya seperti ruam, gatal, hingga biduran yang dapat muncul saat pertama atau beberapa kali mengonsumsi obat.