Apa hubungan pengobatan kelenjar getah bening dengan ruqyah?

NB Info Penanya: NB, Wanita, 29 Tahun
Saya sudah sakit kelenjar getah bening selama setahun. Bengkak di leher kiri saya, mereda setelah minum obat. Namun, setelah obat habis, leher saya bengkak kembali. Saya sepertinya tidak mau berobat ke dokter lagi dok. Saya mencoba pengobatan alami dan diruqyah seminggu 3-4 kali selama sejam. Yang mau saya tanyakan apakah ruqyah punya pengaruh untuk penyembuhan sakit saya, karena ruqiah sendiri diakui bisa melakukan self-healing dok. Mohon pencerahannya. Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, S.

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Limfadenopati adalah suatu kondisi pembengkakan pada satu atau lebih kelenjar getah bening biasanya terletak pada kedua sisi leher, di ketiak, di tulang selangka, di deket pangkal paha, dan di bawah rahang. Penyebab kelenjar getah bening membengkak adalah karena adanya infeksi, stress atau bahkan karena penyakit tertentu yang menyerang sistem kelenjar limfe. Infeksi yang paling sering menyebabkan limfadenopati yaitu abses gigi, infeksi telinga, flu dan pilek, tonsillitis, HIV, TBC.

Pengobatan terapi ruqyah adalah pengobatan tradisional yang dipercaya mampu mengobati dan menyembuhkan penyakit melalui bimbingan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Walaupun ruqyah dipercaya mampu menyembuhkan segala penyakit, namun dari segi medis, belum diteliti mengenai pengobatan ruqyah apakah memberikan efek yang baik untuk menyembuhkan pembengkakan kelenjar getah bening atau tidak. Sehingga disarankan untuk mengikuti pengobatan medis dulu.

Pengobatan untuk limfadenopati yaitu memberikan antibiotik jika disebabkan oleh infeksi, memberikan obat sesuai gejala jika disebabkan oleh karena penyakit autoimun, dan melakukan operasi, radioterapi, ataupun kemoterapi jika disebabkan karena kanker. Tindakan-tindakan diatas dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter spesialis penyakit dalam. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda memeriksakan diri kembali ke dokter agar mendapatkan terapi yang tepat.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ria Irawan meninggal dunia setelah dua kali terdiagnosis kanker

Ria Irawan Meninggal Dunia Setelah Mengidap Kanker untuk yang Kedua Kali

Ria Irawan meninggal dunia, Senin, 6 Januari 2020, akibat kanker yang diidapnya. Setelah sempat sembuh dari kanker kelenjar getah bening, Ria kembali didiagnosis menderita kanker endometrium, yang akhirnya meluas hingga ke paru-paru dan otak.