Apa efek samping terlalu banyak memakan ayam kalkun

KY Info Penanya: KY
Dok, kebetulan anak saya baru pulang dari amerika dan gemar sekali memakan ayam kalkun. Saya khawatir ini bisa menjadi penyakit, apakah ada efek sampingnya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang KY,

Ayam kalkun adalah salah satu jenis ayam yang memang jarang kita jumpai di Indonesia. Ayam kalkun sendiri memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah baik dari ayam pada umumnya. Beberapa kandungan daging ayam kalkun sendiri diantaranya adalah:

  • Protein dan asam amino
  • Lemak
  • Vitamin seperti vitamin A, B1, B6 dan B12, vitamin D, E dan K, serta mineral seperti zat besi, kalium, natrium, selenium, fosfor dan zinc
  • Karbohidrat
  • Kolesterol

Dari manfaatnya tersebut daging ayam kalkun bisa memberikan sejumlah manfaat, mulai dari pemenuhan kebutuhan kalori harian, memenuhi kebutuhan nutrisi harian, dan juga manfaat kesehatan lain seperti menjaga kekebalan tubuh, membantu untuk menurunkan berat badan, dipercaya bisa menurunkan risiko terjadinya kanker.

Perhatikan cara mengolah daging ayam

Untuk itu yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengolah dan mengonsumsinya. Ada baiknya menghindari mengolahnya dengan menggoreng atau mengandung banyak minyak karena justru bisa meningkatkan kadar kolesterol atau lemak jahat. Jika dipanggang perlu juga memperhatikan agar benar-benar matang sehingga tidak berisiko terjadi masalah kesehatan seperti misalnya keracunan makanan atau infeksi saluran pencernaan.

Jika memiliki riwayat alergi terhadap ayam juga perlu berhati-hati, jika memang timbul keluhan atau gejala alergi sebaiknya menghindari mengonsumsi daging tersebut. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Manfaat buah srikaya untuk kesehatan

Mengenal 8 Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan

Buah srikaya terkenal akan daging buahnya yang legit dan manis. Tak hanya lezat, srikaya juga mampu melawan radikal bebas dan mencegah tekanan darah tinggi.