Apa efek samping penggunaan ponsel?

IP Info Penanya: IP, Pria, 2019 Tahun
Pagi dok,Anak saya suka sekali menonton youtube di ponsel, kalau tidak diturutin selalu menangis..Yang ingin saya tanyakan apakah ada efek samping menggunakan ponsel berlebihan? karena saya pernah baca artikel tentang medan maget atau sinyal radiofrekuensi yang dapat mempengaruhi otak pada anak.. apakah benar demikian? terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang IPB,

Ponsel atau gadget adalah alat komunikasi yang dimiliki hampir setiap orang dewasa, namun belakangan ini anak kecil pun sudah memiliki ponsel sendiri dengan berbagai alasan kebutuhan. Bila digunakan dengan baik, maka ponsel akan membantu menambah pengetahuan dan informasi. Namun seringkali penggunaan ponsel ini menjadi berlebihan dan menjadi kecanduan terutama pada anak-anak. Bila anak sudah kecanduan bermain ponsel, maka orang tua yang akan bingung bagaimana cara menghentikan kecanduan ponsel tersebut.

Beberapa efek negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan ponsel yang berlebihan pada anak adalah :
  1. Menghambat perkembangan otak karena stimulus yang digunakan hanya searah. Otak dapat berkembang dengan baik bila mendapat stimulus dari 2 arah (berkomunikasi dengan orang nyata) dan melibatkan saraf sensoris.
  2. Menimbulkan tanda-tanda austistik, anak seperti punya dunia sendiri dan tidak peduli dengan lingkungan di sekitarnya. 
  3. Obesitas, karena anak kurang aktivitas fisik seperti bermain bola.
  4. Terpapar radiasi emisi dimana hal ini dapat memicu pertumbuhan kanker. Efek yang ditimbulkan pada anak berbeda dengan orang dewasa, karena anak belum memiliki daya tahan tubuh yang baik, sehingga lebih rentan.
  5. Menimbulkan kecanduan dan menjadi malas belajar.
  6. Merusak indera penglihatan akibat cahaya yang terlalu terang dan dipandang secara terus menerus.
Karena ada banyak efek negatif yang ditimbulkan, maka orang tua harus bijak membatasi penggunaan ponsel pada anak. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara :
  1. Alihkan perhatian anak ke mainan lain, seperti bermain bola di taman, bersepeda, membaca.
  2. Ajak anak bermain bersama.
  3. Dampingi anak ketika menggunakan ponsel dan batasi penggunaan ponsel hanya di akhir pekan saja, maksimal 2 jam.
  4. Beri kata sandi pada ponsel sehingga anak tidak bisa sembarangan menggunakan ponsel.
  5. Orang tua jangan memberi contoh buruk di depan anak seperti membuka sosial media secara terus menerus.

Pada anak yang sudah kecanduan ponsel akan sangat dirubah agar menghentikan kebiasaan tersebut, dibutuhkan kerja sama antara orang tua dan anak, orang tua hendaknya tegas dan bijaksana dalam mendidik anak. Bila muncul tanda-tanda anak suka menyendiri, berbicara sendiri maka segera lakukan konsultasi dengan dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala autis anak berbeda dari satu dengan yang lainnya

Infografis: Gejala Autisme pada Anak-anak

Gejala autis pada anak dapat diketahui sejak dini. Autis pada anak umumnya terjadi mulai dari usia 6 bulan. Beberapa gejala autis pada anak, antara lain jarang tersenyum, melakukan interaksi, dan berceloteh.