Apa adenomiosis berbahaya dan apa solusinya?

II Info Penanya: II
Dok.. Saya usia 20th, saya di vonis mmiliki Adenomyosis ketika haid saya masih satu bulan.. Dan sampe sekarang jalan 6 bulan haid pun blom berenti.. Dan saya blom periksa lagi.. Tapi obat nya mmang ga ada dok.. Apa bisa jadi, menjadi penyakit yg berbahaya? Dan bagaimana solusinya dok..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang II,

Haid yang tidak berhenti atau disebut dengan menorrhagia dapat ditimbulkan oleh beberapa penyebab seperti gangguan hormonal, polip rahim, penggunaan alat kontrasepsi, adanya tumor jinak di rahim, adenomiosis dan beberapa kondisi lain. Adenomiosis adalah adanya jaringan yang seharusnya tumbuh di dalam rahim tumbuh di area lapisan otot rahim sehingga bisa menyembabkan penebalan dinding rahim, perdarahan yang lebih banyak ataupun perdarahan yang tidak kunjung berhenti.

Penyebab adenomiosis sendiri belum diketahui pasti tetapi dapat timbul karena beberapa faktor seperti faktor genetik, prosedur medis sebelumnya seperti operasi sesar, operasi pengangkatan tumor jinak di area rahim, faktor usia dimana usia lebih dari 40 tahun lebih berisiko, dan riwayat melahirkan.

Untuk mengatasi adenomiosis sendiri tergantung dair keparahan pengobatannya berupa pemberian oabt penahan nyeri, terapi hormonal untuk mengatasi perdarahan dan nyeri menstruasi yang timbul. Tindakan medis seperti ablasi endometrium untuk mengatasi pertumbuhan adenomiosis agar tidak menyebar ke otot rahim. Untuk itu kembali konsultasikan kondisi Anda secara berkala pada dokter spesialis kandungan untuk memonitor kondisi yang Anda alami dan merencanakan penanganan selanjutnya. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Vaginitis adalah proses peradangan pada vagina yang umumnya disebabkan oleh infeksi

Apakah Perlu ke Dokter Saat Alami Vaginitis?

Vaginitis adalah proses peradangan pada vagina yang umumnya disebabkan oleh infeksi. Biasanya, seorang wanita setidaknya mengalami vaginitis satu kali, dalam hidupnya. Vaginitis sendiri tidak perlu penanganan medis, namun tetap harus diperhatikan.