Anak sering ngeces, apakah gejala flu singapura?

P Info Penanya: P, Wanita, 31 Tahun
Dok, kemarin saya baca artikel, katanya kalau anak sering ngeces itu pertanda flu singapura? Benar tidak sih, dok? Thank you
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, P.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Pengeluaran air liur atau yang sering disebut dengan ngeces pada bayi, umumnya normal terjadi karena fungsi menelan dan menahan keluarnya air liur pada mulut bayi belum berjalan secara sempurna, dengan kata lain, bayi belum bisa mengontrolnya.

Terkait dengan pertanyaan Anda tentang flu singapura, umumnya tidak berhubungan langsung dengan pengeluaran air liur anak, jika usia anak sudah lebih besar dan sebelumnya tidak biasanya ngeces lalu menjadi ngeces belum tentu disebabkan oleh flu singapura. Terkadang keadaan flu biasa juga dapat mengakibatkan keluhan ngeces tersebut karena anak cenderung bernapas dari mulut saat mengalami flu, serta produksi lendir dan cairan pada saluran pernapasan yang berhubungan dengan mulut juga dapat menyebabkan cairan mengalir pada rongga mulut.

Mengenai flu singapura sendiri, yang dikenal dengan penyakit kaki, tangan dan mulut ini, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Flu singapura dapat menyerang segala usia namun pada umumnya lebih sering menyerang anak-anak berusia dibawah 5 tahun.

Gejala yang dapat ditimbulkan pada flu singapura diantaranya adalah :
  • ruam kulit kemerahan atau bintil-bintil berisi cairan pada telapak tangan, kaki dan bokong
  • timbul banyak sariawan
  • sakit tenggorokan
  • penurunan nafsu makan
  • demam
  • batuk

Penyebab dari flu singapura adalah virus golongan enterovirus, yang terdapat pada cairan hidung, tenggorokan, air ludah, tinja dan cairan pada ruam kulit dari kelainannya. Penularannya cukup mudah yaitu melalui kontak lansung dengan cairan tubuh atau barang yang terkontaminasi cairan tersebut.

Pada dasarnya flu singapura dapat sembuh dengan sendirinya. Namun keadaan flu singapura juga dapat menimbulkan komplikasi seperti dehidrasi, dan komplikasi serius seperti peradangan pada selaput otak dan bagian lainnya yang berdekatan. Maka orang tua harus tetap waspada selama anak mengalami flu singapura.

Orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan darurat terutama ketika anak tidak dapat minum dan makan sama sekali karena keluhan pada mulut dan tengggorokannya, keluhan tidak kunjung membaik dalam tiga hari, anak terlihat sangat lemah, dan keluhan kulitnya sangat mengkhawatirkan.

Berikut saya lampirkan artikel mengnai perawatn rumah yang dapat dilakukan orang tua apabila anak terinfeksi flu singapura.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Korban bullying berisiko mengalami berbagai gangguan psikologis, salah satunya yaitu post traumatic stress disorder (PTSD)

Anak-anak Korban Bullying Berisiko Lebih Besar Terkena PTSD Saat Dewasa

Gangguan psikologis yang dapat timbul pada korban bullying bisa beragam. Salah satunya yaitu post traumatic stress disorder (PTSD). PTSD pada korban bullying bisa ditandai dengan berbagai ciri yang bisa dikenali sejak dini, seperti mengalami mimpi buruk, depresi, dan gangguan mental.