Anak sakit batuk tidur ngorok

S Info Penanya: S, Wanita, 27 Tahun
Assalamualaikum wr wb. Dok, gejala yang ditimbulkan pada saat tidur mulutnya berbusa dan tidak banyak serta tidurnya pun mengorok disamping itu anak saya sedang batuk. Sudah 2 hari anak saya membuat kami khawatir. Saat bangun tidur pun sikapnya normal saja bermain, belajar, menangis, makan, dan sebagainya serta tidak ada kejanggalan yang ditimbulkan. Apa yang terjadi pada anak saya apa karena sering memakai kipas angin atau salah makan atau faktor lain? Karena ini baru kami alami selama dia tumbuh. Usia anak saya saat ini tiga tahun dengan berat badan 27 kg. Mohon kiranya kami dapat informasi dan tindakan untuk kesembuhan anak saya. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu S,

Anak kecil dengan sakit batuk pilek, dikarenakan refleks untuk membuang lendir dan ingus masih belum normal maka terjadi penumpukan lendir pada jalan napasnya. Hal ini yang sering menyebabkan anak sesak, hidung tersumbat dan secara spontan akan bernapas melalui mulutnya. Bernapas melalui mulut bila terjadi saat tidur menyebabkan anak ngorok, karena adanya halangan pada jalan napas berupa lendir dan lidah yang jatuh menutup jalan napas.

Busa yang terlihat sangat mungkin adalah lendir atau ingus yang tidak dapat dikeluarkan dan masih ada dalam jalan napas dan mulut anak.

Sebaiknya segera bawa anak untuk mengunjungi Dokter Spesialis Anak supaya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tetanus neonatorum sering terjadi di negara berkembang akibat persalinan yang kurang steril.

Apa Saja Gejala Tetanus pada Bayi?

Tetanus pada bayi umumnya terjadi akibat proses persalinan yang kurang steril dan ibu yang tidak mendapat vaksin tetanus saat proses kehamilan. Toksin bakteri tetanus banyak ditemukan di tanah dan dapat bertahan selama kurang lebih 40 tahun. Upaya pencegahan yang disarankan adalah pemberian vaksin tetanus pertama saat bayi berusia 6 minggu. Kenali gejala-gejala tetanus sebagai antisipasi.