Aman atau tidakkah menyusui saat hamil?

K Info Penanya: K, Wanita, 27 Tahun
Sbnrnya aman ga dok nyusuin pas hamil? Ktnya bikin keguguran bnr g?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Pagi, K.

Dalam menyusui melibatkan beberapa hormon yang bernama prolaktin dan oksitosin. Prolaktin berperan untuk membuat sel-sel produksi ASI bekerja maksimal. Sedangkan Oksitosin mempengaruhi keluarnya ASI. Isapan bayi akan merangsang hipotalamus pada otak untuk mengeluarkan oksitosin. Kemudian oksitosin akan memacu otot-otot halus di sekitar sel pembuat ASI agar berkontraksi dan mengeluarkan ASI. Selain merangsang otot-otot halus pada payudara, Oksitosin juga merangsang kotaksi otot pada rahim.

Pada ibu hamil, menyusui sejatinya diperbolehkan. Namun, ada hal-hal yang berpengaruh dikarenakan menyusui saat hamil, yaitu:

1. Si kecil akan kurang bernafsu pada ASI karena produksinya menjadi semakin kental dan hambar. Kandungan ASI pun akan berubah.

2. Oksitosin akan membuat kontraksi otot-otot di sekitar rahim, sehingga kehamilan risiko tinggi dapat terancam mengalami keguguran atau persalinan dini.

Beberapa keadaan yang dihindari pada menyusui saat hamil, yaitu:

1. Hamil kembar.

2. Kehamilan risiko tinggi atau rahim lemah.

3. Mengalami perdarahan atau nyeri rahim.

Jika saat menyusui dalam keadaan hamil terjadi perdarahan atau flek, nyeri perut, dan mules, Anda dapat segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Anak khusus Laktasi atau Dokter Spesialis Kandungan (SPOG) untuk memeriksa keadaan rahim Anda saat kehamilan saat ini. 

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat.

 

dr. Riani AZ

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu tips cepat hamil adalah dengan melakukan hubungan seksual saat masa subur

Ingin Cepat Hamil? Ketahui 7 Tips Cepat Hamil yang Efektif Ini

Kehamilan adalah sesuatu yang banyak didambakan oleh para pasangan setelah pernikahan. Jika Anda bersama pasangan memilki rencana untuk segera memiliki anak setelah menikah, perhatikan beberapa hal diantaranya masa subur, siklus menstruasi, dan konsultasikan kesahatan reproduksi ke dokter.