Buah zakar berpindah tempat, apakah aman ?

MG Info Penanya: MG, Pria, 1 Tahun
Kenapa dok kedua buah zakar saya selalu berpindah dari tempatnya ke bawah sampai terlihat, apakah itu masih aman dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, MG.

Buah zakar yang berpindah-pindah posisi merupakan keadaan yang masih di dalam batas nomal apabila tidak disertai keluhan lainnya seperti nyeri. Umumnya keadaan tersebut lebih sering terjadi pada pria usia muda. Akan tetapi menurut ahli, keadaan testis yang mudah berpindah posisi ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya torsio testis.

Torsio testis sendiri merupakan kondisi terputirnya buah zakar. Saat kondisi  tersebut terjadi pembuluh darah yang mengalirkan darah ke testis ikut terpuntir sehingg aliran darah terhambat dan mengakibatkan pemebengkakan yang disertai sensasi nyeri. Kendati lebih sering terjadi pada kisaran usia 12-18 tahun, torsio testis dapat terjadi pada semua usia.

Kondisi torsio testis ini sudah masuk kedalam ranah kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan segera, karena akibat fatal yang dapat ditimbulkannya, yakni kerusakan torsio akibat kurangnya suplai darah hingga perlu operasi pengangkatan, hingga kemandulan.

Pengobatan torsio testis dilakukan dengan prosedur operasi. Dokter Bedah Urologi akan melakuan penyayatan kecil pada kulit buah zakar atau skrotum untuk memperbaiki letak pembuluh darah yang terpuntir. Semakin cepat ditangani, kemungkinan testis untuk selamat lebih tinggi. 

Maka jika ada keluhan nyeri hebat yang mendadak pada testis dengan tanda buah zakar yang terletah di bawah penis, segeralah mencari pertolongan medis darurat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Vaginitis adalah proses peradangan pada vagina yang umumnya disebabkan oleh infeksi

Apakah Perlu ke Dokter Saat Alami Vaginitis?

Vaginitis adalah proses peradangan pada vagina yang umumnya disebabkan oleh infeksi. Biasanya, seorang wanita setidaknya mengalami vaginitis satu kali, dalam hidupnya. Vaginitis sendiri tidak perlu penanganan medis, namun tetap harus diperhatikan.