Kenapa pancaran sperma saat ejakulasi tidak kuat?

JB Info Penanya: JB
Slamat malam dok,Umur saya 22 tahun,saya mau tanya dok,knapa sperma saya tidak bisa tersembur,ia hanya meleleh saar ejakulasi,apakah penyebabnya dok,dan ap solusinya,saya mohon pencerahannya dok.Terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, JB.

Ejakulasi adalah proses keluarnya sperma dari alat kelamin laki-laki (penis) ketika mencapai klimaks. Saat ejakulasi, seorang pria sehat mampu melepaskan jutaan sel sperma. Jumlah sperma ini adalah salah satu penentu bagaimana kualitas sperma, dan kualitas sperma memengaruhi apakah bisa menghamili seorang wanita atau tidak. 

Terkait pertanyaan Anda, hal-hal yang memengaruhi pancaran sperma adalah jumlah sperma yang matang dan siap dikeluarkan, kontraksi otot, dan kondisi saraf. Jika salah satu dari ketiga hal tersebut tidak optimal, maka pancaran sperma akan melemah. Jadi, ketika misalnya Anda terlalu sering berhubungan sehingga jumlah sperma sedikit, atau pernah mengalami cedera tulang ekor dan terjadi gangguan saraf, bisa saja pancaran sperma menjadi tidak kuat.

Tetapi, kuat atau lemahnya semburan sperma saat ejakulasi tidak memengaruhi kualitas sperma. Seorang pria bisa tetap subur walau pancaran sperma saat ejakulasinya tidak kuat (tidak menyembur). 

Untuk sementara, jangan terlalu sering onani atau berhubungan seksual agar jumlah sperma cukup saat ejakulasi. Frekuensi yang disarankan adalah 2-3 kali per minggu. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba melakukan senam kegel untuk menguatkan otot-otot panggul. Jika ingin informasi lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi langsung kepada dokter spesialis andrologi, ya.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Jangan pernah menyelewengkan pengunaan obat "tidur", selain bisa dijerat pasal hukum, akibatnya bisa fatal.

Perbedaan Obat Perangsang Wanita dan Obat "Tidur"

Ada perbedaan besar antara obat perangsang wanita dan juga obat “tidur”. Seringkali, obat “tidur” ini disalahgunakan untuk hal yang tak baik. Seperti apa efek dan gejalanya?