17 Dec 2020, 18:48Kulit & Kelamin

Bintil-bintil pada bibir minora vagina apa penyebabnya ?

PW
Info Penanya: PW0
Maaf dok saya mau bertanya, umur saya 23 tahun dan blm pernah melakukan hubungan seks, akhir" ini saya mengecek vagina saya, di bibir minora kiri ada seperti bintil" kecil bening saya sulit menjelaskan bentuknya seperti Anemon laut (Stichodactyla gigantea) ?, maksud saya bentuknya hampir seperti itu tapi pendek dan sedikit dan hanya di satu tempat di pinggir bibir minora, apakah itu berbahaya? Apakah bisa disembuhkan, bagaimana cara penyembuhan nya?
578 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Pany
(0)
Selamat siang,Terdapat 2 bagian bibir pada vagina, yaitu bibir mayora yang terletak di bagian luar dan bibir minora yang letaknya di bagian dalam. Bibir mayora vagina memiliki kulit yang lebih kasar dan berambut. Terdapat berbagai kelenjar keringat dan lemak serta folikel-folikel rambut sehingga pori-porinya akan lebih besar yang membuatnya teraba lebih kasar. Pada bagian labia minora vagina kulitnya akan lebih licin dan halus dan memiliki rambut-rambut yang halus serta jaringan lemak yang sangat sedikit.Terdapat berbagai keluhan yang bisa didapatkan pada bagian bibir vagina baik mayora maupun minora. Salah satunya adalah bintil-bintil. Bintil-bintil ini bisa disertai rasa gatal, panas, atau keputihan, bau tidak sedap, rasa nyeri, muncul benjolan yang lebih besar, dan sebagainya.

Bintil-bintil kecil pada labia minora vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu :

  • Folikulitis
    peradangan pada pangkal rambut. gatal dan nyeri
  • Dermatitis kontakalergi atau iritasi karena bahan pembalut, celana, atau produk pembersih kewanitaan, rasa gatal, kemerahan, dan panas
  • Perubahan hormonal
    vagina menjadi lebih kering sehingga mudah iritasi karena gesekan celana, tisu, atau saat berhubungan intim
  • Infeksi jamur
  • Infeksi bakterial
  • Infeksi menular seksual
Untuk mengetahui penyebab pasti sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter spesialis kulit dan kelamin sehingga bisa diberikan penanganan sesuai dengan penyebab pasti. Sementara itu anda dapat melakukan beberpa hal untuk menjaga kesehatan organ intim.Langkah-langkah menjaga kesehatan organ intim wanita :
  • Menggunakan celana dalam dan celana yang tidak ketat dan bahan yang dapat menyerap keringat.
  • Ganti celana dalam yang lembap, sering mengganti pembalut setiap 3-4 jam
  • Gunakan pembalut yang tidak mengandung wewangian
  • Hindari penggunaan produk sabun kewanitaan dengan wewangian atau air rendaman daun sirih
  • Basuh dan keringkan setelah BAB dan BAK
  • Banyak konsumsi sayur dan buah serta air putih yang cukup
  • Olahraga rutin 3-4 x seminggu minimal 30 menit
  • Tidak melakukan hubungan seksual dengan lebih dari 1 pasangan
Semoga bermanfaat. Salam sehat,dr. Pany CL
kesehatan organ intimdermatitis kontakvulvovaginitiskesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil