Apakah sunat terlalu dini dapat mempenaruhi ukuran penis?

MA Info Penanya: MA, Pria
saya pria berusia 18th dan memiliki masalah pada penis, perlu diketahui saya sunat diumur 10thn dan saat itu saya belum mengerti istilah sebelum sunat harus dikocokin kulitnya biar " lewat parit" saat itu saya tidak lakukan apa apa dan sekarang ketika saya ereksi ukuran penis saya sekitar 10cm namun ketika lemas panjangnya hanya sekitaran jari manis saja.Bagaimana penjelasan nya ya dok? Atau bagi yang tau mohon bantuannya, saya ingin jadi taruna namun minder dengan kelamin saya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, MA

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sunat atau dalam istilah medis disebut dengan sirkumsisi adalah dipotongnya atau dibuangnya ujung kulit pembungkus penis/kulup (propotium). Selain karena adat alasan relijius, manfaat sirkumsisi juga banyak ditemukan. 

Adapun beberapa manfaat dari sirkumsisi pada anak adalah:

  • Mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih
  • Mempermudah membersihkan penis
  • Mencegah terjaidnya fimosis
  • Mencegah terjaidnya peradangan pada penis

Terkait dengan pertanyaan Anda, ukuran penis tidak berdasarkan usia dilakukannya sirkumsisi. Ukuran penis tergantung dari keturunan genetik, status gizi, serta postur tubuh seseorang.

Selain itu, ukuran penis tidak menjadi jaminan terkiat dengan kesuburan pria. Adapun beberapa faktor yang mempernagruhi kesuburan pria adalah kondisi kesehatan, keadaan hormon, faktor lingkungan, gaya hidup, dan status gizi seseorang. Usakan tetap mengonsumsi makanan bergizi, hindari stres, istirahat cukup, cukupi kebutuhan cairan harian, lakukan olahraga, dan jaga kebersihan diri serta lingkungan.

Bila Anda merasa ada yang tidak wajar dengan ukuran atau bentuk penis Anda, atau ada masalah dengan fungsinya silakan periksakan diri Anda ke dokter spesialis urologi terdekat.

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gender dysphoria bukanlah gangguan mental, melainkan kondisi medis yang diakui dunia kesehatan.

Kenali Gender Dysphoria, Kondisi Medis yang Masih Jarang Didengar

Tidak semua transgender merasakan gender dysphoria. Namun beberapa dari mereka ada yang pernah mengalami fase tekanan batin saat sulit menerima perbedaan identitas gender. Kondisi ini disebut sebagai gender dysphoria.