2,5 tahun paska melahirkan sering merasa sedih dan mengenang masa lalu. Bagaimana cara mengatasinya?

ZZ Info Penanya: ZZ, Wanita, 2019 Tahun
Dok..Sudah 2.5th lamanya saya melahirkan anak pertama...menjadi ibu baru saya sangat kaget dengan peraturan2 cara merawat bayi (scra mitos) hrs gni harus gt dr mertua saya...belum lg saya sll disalahkan trs dalam hal apapun cara merawat anak saya...sdangkan sya orang yg berfikir moderen dan tdk terlalu percya akan hal2 mitos..hal itu membuat aq depressi menyalahkan diri sdri dan merasa bersalah sama anak ... Apa lg asiku tdk bsa keluar banyak...dan saya smakin disalahkan ....sampai sekarang klo ingat hal2 2.5th yg menyakitkan itu saya jd murung seding...menangis sdri saat anak saya tidur...lbih memilih tidur sharian ... Gmn cara mengatasinya dok...saya tidak mau ada perubahan mood sampek marah2 keanak saya??? Bagaimana sya menghindari trauma yg datang ??
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, ZZ

Terima kasih atas pertanyaannya.

Proses melahirkan adalah suatu peristiwa yang akan membekas dalam ingatan karena bercampur aduk berbagai emosi dari bahagia, cemas dan ketakutan. Sehingga menjadi pemicu dari kondisi depresi paska persalinan. Depresinya dapat bertahan hingga waktu yang lama setelah melahirkan berbeda dengan baby blues. Sehingga penting bagi ibu yang baru melahirkan untuk mendapatkan dukungan secara emosional dari keluarga dan orang sekitarnya.

Gejalanya merasakan emosi berupa marah, sedih, lelah serta cemas berlebihan sehingga menganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi lain seperti sulit berkonsentrasi atau menyelesaikan pekerjaan rumah sehari-hari, tidak nafsu makan, merasa gagal sebagai ibu, berkurangnya ketertarikan terhadap bayi sendiri atau cemas berlebihan terhadap keselamatan bayinya serta merasa beban yang ditanggung terlalu berat.

Cara mengatasinya adalah dengan dukungan sosial untuk mengatasi tekanan atau meringankan depresi. Sebaiknya dibicarakan dengan keluarga terlebih dahulu dan bila diperlukan anda dapat konsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa / Psikiater untuk mengatasinya. Berikut saya lampirkan artikel mengenai perbedaan baby blues dan depresi paska persalinan.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

1 dari 8 wanita merasa depresi sepanjang hidupnya dan dua kali lebih rentan terkena depresi daripada pria

Ciri-Ciri Depresi pada Wanita, Benarkah Kaum Hawa Lebih Rentan?

National Alliance of Mental Illness telah merilis survey bahwa 1 dari 8 wanita merasakan depresi, dua kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Depresi adalah penyakit mental yang ditandai dengan rasa sedih berkepanjangan hingga rasa ingin mengakhiri hidup.