Pasca lepas KB, haid dua kali dalam sebulan, apakah hamil ?

E Info Penanya: E
Pagi dok.usia sya 36 thun.saya mau nanyak.saya kan sdh lepas kb 2 bln yg lalu.sya bingung 1 bln ne dtg mens 2x.yg pertama tgl 30 agst 20.berakhir tgl 5 sep 20.Dtg mens lg tgl14 sep 20 kluar darahnya dikit.sy ganti pantyliner.apa sy hamil dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, E.

Penggunaan KB khususnya yang berjenis hormonal dapat memberikan berbagai efek samping yang salah satunya adalah gangguan pada siklus menstruasi. Gangguan tersebut dapat berupa keterlambatan atau keadaan tidak haid, haid yang menjadi lebih banyak dan lebih lama hingga keadaan tidak haid sama sekali. Hal tersebut umumnya tidak berbahaya dan merupakan efek samping yang berupa ketidakseimbangan hormon akibat penekanan peluang kehamilan. Namun jika keadaan tersebut terus berlanjut maka perlu diperiksakan pada dokter Kandungan.

Mengenai pertanyaan Anda tentang kemungkinan kehamilan, jika memang ada riwayat berhubungan tanpa menggunakan alat KB jenis apapun, maka peluangnya ada dan bisa Anda pastikan dengan melakukan test pack. Umumnya test pack akan lebih akurat jika dilakukan setelah adanya keterlambatan di siklus haid selanjutnya minimal 10 hari.

Apabila hasil test pack negatif, dapat diulang kembali satu minggu setelahnya agar lebih akurat. Namun jika masih tetap negatif, maka mungkin yang Anda alami adalah perdarahan diluar siklus haid yang dipicu oleh efek samping penggunaan KB hormonal yang telah dibahas diatas.

Sementara Anda dapat membantu mengatasinya dengan mengonsumsi ekstrak adas dan berolah raga ringan. Namun jika dalam 3 bulan kedepan haid masih datang dua kali dalam sebulan dengan jarak yang dekat, ada baiknya diperiksakan pada dokter Kandungan..

Salam sehat, 

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Perkembangan janin bisa terganggu, jika sang ibu mengonsumsi alkohol pada masa kehamilan

Ibu Hamil Minum Alkohol, Ini Akibatnya untuk Perkembangan Janin

Bagi ibu hamil yang mengonsumsi alkohol, akan menyebabkan gangguan perkembangan janin atau yang disebut dengan Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Alkohol bahkan dapat menyebabkan kematian sel pada janin.