RS Santo Antonio di Ogan Komering Ulu

RS Santo Antonio

Rumah Sakit (Tipe D)
Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu
(Google Review)

Jam Operasional

Senin - Minggu 00:00 - 23:59

Alamat

Jalan Garuda KM. 3 No. 3, Tanjung Baru, Kec. Baturaja Timur, Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan 32126 Lihat Lokasi

Profil Rumah Sakit

RS Santo Antonio merupakan rumah sakit yang terletak di Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Berdirinya rumah sakit berawal dari perjalanan para misionaris baru dari Belanda yang tujuan utamanya adalah menuju Lampung. Namun mereka harus melalui Palembang, karena situasi Lampung pada waktu itu sedang dalam masa transisi peralihan kekuasaan (terjadi Bulan Mei 1948). Pada tanggal 21 September 1948, adalah hari kedatangan para suster di Baturaja. Rombongan terdiri dari empat suster, Sr. Maria Pauline Schoorl, Sr. Maria Romualdis Droste, dan  Sr. Maria Jose Van Goozen, satu suster novis Sr. M. Clara, 8 anak dan Tan Yu Tiong (Yance). Pastor Borst SCJ yang telah tinggal di Baturaja menggunakan kesempatan ini untuk meminta agar para suster mau bekerja di Baturaja. Kehadiran para suster mendapat tanggapan yang sangat positif sehingga Dr. Meier meminta para suster untuk bekerja di Rumah Sakit Umum Budiman Baturaja, yang pada waktu itu sangat kekurangan tenaga perawat. Suster Maria Paulien bertugas di zallpria, sedangkan Suster Maria Jose di bagian wanita anak-anak. Dr. Meier memberi mereka tempat tinggal sementara di perumahan dokter komplek RSU Budiman. Ada tiga rumah yang dipinjamkan untuk para suster. Pada waktu senggang atau libur para suster meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat umum atau yang menderita sakit dengan keliling kampung-kampung karena tidak ada transportasi yang memadai para suster menggunakan sepeda onthel atau bahkan jalan kaki. Pada tanggal 2 November 1948 datang misionaris baru dari Belanda yaitu Sr. Maria Renate Bonke yang ditempatkan di rumah sakit sesuai profesinya yaitu bidan. Sebagai bidan Sr. Maria Renate semakin sering mendapat panggilan untuk menolong persalinan di kampung-kampung. Kendati telah terjalin kerjasama baik dengan RSU Budiman, dan melihat kebutuhan masyarakat luasakan kesehatan, para suster terdorong untuk memulai atau membuka tempat pelayanan kesehatan tersendiri, atau lepas dari pelayanan di rumah sakit umum. Para suster berusaha mencari tempat dan akhirnya berhasil mendapatkannya di daerah Baturaja kampung Air Gading yang penuh hutan alang-alang jauh dari keramaian. Tanggal 4 April 1952 dimulai peletakan batu pertama di daerah Air Gading, + satu km dari RSU Budiman. Pada bulan Oktober para suster menempati rumah baru yang sederhana. Tiga suster tetap bekerja di RSU Budiman, suster lain merintis poliklinik dan rumah bersalin. Tanggal 10 November bangunan komplek susteran, klinik bersalin dan poliklinik telah selesai di bangun kapasitas 10 (sepuluh) tempat tidur, 10 Desember klinik bersalin dan poliklinik diberkati oleh Mgr. H. Mekkelholt. Pembukaan dan Peresmian oleh Ny. dr. R. Setioharjo, pimpinan RSU Budiman dengan nama pelindung Santo Antonio. Karena kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan cukup tinggi, pada bulan April 1954 Klinik Bersalin walaupun kondisi yang sangat sederhana memperluas kamar perawatan dengan kapasitas 20 (dua puluh) tempat tidur. Waktu terus berjalan, para suster melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan dengan penuh semangat, gembira dan pengabdian yang tinggi tanpa mengenal lelah. Kerja sama dengan rumah sakit umum masih terus terjalin bagai sebuah mata rantai yang tak pernah putus. Sekitar tahun 1978 pasien yang dilayani semakin meningkat sehingga ruangan untuk pasien rawat inap tidak mencukupi lagi. Tahun 1977 terjadi wabah penyakit Cholera, akibatnya jumlah pasien meningkat sehingga tidak tertampung di rumah sakit umum, berarti lapangan kerja tenaga kesehatan harus diperluas. Dengan kondisi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, maka suster-suster Fransiskanes dari Pringsewu ikut ambil bagian dalam kesulitan ini. Maka memutuskan untuk memperluas klinik bersalin dan poliklinik menjadi rumah sakit. Bulan Januari 1980 diatas tanah seluas 28.865.50 M2 dibangun Gedung rumah sakit baru dengan kapasitas 50 tempat tidur, menampung masyarakat umum yang sangat membutuhkan uluran tangan terutama orang-orang miskin, pada tanggal 13 Juni 1981 selesai. Pembangunan Rumah Sakit Santo Antonio sangat membantu pemerintah setempat dalam menangani kesehatan masyarakat umum, sesuai dengan kemajuan jaman dimana teknologi dan ilmu kesehatan makin berkembang. Pada tahun 1991 Rumah Sakit Santo Antonio mengadakan pembenahan manajemen yang dimulai dari pelayanan, renovasi gedung, kelengkapan alat-alat kesehatan, dan pengelolaan sumber daya manusia. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan visi, misi, motto dan tujuan RumahSakit Santo Antonio sebagai pewarta kasih Allah yang penuh kerahiman dalam mengabdikan diri kepada orang kecil dan miskin, para suster melayani tanpa pandang bulu. Sebagai rumah sakit swasta yang mandiri dan dikenal oleh masyarakat OKU. Rumah Sakit Santo Antonio dalam memberikan pelayanan kesehatan selalu menjalin kerjasama dengan RSUD Ibnu Sutowo dan RS. Dr. Noesmir (DKT). Perkembangan pelayanan kesehatan yang semakin luas bagi masyarakat terwujud adanya kerjasama dengan perusahaan setempat, instansi pemerintah,  perusahaan asuransi dan masyarakat umumnya. Jenis pelayanan terlihat dalam preventif, curatif, rehabilitatif, educatif, promotif dan pastoral care. Seiring berjalannya waktu, kapasitas pelayanan Rumah Sakit Santo Antonio tidak bisa mencukupi kebutuhan khususnya untuk pemenuhan tempat tidur pasien, akses yang terkendala dengan Jalur ganda rel kereta api, tradisi masyarakat setempat akses jalan ditutup ketika ada acara. Sebagai wujud pengembangan pelayanan kesehatan rumah sakit merencanakan pindah lokasi di jalan Garuda No.3, KM.3 lintas sumatera, bulan Juni tahun 2015 peletakan batu pertama oleh Bapak Bupati Kabupaten OKU dan jajarannya serta pembina yayasan, sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah sakit baru. Dan pada tanggal 6 Desember 2018 Rumah Sakit Di resmikan oleh Bupati OKU. Tanggal 18 Februari 2019 Rumah Sakit Santo Antonio mulai operasional di tempat yang baru. RS Santo Antonio memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dan keluarganya secara profesional, sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2008 berlandaskan Visi Misi. RS Santo Antonio terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan terus mengembangkan fasilitas medis maupun kemampuan tenaga-tenaga medis dengan tujuan memberikan yang terbaik bagi masyarakat umum. Layanan yang tersedia yaitu Layanan medis : Mulai dari fasilitas kesehatan mendasar hingga unit-unit perawatan khusus, kami  terus tumbuh untuk memenuhi tuntutan zaman. Penunjang Medis : Kami menyediakan ruang-ruang khusus kepada para pasien untuk menjalankan berbagai kenyamanan dan senantiasa menyediakan kebutuhan yang senantiasa menjaga performa mereka. Rawat Inap : Kami berupaya memberikan pelayanan keperawatan yang menyeluruh yaitu bio-psiko sosio kultural dan spiritual sesuai kebutuhan pasien berdasarkan visi, misi dan falsafah keperawatan serta tanpa melupakan kode etik keperawatan. Penunjang Umum : Fasilitas penunjang umum meliputi fasilitas lobby yang nyaman, arena bermain anak, foodcourt dan parkir yang luas serta Ambulance, mobil jenazah dan ruang pemulasaran jenazah. Visi Mewujudkan Karya kesehatan unggul yang dijiwai oleh cinta kasih Allah penuh kerahiman secara profesional, holistik, hospitality Misi Mengembangkan relasi mendalam dengan Tuhan dan mengintegrasikannya dalam pelayanan kepada sesama. Menumbuh kembangkan kasih persaudaraan melalui sikap belas kasih, melayani setiap pasien dengan ramah, sentuhan manusiawi, dan pastoral care. Menciptakan suasana harmonis penuh kasih dan kekeluargaan untuk meningkatkan sinergi antar unit pelaksana kegiatan di dalam dan di luar rumah sakit. Meningkatkan profesionalitas tenaga kesehatan sehingga memiliki etos kerja yang tinggi. Menjalin kerja sama strategis yang baik dengan rekanan dan pihak-pihak terkait demi terwujudnya tujuan pelayanan kesehatan. Menjaga, memelihara lingkungan yang kondusif, bersih, sehat, harmoni dan humanis. Inovatif terhadap sarana-prasarana sesuai perkembangan IPTEK. Falsafah Kesehatan, kenyamanan, kepuasan dan kebahagiaan pasien adalah perwujudan cinta dan pelayanan kami. Nilai Nilai Iman Cinta kasih yang penuh kerahiman Persaudaraan Integritas (mencintai kehidupan) Jujur Disiplin Tanggung jawab Konsisten Memiliki komitmen Inovatif Visioner Motto Melayani Dengan Ramah dan Kasih Sumber informasi dari website resmi RS Santo Antonio, Maret 2021.

Fasilitas Medis

Image IconAmbulans
Image IconRadiologi
Image IconLaboratorium
Image IconApotek
Image IconPoliklinik

Fasilitas Umum

Image IconParkir Mobil/Motor
Kami pilihkan dokter yang terbaik!
Spesialisasi
Tanggal