RSU Nurussyifa di Kudus

RSU Nurussyifa

Rumah Sakit (Tipe D)
Jekulo, Kudus
(Google Review)

Jam Operasional

Senin - Minggu 00:00 - 23:59

Alamat

Jalan Raya Pati - Kudus No. KM, RW. 10, Kauman, Klaling, Kec. Jekulo, Kab. Kudus, Jawa Tengah 59382 Lihat Lokasi

Profil Rumah Sakit

RSU Nurussyifa merupakan rumah sakit yang terletak di Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Rumah Sakit Umum Nurussyifa berada di Jln. Raya Kudus - Pati KM.10 Klaling Jekulo Kudus merupakan rumah sakit dibawah Yayasan Al-Mabrur, yang bermula dari sebuah praktek pribadi dr. Sobirin dan dr. Siti Khoiriyah, kemudian berkembang menjadi Balai Pengobatan atas nama dr. Siti Khoiriyah dan Rumah Bersalin atas nama dr. Sobirin. Pada perkembangannya, tahun 2004 menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak dan pada bulan November tahun 2010 mendapat ijin dari pemerintah menjadi Rumah Sakit Umum dengan nama RSU NURUSSYIFA yang pada saat ini menempati lahan seluas 4218 M2 dan lahan yang baru ditempati sebagai bangunan terbuka seluas 1000 M2 dengan luas bangunan 3218 M2. Untuk pelayanan tahun 2016 IGD pindah ke gedung PONEK baru yang berada digedung belakang rumah sakit lama. Sebagai intitusi pelayanan jasa kesehatan yang terus berupaya untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik sejalan dengan visi unggul dan islami, dalam pelayanan, pengelolaan dan operasionalnya RSU Nurussyifa mencoba menerapkan nilai-nilai Islam ke dalam seluruh aspek pelayanan dan managemennya. Pelayanan yang tersedia yaitu Instalasi Gawat Darurat 24 Jam Persalinan 24 Jam Poliklinik Umum Poliklinik Gigi Poliklinik Spesialis Poliklinik Nyeri Instalasi Radiologi 24 Jam Instalasi Laboratorium 24 Jam Instalasi Farmasi Pelayanan Rehabilitasi Medik Poliklinik yang tersedia yaitu Poliklinik Umum dan Gigi Poliklinik Spesialis Saraf Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam Poliklinik Penyakit Dalam Sub Spesialis Kardiovaskular Poliklinik Spesialis Bedah Poliklinik Spesialis Bedah Ortopedi Poliklinik Spesialis Anak Poliklinik Spesialis Paru Poliklinik Spesialis Kebidanan dan Kandungan Poliklinik Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitas Poliklinik Spesialis THT-KL Layanan Penunjang Laboratorium Patologi Klinik Rehabilitasi Medik (Okupasi, Fisioterapi, Terapi Wicara) Echocardiografi EKG USG Gizi Layanan unggulan lainnya Nurussyifa Homecare Nurussyifa Beauty Center Nurussyifa Khitan Center Nurussyifa Mart Nurussyifa Food RSU Nurussyifa memiliki keunggulan diantaranya Spesialis Saraf dan Sub Spesialis Konsultan Kardiovaskuler. Spesialis Saraf Dokter saraf atau neurologis adalah dokter spesialis yang mendiagnosis dan mengobati masalah yang berkaitan dengan otak dan sistem saraf. Untuk menjadi dokter saraf, seseorang harus menyelesaikan pendidikan dokter umum terlebih dahulu, sebelum melanjutkan pendidikan spesialis neurologi. Neurologi merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari sistem saraf. Sistem saraf bertanggung jawab dalam mengatur fungsi koordinasi tubuh, mengatur kerja organ tubuh, menerima dan memproses rangsangan fisik (nyeri, sentuhan, dan suhu), menggerakkan tubuh, serta menjalani proses kognitif, seperti berpikir dan mengingat. Penyakit yang Ditangani Dokter Saraf Dokter saraf menangani penyakit yang berkaitan dengan otak dan saraf, termasuk saraf tulang belakang dan saraf tepi, seperti: Sakit kepala dan migrain. Kejang dan epilepsi. Tremor atau tubuh gemetaran. Cedera kepala. Saraf terjepit. Stroke. Tumor otak. Demensia, seperti pada penyakit Alzheimer. Penyakit Parkinson. Gangguan autoimun yang menyerang saraf, seperti amyotrophic lateral sclerosis (penyakit Lou Gehrig) dan multiple sclerosis. Infeksi otak, seperti ensefalitis, meningitis, dan abses otak. Infeksi sumsum tulang belakang. Bell’s palsy. Neuropati perifer. Gangguan neuromuskular, seperti myasthenia gravis. Tindakan yang Dilakukan Dokter Saraf Serangkaian prosedur pemeriksaan medis bisa dilakukan oleh dokter saraf untuk menentukan diagnosis penyakit yang menyerang saraf dan otak, di antaranya: Menginterpretasi hasil pemeriksaan radiologis, seperti CT scan, MRI, dan PET scan, pada otak dan saraf. EEG (elektroensefalogram) atau tes gelombang listrik otak. Tes ini dilakukan dengan cara menempelkan kabel elektroda pada kulit kepala, lalu menghubungkannya dengan mesin yang merekam aktivitas listrik otak. EMG (eletktromiogram) untuk mengevaluasi fungsi sistem saraf dan otot. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan jarum elektroda ke dalam otot. Menginterpretasi hasil pemeriksaan laboratorium, seperti tes darah, tes urine serta analisis cairan otak, untuk mengidentifikasi penyakit yang menyerang sistem saraf. Biopsi saraf dan otot untuk mencari tanda-tanda kelainan pada saraf. Pungsi lumbal, yaitu prosedur pengambilan cairan otak dari tulang belakang. Sub Spesialis Konsultan Kardiovaskuler Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah adalah dokter yang memiliki keahlian spesifik dalam mengobati penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, atau kardiovaskuler. Latar belakang pendidikannya adalah dokter umum yang sudah menyelesaikan pendidikan spesialis penyakit dalam melanjutkan ke sub spesialis konsultan Kardiovaskuler. Kedokteran jantung dan pembuluh darah juga merupakan bidang yang dipelajari dokter spesialis penyakit dalam. Para dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam tak jarang berkolaborasi atau bekerja sama satu sama lain dalam menangani pasien yang bermasalah dengan jantung dan pembuluh darahnya. Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Dokter spesialis jantung memiliki pengetahuan mendalam tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan berbagai penyakit kardiovaskular, mulai dari tekanan darah tinggi hingga serangan jantung. Penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah meliputi: Infark miokard atau angina. Penyakit jantung koroner. Penyakit pembuluh darah. Penyakit katup jantung. Penyakit jantung bawaan. Penyakit aorta. Penyakit otot jantung (kardiomiopati). Tumor jantung. Gangguan irama jantung (aritmia). Perikarditis. Serangan jantung. Gagal jantung. Henti jantung. Tindakan yang Dilakukan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Dalam melakukan diagnosis, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah akan menelusuri riwayat kesehatan pasien dan gejala yang dirasakan. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik jantung untuk mengevaluasi apakah terdapat gangguan jantung. Setelah itu, untuk memastikan diagnosis, seringkali dokter akan menyarankan pemeriksaan tambahan atau tes lebih lanjut, seperti: EKG (elektrokardiografi). Rontgen, CT scan, MRI, angiografi. Ekokardiogram (USG jantung). Stress test/ tes latihan treadmill. Tes darah. Setelah diagnosis dipastikan, maka dokter spesialis jantung akan menentukan langkah penanganan untuk mengobati penyakit yang diderita pasien. Pengobatan dengan obat-obatan dan prosedur medis tertentu juga mungkin dibutuhkan, sesuai dengan hasil diagnosis. Tujuan dari pengobatan adalah menstabilkan kondisi, mengendalikan gejala dalam jangka panjang, dan menyembuhkan penyakit jika memungkinkan. Selain dengan penanganan medis, pasien juga akan disarankan untuk mengurangi stres, menjalani diet sehat, dan rajin berolahraga untuk memperbaiki kondisinya. Beberapa tindakan medis khusus dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah, yang merupakan kompetensi dokter spesialis jantung di antaranya: Kateterisasi jantung. Angioplasti. Angiografi. Implan alat pacu jantung (pacemaker) atau implan ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator) yang ditanam di bawah kulit dada atau perut. Kompetensi dokter spesialis jantung tidak hanya berkaitan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah jantung, namun juga mencakup penyakit pembuluh darah secara umum, misalnya seperti varises, trombosis pembuluh darah, dan penyakit arteri perifer. Visi dan Misi Visi Menjadi masjid berwujud Rumah Sakit dan menjadi Rumah Sakit terbaik se Kabupaten Kudus Misi Menjadikan Islam sebagai motivasi dan landasan aktivitas Rumah Sakit Memberikan pelayanan prima dengan akhlakul karimah Meningkatkan Sumber Daya Manusia Memberikan penyuluhan kesehatan sebagai bentuk upaya promotif prefentif Mengoptimalkan dan melengkapi sarana prasarana Peduli sosial Mendorong Rumah Sakit untuk tumbuh dan berkembang Menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan Rumah Sakit Sumber informasi dari website resmi RSU Nurussyifa, Maret 2021.

Fasilitas Medis

Image IconAmbulans
Image IconIGD
Image IconRadiologi
Image IconRuang Bersalin
Image IconLaboratorium
Image IconApotek
Image IconPoliklinik

Fasilitas Umum

Image IconMinimarket
Image IconParkir Mobil/Motor
Kami pilihkan dokter yang terbaik!
Spesialisasi
Tanggal