RSU Madina Bukit Tinggi di Bukittinggi

RSU Madina Bukit Tinggi

Rumah Sakit (Tipe D)
Guguk Panjang, Bukittinggi
(Google Review)

Profil Rumah Sakit

RSU Madina Bukit Tinggi merupakan rumah sakit umum yang berlokasi di Guguk Panjang, Kota Bukittinggi. Rumah Sakit Madina didirikan oleh dr. Herman Safar, Sp.P(K), dokter kelahiran Padang Panjang 20 Februari 1945 yang beristrikan Ny. Herli Herman dan dikaruniai 6 orang anak laki-laki, dikenal sebagai dokter yang akrab dengan masyarakat, humoris, sabar, dan disiplin dalam kesehariannya. Menamatkan pendidikan dokter umum-nya di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dann Sumatera Barat tanggal 12 Maret 1969. dr. Herman Safar, Sp.P(K) kemudian melanjutkan pendidikan spesialisnya pada bagian paru (Pulmonology) Universitas Indonesia, menyelesaikan pendidikan spesialisnya tersebut pada tahun 1973. Setelah menamatkan studi spesialis, dr. Herman Safar, Sp.P(K) kembali ke Sumatera Barat untuk mengabdi sebagai staf pengajar pada fakultas kedokteran Universitas Andalas pada bagian Ilmu Penyakit Paru (Pulmonology). Selain sebagai staf pengajar, dr. Herman Safar juga mengabdikan dirinya pada Rumah Sakit M. Djamil dann Padang. Pada tahun 1980 ditugaskan untuk mengabdikan diri pada bagian ilmu penyakit paru Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar dann Bukittinggi. Rumah Sakit Madina awalnya merupakan balai pengobatan yang didirikan pada tahun 1999 dengan hanya melayani penyakit paru saja. Pada tahun 2001 balai pengobatan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat serta Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi untuk ditingkatkan statusnya menjadi Klinik Pengobatan Umum yang mulai beroperasional dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tanggal 4 April tahun 2001 dengan Nomor Surat Keputusan: No.YM.01.01.02.Kandep.Bkt.2001 dengan nama KLINIK MADINA. Bertambahnya utilisasi pelayanan dan minat masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan di Klinik Madina, menjadikan Klinik Madina dapat berkembang menjadi Rumah Sakit Madina dengan Nomor Surat Izin Uji Coba Penyelenggaraan Rumah Sakit dari Dinas Kesehatan Tk.1 Sumatera Barat dengan Nomor: FM.03.03.8945.x.2002. Selama uji coba pelayanan Rumah Sakit Madina, data-data utilisasi menunjukkan peningkatan yang baik dengan Beds Occupancy Rate (BOR) yang mencapai 65% pada pelayanan rawat inap dan jumlah kunjungan rawat jalan mencapai 6.000 kunjungan dalam 1 tahun, maka pada tanggal 30 Januari 2004 dikeluarkanlah Surat Izin Tetap Penyelenggaraan Rumah Sakit kepada Rumah Sakit Madina dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No.YM.02.02.2.2.307 sebagai Rumah Sakit Umum dengan nama Rumah Sakit Umum Madina. RSU Madina Bukit Tinggi merupakan Rumah Sakit tipe D. Rumah Sakit ini memiliki jam operasional selama 24 jam. VISI : Menjadi Rumah Sakit yang tumbuh dan berkembang dengan semangat perubahan berbasis pasien fokusMISI : 1. Menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan yang bermutu dan berkesinambungan2. Menyelenggarakan dan meningkatkan kualitas penunjang medik, perawatan, dan administrasi yang prima untuk memenuhi kepuasan pelanggan3. Menciptakan lingkungan rumah sakit bersih, aman, dan nyaman4. Membangun dan mengembangkan sistem informasi manajemen rumah sakit yang terintegrasi di setiap unit pelayanan rumah sakit5. Menambah jumlah pelayanan kesehatan dengan mempersiapkan pembangunan lokasi baru untuk pengembangan rumah sakit MOTTO : Kesehatan Anda Kepedulian Kami.

Fasilitas Medis

Image IconAmbulans
Image IconIGD
Image IconRadiologi
Image IconLaboratorium
Image IconApotek
Image IconPoliklinik

Fasilitas Umum

Image IconLaundry
Image IconParkir Mobil/Motor
Kami pilihkan dokter yang terbaik!
Spesialisasi
Tanggal

Alamat

Jalan Guru Hamzah No. 17

Jam Operasional

Senin - Minggu 00:00 - 23:59
Gawat Darurat 24 Jam