Image Info
Fasilitas Kesehatan ini tidak melayani online booking.
RS Dirgahayu Samarinda di Samarinda

RS Dirgahayu Samarinda

Rumah Sakit (Tipe C)
Samarinda Ulu, Samarinda
(Google Review)

Jam Operasional

Senin - Minggu 00:00 - 23:59Gawat Darurat 24 Jam
Hubungi Faskes:(0541) 742161

Alamat

Jalan Gunung Merbabu No 62 Lihat Lokasi

Profil Rumah Sakit

RS Dirgahayu Samarinda adalah Rumah Sakit yang berlokasi di Samarinda Ulu, Samarinda. Fasilitas yang tersedia di Rumah Sakit ini antara lain, UGD, radiologi, laboratorium, ambulans, farmasi, dan penunjang medis lainnya. RS Dirgahayu Samarinda ini memiliki jam operasional selama 24 jam pada hari Senin sampai dengan hari Minggu. Prosedur medis unggulan RS Dirgahayu Samarinda RS Dirgahayu Samarinda memiliki beragam prosedur medis unggulan, beberapa diantaranya adalah: CT Scan Endoskopi Rehabilitasi Medik ESWL MCU USG 2 Dimensi USG 4 Dimensi USG Abdomen Lasik Bedah Tulang Bedah Anak Bedah Tumor Bedah Mulut Torakotomi Bedah Jantung Operasi Caesar Persalinan Normal Dokter di RS Dirgahayu Samarinda Berikut adalah beberapa dokter yang berpraktik di RS Dirgahayu Samarinda: 1. Dokter spesialis THT dr. Soehartono, Sp.THT 2. Dokter spesialis penyakit dalam dr. Christofel Korah Tooy, Sp.PD., FINASIM dr. Enny Pasolang, Sp.PD dr. Hendra Widjaja, Sp.PD 3. Dokter spesialis anak dr. Ahmad Wisnu Wardhana, M.Sc, Sp.A dr. Josef Budi Setiono, Sp.A 4. Dokter spesialis onkologi dr. Elvis Deddy Kurniawan Pualillin, Sp.B (K) Onk 5. Dokter spesialis kandungan dr. Leonard Gunawan, Sp.OG dr. Muhammad Anggit Nugroho, Sp.OG dr. Steven Thes, Sp.OG Sejarah RS Dirgahayu Samarinda Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda adalah salah satu Karya Kerasulan Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda (KASRI) secara khusus di bidang kesehatan. Tonggak sejarah karya kerasulan KASRI di Kalimantan Timur mulai terpancang pada tahun 1907 dimana pada tahun itu, 3 Misionaris dari Ordo Fransiskan Capusin memulai karyanya di desa Laham,  sebuah desa kecil yang dihuni oleh suku Dayak, terletak 500 km dari Samarinda di jalur sungai Mahakam (sekarang termasuk kecamatan Long Hubung, Kab. Kutai Barat). Di desa ini, karya kerasulan Katolik dimulai dengan mendirikan sekolah bagi masyarakat setempat. Pada tahun 1920, tiga orang Biarawati dari Konggregasi St. Fransiskus Veghel tiba di Laham. Setelah melihat dan mengalami sendiri kondisi kesehatan masyarakat yang cukup memprihatinkan, dan kesulitan karya kerasulan yang dikerjakan oleh para Pastor di mana di samping harus membina mental relegius, tapi juga harus “mengantongi obat yang dibutuhkan masyarakat setempat, ketiga Biarawati tersebut merintis pembukaan poliklinik. Pada Tahun 1923, para suster tersebut memulai membuka sebuah poliklinik kecil. oleh karena itu, tahun 1923, tonggak sejarah karya kesehatan Katolik mulai tertanam di Kalimantan Timur.Sejalan denggan dipilihnya Desa Tering (sekarang termasuk kecamatan Tering, Kab. Kutai Barat) menjadi pusat karya karya kerasulan baru pada tahun 1932, karya kesehatanpun dimulai dijalankan dari Tering. Pada tahun 1933, kompleks karya misi, termasuk Rumah Sakit kecil selesai dibangun. Pada tahun 1942, datanglah 4 orang Biarawati dari Konggregasi Misi dan Adorasi Keluarga Kudus (MASF) untuk menggantikan para Biarawati dari Konggregasi St. Fransiskus Veghel yang terpaksa pergi pada waktu perang dunia II berkecamuk. Para suster MASF ini mulai memimpin karya kesehatan di Tering. Rumah Sakit di Kampung Tering ini merupakan cikal bakal pendirian Klinik St. Yoseph yang sampai saat ini masih berdiri di Tering, Kec. Tering dan telah melebarkan sayap di Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat. Pada tanggal 21 Pebruari 1955, pusat karya kerasulan Gereja Katolik dipindahkan di Samarinda dengan dibentuknya Vikariat Apostolik Samarinda. Pada tanggal 3 Januari 1961, status Vikariat Apostolik ditingkatnya menjadi Keuskupan dimana Mgr. Yacobus Romeijn MSF terpilih menjadi Uskup Samarinda Pertama. Hal ini juga menjadi latar belakang gagasan untuk mengembangkan Karya Kesehatan Katolik di Samarinda. Gagasan kemudian dipercayakan kepada Suster MASF. Pada tanggal 4 Mei 1963 berdirilah Balai Pengobatan "Keluarga Sutji", di kompleks Keuskupan, Kampung Jawa, Samarinda. Balai Pengobatan ini merupakan tonggak awal pembangunan dan pengembangan karya kesehatan Katolik dalam bentuk rumah sakit dan sekolah perawat di Samarinda. Didorong meningkatnya kebutuhan akan pelayanan maka pada tanggal 26 Desember 1964 di buka sebuah Rumah Sakit Bersalin " Keluarga Suci Sumber Cinta Kasih "di dalam kompleks Keuskupan Samarinda. Sebagai dokter pengawas pada saat itu adalah dr. Oey Thian Tjay. Pada tanggal 3 mei 1971, para pengelola, pihak-pihak yang terkait dengan rumah sakit Bersalin "Keluarga Sutji Sumber Cinta Kasih”, merubah namanya menjadi Rumah Sakit Bersalin "Dirgahayu ". Kata “Dirgahayu” merupakan ide dan jasa Alm. Mgr. Yulius Aloysius Husin MSF (Uskup Keuskupan Palangkaraya), bersama dengan beberapa orang lain, antara lain, P. GA. Bong MSF dan P. FX. Huvang Hurang MSF. Kata "Dirgahayu" ini merupakan sebuah kata yang popular dan mudah diingat. kata ini mengungapkan harapan akan keselamatan dan kesembuhan bagi orang yang datang ke Rumah Sakit, dan juga mengungkapkan tekad untuk melayani dengan cinta kasih semua orang tanpa kecuali, Kegiatan di rumah sakit Dirgahayu semakin mengalami perkembangan yang cukup berarti. Tuntutan yang ada semakin berkembang. Kondisi ini menuntut ada suatu pengelola khusus yang akan membawa Rumah Sakit Bersalin Dirgahayu ke arah yang stabil, concern dan inovatif. Menyadari hal tersebut, maka dibentuk suatu badan yang khusus mengelola karya kesehatan Keuskupan Samarinda yaitu YAYASAN SETIA BUDI pada tanggal 26 Desember 1974. Dengan demikian RS. Bersalin Dirgahayu secara langsung berada di bawah naungan Yayasan tersebut. Pangkal tolak perkembangan RS. Dirgahayu Samarinda adalah dengan keluarnya SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.232/P.Kes/1/0/75, tertanggal 4 April 1975, perihal peningkatan statusnya menjadi Rumah Sakit Umum Dirgahayu. Lewat surat keputusan ini status Rumah Sakit Bersalin ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Umum Katolik “DIRGAHAYU”. Akhirnya pada tahun 1975 diadakan peresmian penggunaan gedung RS. Dirgahayu oleh Wali Kotamadya Samarinda Bp. Kadri Oening “Sejarah Tidak Mengenal Jalan Pulang”, demikian pernah dikatakan oleh seorang bijak. Awalnya dari sebuah kantong obat, sekarang sudah menjadi sebuah rumah sakit besar, dan akan menjadi sebuah Rumah Sakit Swasta terbaik di Kalimantan Timur. Terpujilah Nama Tuhan. Keunggulan RS Dirgahayu Samarinda RS Dirgahayu Samarinda yang beralamat di Jl. Gn. Merbabu No. 62 Samarinda. Saat ini RS Dirgahayu Samarinda memiliki poliklinik rawat jalan yang didukung oleh dokter umum, dokter-dokter spesialis yang handal dan profesional di bidangnya, serta memiliki beberapa pilihan ruang perawatan rawat inap terdiri dari : Kelas VVIP Kelas VIP Kelas Superior Kelas I Tunggal Anak Kelas II Kelas III Kelas Isolasi Ruang perawatan ICU / ICCU Ruang Neonatologi (ruang perawatan untuk bayi) Kamar Operasi (OK) Ruang Renal Center (Hemodialisa) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Layanan penunjang & Fasilitas Medis lainnya seperti : Layanan 24 jam Laboratorium Layanan 24 jam Instalasi Farmasi Layanan 24 jam Radiologi CT SCAN USG Endoscopy Panoramic Fisiotherapy Medical Check Up Konsultasi dengan Ahli Gizi Visi Rumah Sakit Yang Aman dan Berkualitas Dengan Semangat Cinta Kasih. Misi RS Dirgahayu Samarinda juga memiliki misi berikut untuk dapat mencapai visi yang ingin dituju: Menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan mengutamakan Patient Safety Menyediakan Sarana dan Prasarana Yang Berkualitas Profesionalisme Sumber Daya Manusia Karyawan Yang Sejahtera Sumber dari Website Resmi RS Dirgahayu Samarinda per Maret 2021.

Fasilitas Medis

Image IconCuci Darah
Image IconIGD
Image IconICU
Image IconICCU
Image IconRadiologi
Image IconLaboratorium
Image IconApotek
Image IconPoliklinik

Fasilitas Umum

Image IconParkir Mobil/Motor
Rekomendasi Dokter
Yanthi Andriani, S.Psi

Yanthi Andriani, S.Psi

Psikolog
RS St. CarolusSenen, Jakarta Pusat
Veny Mulyani, S.Psi, M.Psi

Veny Mulyani, S.Psi, M.Psi

Psikolog
RS Columbia Asia SemarangSemarang Barat, Semarang
Tiana Arsianti, M.Psi

Tiana Arsianti, M.Psi

Psikolog
RSIA Bunda Aliyah Pondok BambuDuren Sawit, Jakarta Timur
Suvia Sakinah, S.Psi, M.Psi

Suvia Sakinah, S.Psi, M.Psi

Psikolog
Kinderhutte Biro PisikologiCisauk, Tangerang
Sulastry Pardede, M.Psi

Sulastry Pardede, M.Psi

Psikolog
RS St. CarolusSenen, Jakarta Pusat
Rekomendasi Faskes
 Yabes Dental Clinic

Yabes Dental Clinic

partner
Klinik GigiSetiabudi, Jakarta Selatan
(Google Review)
 Widia Dental Care

Widia Dental Care

partner
Klinik GigiMarpoyan Damai, Pekanbaru
(Google Review)
Laboratorium Klinik Westerindo Pusat - Jakarta Selatan

Laboratorium Klinik Westerindo Pusat - Jakarta Selatan

partner
LabKebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Google Review)
 Venice Aesthetic Clinic

Venice Aesthetic Clinic

partner
Klinik Kulit & KecantikanSemarang Tengah, Semarang
(Google Review)
Klinik Ultimo Aesthetic & Dental Center - Jakarta

Klinik Ultimo Aesthetic & Dental Center - Jakarta

partner
KlinikKebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Google Review)
Spesialisasi
Tanggal