Cari Dokter Rehabilitasi Medik di Surakarta

Menampilkan 1-10 dari 10 Dokter Rehabilitasi Medik di Surakarta yang ditemukan

Urutkan  
dr. Yunita Fatmawati, Sp.RM

dr. Yunita Fatmawati, Sp.RM

Dokter Spesialis Rehabilitasi MedikRS Hermina SoloJebres, Surakarta
dr. Stefanus Anwar, Sp.KFR

dr. Stefanus Anwar, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Panti Waluyo YAKKUM SurakartaLaweyan, Surakarta
dr. Sondang Rexano Aswinto Koraag, Sp.KFR

dr. Sondang Rexano Aswinto Koraag, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Kasih IbuLaweyan, Surakarta
dr. Sandra Lestari Winaktu, Sp.KFR

dr. Sandra Lestari Winaktu, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Dr. Oen SurakartaJebres, Surakarta
dr. Ninik Dwiastuti, Sp.KFR

dr. Ninik Dwiastuti, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Islam KustatiPasar Kliwon, Surakarta
Dr. dr. Hj. Noer Rahma, Sp.RM

Dr. dr. Hj. Noer Rahma, Sp.RM

Dokter Spesialis Rehabilitasi MedikRS PKU Muhammadiyah SurakartaBanjarsari Surakarta, Surakarta
dr. Christiana Hermawanti Hermawan, Sp.KFR

dr. Christiana Hermawanti Hermawan, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Brayat Minulya SurakartaBanjarsari Surakarta, Surakarta
dr. Evi Yuliani, Sp.KFR

dr. Evi Yuliani, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Hermina SoloJebres, Surakarta
dr. Trilastiti Widowati Margono, Sp.KFR

dr. Trilastiti Widowati Margono, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS Dr. Oen SurakartaJebres, Surakarta
dr. Wahidah, Sp.KFR

dr. Wahidah, Sp.KFR

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan RehabilitasiRS TriharsiBanjarsari Surakarta, Surakarta

Dokter Rehabilitasi Medik (Medical Rehabilitation)

(Oleh Rizki Julianto)

Apakah Anda pernah mendengar tentang rehabilitasi medik? Apakah rehabilitasi medik hanya ditujukan untuk pasien gangguan psikologis saja? Dalam artikel ini kita akan membahas tentang ilmu kedokteran rehabilitasi medik dan perannya dalam dunia medis.

Sejarah Dokter Rehabilitasi Medik

Dalam sejarahnya, cabang ilmu kesehatan rehabilitasi medik mulai dipraktekan dan dikembangkan sejak abad ke-20. Namun, pada dasarnya terapi untuk disabilitas dan penyakit lainnya sudah diterapkan sejak ribuan tahun yang lalu. Pada masa Babilonia atau sekitar abad ke-10, mereka telah mengenal terapi dengan unsur cahaya, panas, dan dingin. Kemudian di Yunani dan Romawi kuno pada abad ke-5 telah mengenal spa sebagai bentuk terapi.

Dokter Rehabilitasi Medik di Indonesia sendiri, mulai muncul dan berkembang sejak tahun 1947 yang pada saat itu Prof. Dr. R. Soeharso mendirikan Pusat Rehabilitasi Medik pertama yang ditujukan untuk para korban perang kemerdekaan agar mendapatkan pengobatan dan terapi yang tepat. Barulah pada tahun 1973, Menteri Kesehatan mendirikan pusat layanan kesehatan dengan dukungan rehabilitasi medik di RS Dr. Kariadi Semarang sebagai sebuah pilot project yang dinamakan Preventive Rehabilitation Unit (PRU).

Ikatan Dokter Ahli Rehabilitasi Medik Indonesia (IDARI) pada tahun 1982 resmi dibentuk atas gagasan dari persatuan dokter rehabilitasi medik yang telah menyelesaikan pendidikan pertamanya di Universitas Santo Thomas, Manila, Filipina. Sementara di Indonesia sendiri juga dibentuk lembaga pendidikan rehabilitasi medik yang berada di Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro. Saat ini, nama IDARI telah berubah menjadi PERDOSRI atau yang dikenal sebagai Perhimpunan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Indonesia.

Peran Umum Dokter Rehabilitasi Medik

Dokter Rehabilitasi Medik memiliki peran untuk membantu proses penyembuhan pasien dari penyakit atau cedera yang mengakibatkan kecacatan serius atau kecacatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut dalam proses pengobatannya, dalam hal ini meliputi kesehatan fisik, psikologis, dan dukungan sosial. Beberapa contoh diantaranya yaitu :

  1. Gangguan fisik/kognitif jangka pendek dan panjang seperti nyeri leher, nyeri punggung, cedera otak, cedera tulang belakang, dan stoke.
  2. Perubahan fisik dan psikologis yang diakibatkan oleh usia serta faktor penuaan
  3. Latihan lansia
  4. Kondisi pasien kanker, seperti kanker payudara
  5. Rehabilitasi paru akibat Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
  6. Rehabilitasi Anak
  7. Rehabilitasi kerusakan otak

Dengan perkembangan zaman dan teknologi, saat ini di Indonesia telah banyak pusat kesehatan rehabilitasi medik seperti di rumah sakit yang memiliki fasilitas rehabilitasi medik terpadu untuk membantu pasien dalam masa pengobatan fisik dan psikologis.

Sumber :

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. https://www.ui.ac.id/akademik/pascasarjana/fk-pasca/program-spesialis-ilmu-rehabilitasi-medik.html

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. http://ppds.fk.ub.ac.id/ikfr/profil/sejarah/

American Academy of Physical Medicine and Rehabilitation. https://www.aapmr.org/about-physiatry/about-physical-medicine-rehabilitation

Physical Medicine and Rehabilitation Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Physical_medicine_and_rehabilitation

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). https://www.rscm.co.id/index.php?XP_webview_menu=0&pageid=83&title=Departemen%20Medik%20Rehabilitasi%20Medis

Perhimpunan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Indonesia (PERDOSRI). https://perdosri.or.id/sejarah-perkembangan-kfr/