Direktori Dokter

Menampilkan 1-24 dari 159 dokter psikolog yang ditemukan

Yanthi Andriani, S.Psi

Psikolog
RS St. Carolus
Senen, Jakarta Pusat

Veny Mulyani, S.Psi, M.Psi

Psikolog
RS Columbia Asia Semarang
Semarang Barat, Semarang

Utami Trie Wahyuni, S.Psi, M.Psi

Psikolog
Eka Hospital Pekanbaru
Marpoyan Damai, Pekanbaru

Sulastry Pardede, M.Psi

Psikolog
RS St. Carolus
Senen, Jakarta Pusat

Rika Emasari, S.Psi

Psikolog
Klinik Brawijaya Kemang
Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Reynitta Poerwito, M.Psi, Bach. of Psych

Psikolog
Eka Hospital BSD
Serpong, Tangerang Selatan

Ratih Wardiya Lestari, S.Psi, M.Psi

Psikolog
RS Budi Kemuliaan
Gambir, Jakarta Pusat

Nurul Adiningtyas, M.Psi

Psikolog
RS Pusat Pertamina
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Nuran Abdat, M.Psi

Psikolog
Klinik Brawijaya Kemang
Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Mikaela Berliyana, S.Psi, M.Psi

Psikolog
RS Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang
Cikupa, Tangerang

Melati Friska Winafarisa, M.Psi

Psikolog
RS Hermina Depok
Pancoran Mas, Depok

Mariska Rompis, M.Psi

Psikolog
Klinik Brawijaya Buah Batu Bandung
Lengkong, Bandung

Lucia Maria K, S.Psi

Psikolog
RS St. Carolus
Senen, Jakarta Pusat

Khamsha Noory Finalisya, M.Psi

Psikolog
Klinik Brawijaya Buah Batu Bandung
Lengkong, Bandung

Juliawaty Budiman, S.Psi

Psikolog
Klinik SOA - Parenting & Education
Serpong Utara, Tangerang Selatan

Jovita Adyarani Murhanjati, M.Psi

Psikolog
RS Hermina Kemayoran
Kemayoran, Jakarta Pusat

Jane Cindy Linardi, M.Psi, P.si, CGA

Psikolog
RS Pondok Indah - Bintaro Jaya
Pondok Aren, Tangerang Selatan

Heryani Budiman, Psi. CHt

Psikolog
RS Husada
Sawah Besar, Jakarta Pusat

Henny Setiawati, M.Psi

Psikolog
RS Columbia Asia Semarang
Semarang Barat, Semarang

Hanlie Muliani, M.Psi

Psikolog
Klinik SOA - Parenting & Education
Serpong Utara, Tangerang Selatan

Gisella Tani Pratiwi, M.Psi

Psikolog
RSIA Bunda Aliyah Depok
Pancoran Mas, Depok

Fransiska Ajeng, S.Psi

Psikolog
Klinik SOA - Parenting & Education
Serpong Utara, Tangerang Selatan

Finda Diftrianita, M.Psi

Psikolog
RS Azra
Bogor Utara

Febria Indra Hastati, S.Psi, CH, CHt

Psikolog
Klinik Brawijaya Kemang
Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Psikolog

(Oleh: Nadya)

Psikologi adalah ilmu tentang perilaku, fenomena sadar dan tidak sadar, perasaan, dan pikiran. Cabang ilmu ini berkaitan dengan ahli saraf karena mencakup semua sifat-sifat yang muncul dari otak. Sementara itu, psikolog adalah ahli psikologi yang menangani gangguan tingkah laku dan kesehatan mental.

Seorang psikolog melakukan penelitian, praktik, dan pengajaran di berbagai topik yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Pekerjaan mereka melibatkan individu, kelompok, keluarga, organisasi, pemerintahan, dan industri. Hal ini memengaruhi banyaknya subbidang dari psikologi.

Apa saja subbidang psikologi?

  1. Psikologi klinis

Psikologi klinis berfokus pada memahami, mencegah, dan mengurangi tekanan atau disfungsi psikologis. Jenis psikologi ini juga membantu kesejahteraan individu dan pengembangan pribadi. Seorang psikolog klinis berfokus pada aspek intelektual, emosional, biologis, psikologis, sosial, dan perilaku dari kinerja seseorang berdasarkan budaya dan tingkat sosial ekonomi.

  1. Psikologi kognitif

Psikologi kognitif berfokus pada proses mental internal, seperti pemecahan masalah, memori, pembelajaran, dan kemampuan berbahasa. Jenis psikologi ini melihat cara orang memperoleh, memproses, dan menyimpan informasi. Psikologi kognitif berkaitan erat dengan ilmu saraf, filsafat, dan linguistik.

  1. Psikologi pengembangan

Psikologi pengembangan mempelajari perubahan psikologis yang terjadi pada seseorang selama masa hidupnya. Beberapa hal penting dalam jenis psikologi ini adalah keterampilan motorik, kemampuan memecahkan masalah, pemahaman moral, pemerolehan bahasa, penanganan emosi, kepribadian, konsep diri, dan pembentukan identitas.

  1. Psikologi evolusioner

Psikologi evolusi melihat bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh penyesuaian psikologis selama evolusi. Sifat psikologis manusia bersifat adaptif karena memungkitkan manusia bertahan hidup selama ribuan tahun.

  1. Psikologi forensik

Psikologi forensik menerapkan psikologi pada investigasi kriminal dan hukum. Jenis psikologi ini melihat adanya faktor psikologis yang mungkin memengaruhi suatu kasus dan menyajikan temuan-temuan tersebut di pengadilan.

  1. Psikologi kesehatan

Psikologi kesehatan atau psikologi medis berfokus pada keterkaitan perilaku, keadaan biologis, dan konteks sosial terhadap penyakit dan kesehatan yang dialami pasien. Hal ini termasuk status sosial ekonomi, pendidikan, dan latar belakang mereka.

  1. Neuropsikologi

Neuropsikologi melihat struktur dan fungsi otak dalam kaitannya dengan perilaku dan proses psikologis. Jenis psikologi ini memperlihatkan apakah seseorang cenderung memiliki gangguan perilaku setelah diduga atau didiagnosis cedera otak, misalnya stroke.

  1. Psikologi kerja

Psikolog kerja berfokus pada kinerja seseorang di tempat kerja atau pelatihan. Jenis psikologi ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, kepuasan, kerja, dan retensi karyawan.

  1. Psikologi sosial

Psikologi sosial menggunakan metode ilmiah untuk memahami pengaruh sosial berdampak pada perilaku manusia. Seorang psikolog sosial melihat perilaku kelompok, persepsi sosial, perilaku nonverbal, konformitas, agresi, prasangka, dan kepemimpinan.

Sejarah psikologi

Psikologi sudah ada sejak zaman Yunani Kuno, 400—500 SM yang dimulai dari Socrates, Plato, dan Aristoteles. Pada saat itu, para filsuf sering berdiskusi tentang berbagai topik yang dipelajari di psikologi modern, seperti memori, perilaku merupakan hasil kekuatan kita (free will vs. determinism), keterkaitan perilaku manusia (nature vs. nurture), atraksi, dan sebagainya.

Perkembangan psikologi modern diawali dua pendekatan besar, yaitu struktruralisme dan fungsionalisme. Pendekatan strukturalisme pertama kali dikenalkan oleh Wilhelm Wundt yang berfokus pada proses mental. Sementara itu, William James hadir dengan membawa pendekatan fungsionalisme, yaitu berfokus pada fungsi otak dalam perilaku manusia.

Psikologi di Indonesia dimulai pada 1953 yang diperkenalkan oleh Slamet Iman Santoso, seorang profesor psikiatri. Universitas Indonesia membuka program psikologi sebagai bagian dari medis. Lulusan pertama program psikologi adalah Fuad Hassan. Ia juga  menjadi dekan pertama psikologi Universitas Indonesia setelah memperoleh gelar PhD di Toronto, Kanada.

Spesialisasi psikolog

Seorang psikolog dapat menangani berbagai jenis kondisi, seperti:

  1. Masalah kesehatan mental, seperti depresi, fobia, dan gangguan kecemasan
  2. Perilaku genetis dan perilaku sosial
  3. Rehabilitas dan penyesuaian terhadap kecacatan dan penyakit kronis
  4. Cedera otak
  5. Pengembangan perilaku
  6. Perilaku kriminal sebagai upaya pencegahan dan penyembuhan
  7. Korban perilaku kriminal
  8. Perilaku hidup, seperti stres dan mudah marah
  9. Masalah keluarga dan hubungan

Pendidikan psikolog

Seseorang yang ingin menjadi psikolog harus menempuh pendidikan minimal 7 tahun. Anda harus menjalani program sarjana selama 4 tahun dan mengikuti program magister selama 2 tahun. Setelah itu, Anda harus mengikuti program praktik selama 1 tahun. Lalu, Anda harus mengikuti sidang profesi oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Jika lulus sidang, Anda harus mendaftar keanggotaan di HIMPSI dan mengurus Surat Izin Praktik Psikologi (SIPP).

Gelar psikolog di Indonesia adalah M.Si (magister psikologi).

Canadian Psychological Association. https://cpa.ca/public/whatisapsychologist/

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/154874.php

International Association of Applied Psychology. https://iaapsy.org/site/assets/files/1142/indonesian_clinical_psychologists_2012.pdf

Simply Psychology. https://www.simplypsychology.org/whatispsychology.html

https://psyline.id/tahapan-menjadi-psikolog-profesional/