Cari Dokter Lainnya di Tangerang Selatan

Menampilkan 1-24 dari 83 Dokter Lainnya di Tangerang Selatan yang ditemukan

Urutkan  
dr. Wuri Suryandari, Sp.Rad(K)

dr. Wuri Suryandari, Sp.Rad(K)

Dokter Spesialis RadiologiRS Mitra Keluarga BintaroPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Wilya Kuswandi, Sp.PK

dr. Wilya Kuswandi, Sp.PK

Dokter Spesialis Patologi KlinikRS Medika BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Wawan Irwansyah, Sp.An

dr. Wawan Irwansyah, Sp.An

Dokter Spesialis AnestesiRS Sari Asih CiputatCiputat, Tangerang Selatan
dr. Wani Devita Gunardi, Sp.MK(K)

dr. Wani Devita Gunardi, Sp.MK(K)

Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Viana Wijayanti, Sp.An

dr. Viana Wijayanti, Sp.An

Dokter Spesialis AnestesiRS Medika BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Venna, Sp.PK

dr. Venna, Sp.PK

Dokter Spesialis Patologi KlinikRS Medika BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Vanessi Theodora Silalahi, Sp.An-KIC, MSc

dr. Vanessi Theodora Silalahi, Sp.An-KIC, MSc

Dokter Spesialis Anestesi Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Utami Purbasari, Sp.Rad(K)

dr. Utami Purbasari, Sp.Rad(K)

Dokter Spesialis Radiologi Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Trisna Haryo Prasetyo, Sp.An-KIC

dr. Trisna Haryo Prasetyo, Sp.An-KIC

Dokter Spesialis Anestesi Omni Hospital Alam SuteraSerpong Utara, Tangerang Selatan
dr. Tri Asmaningrum Larasati, Sp.An

dr. Tri Asmaningrum Larasati, Sp.An

Dokter Spesialis AnestesiRSIA Bina MedikaPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Tias Ayu, Sp.Rad

dr. Tias Ayu, Sp.Rad

Dokter Spesialis RadiologiRS Premier BintaroPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Thoeng Ronald, Sp.PK

dr. Thoeng Ronald, Sp.PK

Dokter Spesialis Patologi Klinik Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Teguh Kuncoro, Sp.PA

dr. Teguh Kuncoro, Sp.PA

Dokter Spesialis Patologi Anatomi Omni Hospital Alam SuteraSerpong Utara, Tangerang Selatan
dr. Suparto, Sp.An

dr. Suparto, Sp.An

Dokter Spesialis Anestesi Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Suga Trisakti Anggawidjaja, Sp.PA

dr. Suga Trisakti Anggawidjaja, Sp.PA

Dokter Spesialis Patologi Anatomi Eka Hospital BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Sri Dewi Imayanti, Sp.Rad

dr. Sri Dewi Imayanti, Sp.Rad

Dokter Spesialis RadiologiRS Permata PamulangPamulang, Tangerang Selatan
dr. Sherlina Rekoprijanti Padidi, Sp.An

dr. Sherlina Rekoprijanti Padidi, Sp.An

Dokter Spesialis AnestesiRSU Kota Tangerang SelatanPamulang, Tangerang Selatan
dr. Rotua Doharni Elisabeth Simatupang, Sp.An

dr. Rotua Doharni Elisabeth Simatupang, Sp.An

Dokter Spesialis Anestesi Omni Hospital Alam SuteraSerpong Utara, Tangerang Selatan
dr. Ronggo Prakoso, Sp.An(K)

dr. Ronggo Prakoso, Sp.An(K)

Dokter Spesialis AnestesiRS Hermina SerpongSerpong, Tangerang Selatan
dr. Riris Himawati, Sp.Rad

dr. Riris Himawati, Sp.Rad

Dokter Spesialis RadiologiRS Premier BintaroPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Raditya Utomo, Sp.Rad

dr. Raditya Utomo, Sp.Rad

Dokter Spesialis RadiologiRS Premier BintaroPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Putri Astuti, Sp.An

dr. Putri Astuti, Sp.An

Dokter Spesialis AnestesiRS Ichsan Medical Centre (IMC) BintaroCiputat, Tangerang Selatan
dr. Prisillia Dian Kusumawardani, Sp.Rad

dr. Prisillia Dian Kusumawardani, Sp.Rad

Dokter Spesialis Radiologi Omni Hospital Alam SuteraSerpong Utara, Tangerang Selatan
dr. Pramlim Gunawan, Sp.Rad(K)RI

dr. Pramlim Gunawan, Sp.Rad(K)RI

Dokter Spesialis Radiologi Omni Hospital Alam SuteraSerpong Utara, Tangerang Selatan

Tenaga Kesehatan Lainnya

(oleh: Olivia)

Tenaga kesehatan profesional memainkan peran terpusat dan sangat penting dalam meningkatkan akses dan kualitas kesehatan masyarakat. Mereka menyediakan pelayanan penting yang mempromosikan kesehatan, mencegah penyakit dan memberikan pelayanan kesehatan ke individu, keluarga, dan komunitas berdasarkan pendekatan kesehatan primer. Mekanisme untuk mengoptimalkan kekuatan dan kemampuan tenaga kesehatan penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium.

Ada lebih dari 250 profesi kesehatan di dunia. Seorang tenaga kesehatan dapat beroprasi di semua percabangan perawatan kesehatan, seperti pengobatan, operasi, gigi, bidan, farmasi psikologi, perawat, atau tenaga kesehatan lainnya. Setiap profesi memiliki rentang praktik yang terkadang tumpang tindih dengan profesi lainnya.

Praktisi dan profesional di bidang kesehatan

Tenaga kesehatan terdiri dari sejumlah profesi dan pekerjaan berbeda yang memberikan beberapa jenis pelayanan kesehatan berbeda, meliputi praktisi kesehatan langsung seperti dokter, perawat, dokter bedah, dokter gigi, terapis fisik dan kepribadian, begitu juga dengan tenaga kesehatan turunan lain seperti phlebotomis, peneliti laboratorium medis, ahli gizi, dan pekerja sosial. Mereka pada umumnya bekerja di rumah sakit, pusat pelayanan kesehata dan titik pemberian pelayanan lain, tetapi juga di pelatihan akademis, penelitian, dan administrasi. Beberapa memberikan pelayanan dan terapi pada pasien di rumah pribadi. Banyak negara memiliki jumlah besar tenaga kesehatan komunitas yang bekerja di luar institusi kesehatan formal. Pengelola pelayanan kesehatan, teknisi informasi kesehatan, dan personel asisten lain dan pekerja pendukung dianggap sebagai bagian penting dari tim pelayanan kesehatan.

Tenaga kesehatan pada umumnya dikelompokkan menjadi profesi kesehatan. Dalam setiap keahlian, tenaga kesehatan seringkali diklasifikasikan mengikuti tingkat kemampuan dan spesialisasi keterampilan. “Tenaga Kesehatan” merupakan pekerja dengan tingkat kemampuan tinggi, dalam profesi yang biasanya membutuhkan pengetahuan ekstensif meliputi Pendidikan setingkat universitas untuk mengarahkan mereka ke tingkat pertama atau kualifikasi yang lebih tinggi. Kategori ini melingkupi dokter, asisten dokter, dokter gigi, bidan, radiographer, perawat teregistrasi, apoteker, fisioterapis, optimetris, praktisi operasional, dan lainnya. Tenaga kesehatan lainnya, juga dianggap sebagai “tenaga kesehatan terkait” menurup International Standard Classification of Occupations, implementasi dukungan perawatan, terapi dan rencana rujukan kesehatan yang biasanya diberikan oleh tenaga medis, perawat, dan tenaga kesehatan lain, dan biasanya membutuhkan kualifikasi formal untuk mempraktikan profesi mereka. Selain itu, asisten yang tidak teregistrasi dapat membantu memberikan pelayanan kesehatan jika disetujui.

Cara lain untuk mengelompokkan tenaga kesehatan adalah berdasarkan sub-bidang dimana mereka berpraktik, seperti perawatan kesehatan mental, perawatan kehamilan dan persalinan, perawatan operasi, perawatan rehabilitasi, atau perawatan publik.

Evolusi profesi tenaga kesehatan

Profesi, meliputi mereka yang bertanggung jawab terhadap kelahiran pelayanan kesehatan, berevolusi melalui serangkaian kejadian. Kejadian ini merupakan proses profesionalisasi, yang terdiri dari 12 kejadian yang ditunjukkan dalam Tabel 1. Profesi awal merupakan mereka yang mengalami kejadian awal dalam proses tersebut. Profesi yang lebih matang adalah mereka mengalami kejadian yang lebih belakangan dalam proses dan bisa jadi bertanggung jawab pada kelahiran profesi tambahan yang berhubungan.

Kejadian

Aktivitas

Kolaborasi informal

Pertemuan sekelompok orang dengan kemampuan atau pengetahuan serupa

Kolaborasi formal

Pembentukan asosiasi profesional (biasanya di tingkat nasional)

Praktik resmi

Penerimaan dari pemerintah dalam bentuk lisensi atau registrasi

Kualifikasi terstandar

Pendaftaran pemeriksaan profesionalitas

Identitas edukasional

Program tertentu untuk Pendidikan profesional

Kesamaan Pendidikan

Standardisasi proses untuk pendidikan profesional

Kepercayaan yang terkonsolidasi

Terciptanya kode etik, nilai, dan filosofi

Peningkatan komunikasi

Publikasi jurnal profesional

Pendidikan yang teratur

Akreditasi proses Pendidikan

Pengaruh besar

Pengembangan rentang praktik

Pelatihan terintensifikasi

Pengembangan pendidikan untuk mengakomodasi pertumbuhan praktik

Spesialisasi

Pembagian menjadi profesi yang lebih beragam dan terbatas

Peraturan dan pendaftaran tenaga kesehatan profesional

Praktik tanpa surat izin yang diterima dan masih berlaku dianggap sebagai sesuatu yang illegal. Di sebagian besar yurisdiksi, penyediaan layanan kesehatan diatur oleh pemerintah. Individu yang ditemukan memberikan pelayanan medis, perawatan atau pelayanan profesional lain tanpa sertifikasi atau surat izin berisiko menghadapi sanksi dan tuntutan kriminal yang dapat menyebabkan mereka dipenjara. Sejumlah profesi harus taat pada peraturan, memenuhi syarat untuk mendapat izin, dan sanksi dapat dihindari.

Sumber:

https://www.who.int/hrh/professionals/en/

https://en.wikipedia.org/wiki/Health_professional

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4566463/