Cari Dokter Kulit

Menampilkan 1-24 dari 297 Dokter Kulit yang ditemukan

Urutkan  
Prof. dr. Sjaiful Fahmi Daili, Sp.KK(K)

Prof. dr. Sjaiful Fahmi Daili, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRS Cipto Mangunkusumo - KencanaSenen, Jakarta Pusat
Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis KulitRS Panti RapihGondokusuman, Yogyakarta
dr. Zinson B. Marbun, Sp.KK

dr. Zinson B. Marbun, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Permata Keluarga JababekaCikarang Utara, Bekasi
dr. Zekky Richard Manahan Gultom, Sp.KK

dr. Zekky Richard Manahan Gultom, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS AR Bunda Kota Lubuk LinggauLubuk Linggau Barat Satu, Lubuk Linggau
dr. Zarwindo Sumardi, Sp.KK

dr. Zarwindo Sumardi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit
dr. Yudo Irawan, Sp.KK

dr. Yudo Irawan, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit H ClinicKebayoran Baru, Jakarta Selatan
dr. Yuda Ilhamsyah, Sp.KK

dr. Yuda Ilhamsyah, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bamed Skin Care Pondok IndahKebayoran Lama, Jakarta Selatan
dr. Yono Hadi Agusn, Sp.KK

dr. Yono Hadi Agusn, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Kebon JatiAndir, Bandung
dr. Yanto Widiantoro, Sp.KK

dr. Yanto Widiantoro, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Intan HusadaTarogong Kidul, Garut
dr. Yanhendri, Sp.KK

dr. Yanhendri, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSU Islam Ibnu Sina Kota PayakumbuhPayakumbuh Utara, Payakumbuh
dr. Wiwi Widjaya Chandra, Sp.KK

dr. Wiwi Widjaya Chandra, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Derma Center KemanggisanPalmerah, Jakarta Barat
dr. Wisuda Putra Negara, Sp.DV

dr. Wisuda Putra Negara, Sp.DV

Dokter Spesialis KulitRSIA Bunda Aliyah DepokPancoran Mas, Depok
dr. Winston Franklin Theodorus Warouw, Sp.KK(K)

dr. Winston Franklin Theodorus Warouw, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRS Advent ManadoWanea, Manado
dr. Widyo Atmoko, Sp.KK

dr. Widyo Atmoko, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina Daan MogotKalideres, Jakarta Barat
dr. Wayan Mudana, Sp.KK

dr. Wayan Mudana, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina ArcamanikAntapani, Bandung
dr. Vitalis Pribadi, Sp.KK, M.Kes

dr. Vitalis Pribadi, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS Bhayangkara Tingkat I Raden Said SukantoKramat Jati, Jakarta Timur
dr. Tomy Martin, Sp.KK

dr. Tomy Martin, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina Daan MogotKalideres, Jakarta Barat
dr. Teguh Aly'ansyah, Sp.KK

dr. Teguh Aly'ansyah, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSU Harapan BersamaSingkawang Barat, Singkawang
dr. Teddy Sutrisna, Sp.KK

dr. Teddy Sutrisna, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit
dr. Syahfori Widiyani, Sp.KK, M.Sc

dr. Syahfori Widiyani, Sp.KK, M.Sc

Dokter Spesialis KulitRSU Universitas Kristen Indonesia (UKI)Kramat Jati, Jakarta Timur
dr. Sutardi Santosa, Sp.KK, FINSDV

dr. Sutardi Santosa, Sp.KK, FINSDV

Dokter Spesialis KulitRS St. CarolusSenen, Jakarta Pusat
dr. Subijanto Widagdo, Sp.KK, FINSDV-FAADV

dr. Subijanto Widagdo, Sp.KK, FINSDV-FAADV

Dokter Spesialis KulitRS PrikasihCilandak, Jakarta Selatan
dr. Stephen Akihiro Wirya, Sp.KK

dr. Stephen Akihiro Wirya, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital KuninganSetiabudi, Jakarta Selatan
dr. Stanley Setiawan, Sp.KK

dr. Stanley Setiawan, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitKlinik Ciputra Medical CenterSetiabudi, Jakarta Selatan

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html