Cari Dokter Kulit di Tangerang

Menampilkan 1-24 dari 39 Dokter Kulit di Tangerang yang ditemukan

Urutkan  
dr. Tomy Martin, Sp.KK

dr. Tomy Martin, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina TangerangKarawaci, Tangerang
dr. Sri Mulyaningsih, Sp.KK

dr. Sri Mulyaningsih, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Sari Asih CiledugCiledug, Tangerang
dr. Sotya Prasari, Sp.KK, M.Sc

dr. Sotya Prasari, Sp.KK, M.Sc

Dokter Spesialis KulitRS Sari Asih KarawaciKarawaci, Tangerang
dr. Silvia Veronica, Sp.KK

dr. Silvia Veronica, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bethsaida HospitalKelapa Dua, Tangerang
dr. Shalina Sebayang, Sp.KK

dr. Shalina Sebayang, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Primaya Hospital TangerangPinang, Tangerang
dr. Rini Rasianti Permatasari, Sp.KK

dr. Rini Rasianti Permatasari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSU Bhakti AsihKarang Tengah Tangerang, Tangerang
dr. Retno Dwi Utami, Sp.KK

dr. Retno Dwi Utami, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS EMC TangerangTangerang, Tangerang
dr. Ratna Widyani, Sp.KK

dr. Ratna Widyani, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS St. Carolus Summarecon SerpongPagedangan, Tangerang
dr. Prima Kartika Esti, Sp.KK

dr. Prima Kartika Esti, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina TangerangKarawaci, Tangerang
dr. Niken Wulandari, Sp.KK

dr. Niken Wulandari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD Kabupaten TangerangTangerang, Tangerang
dr. Nana Novia Jayadi, Sp.KK

dr. Nana Novia Jayadi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals Lippo VillageKelapa Dua, Tangerang
dr. Michael Warouw, Sp.KK

dr. Michael Warouw, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals Lippo VillageKelapa Dua, Tangerang
dr. Martha Saulina, Sp.KK

dr. Martha Saulina, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD Kabupaten TangerangTangerang, Tangerang
dr. Lusiyanti, Sp.KK, M.Med

dr. Lusiyanti, Sp.KK, M.Med

Dokter Spesialis KulitRS St. Carolus Summarecon SerpongPagedangan, Tangerang
dr. Isnada Putriani Said, Sp.KK

dr. Isnada Putriani Said, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD BalarajaBalaraja, Tangerang
dr. Inneke Irmayanti Halim Ekaputri, Sp.KK

dr. Inneke Irmayanti Halim Ekaputri, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bethsaida HospitalKelapa Dua, Tangerang
dr. Inge Mailiza Marpaung, Sp.KK

dr. Inge Mailiza Marpaung, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina TangerangKarawaci, Tangerang
dr. Ika Fitrika , Sp.KK

dr. Ika Fitrika , Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Sari Asih CiledugCiledug, Tangerang
dr. Frien Refla Syarif, Sp.KK

dr. Frien Refla Syarif, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS MulyaPinang, Tangerang
dr. Fiedya Wati Kusuma, Sp.KK

dr. Fiedya Wati Kusuma, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS MulyaPinang, Tangerang
dr. Febrina Felicia Somba, Sp.KK, M.Kes

dr. Febrina Felicia Somba, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital TangerangTangerang, Tangerang
dr. Etty Farida Mustifah, Sp.KK

dr. Etty Farida Mustifah, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS AminahLarangan Tangerang, Tangerang
dr. Eka Komarasari, Sp.KK

dr. Eka Komarasari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Sitanala TangerangNeglasari, Tangerang
Dr. dr. Sukmawati Tansil Tan, Sp.KK

Dr. dr. Sukmawati Tansil Tan, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital TangerangTangerang, Tangerang
1

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html