Cari Dokter Kulit di Surabaya

Menampilkan 1-24 dari 76 Dokter Kulit di Surabaya yang ditemukan

Urutkan  
dr. Maria Ulfa, Sp.KK

dr. Maria Ulfa, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Islam A. Yani SurabayaWonokromo, Surabaya
dr. Laissa Bonita, Sp.DV, M.Ked.Klin

dr. Laissa Bonita, Sp.DV, M.Ked.Klin

Dokter Spesialis KulitRS Islam A. Yani SurabayaWonokromo, Surabaya
dr. Kinanti Prabawaningrum, Sp.KK

dr. Kinanti Prabawaningrum, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Islam A. Yani SurabayaWonokromo, Surabaya
dr. Jose Laksmana Anggowarsito, Sp.KK, G. Dip.Derm

dr. Jose Laksmana Anggowarsito, Sp.KK, G. Dip.Derm

Dokter Spesialis KulitRS Orthopedi & Traumatologi SurabayaLakarsantri, Surabaya
dr. Dinar Witasari, Sp.KK

dr. Dinar Witasari, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals SurabayaGubeng, Surabaya
dr. Budiastuti Kusharjuni, Sp.KK

dr. Budiastuti Kusharjuni, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals SurabayaGubeng, Surabaya
dr. Astindari, Sp.KK

dr. Astindari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Islam A. Yani SurabayaWonokromo, Surabaya
dr. Achmad Yusuf, Sp.KK

dr. Achmad Yusuf, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals SurabayaGubeng, Surabaya
dr. Diah Nugrahaeni, Sp.KK

dr. Diah Nugrahaeni, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS PHC SurabayaPabean Cantikan, Surabaya
dr. Nurfithria Ikaputri, Sp.KK

dr. Nurfithria Ikaputri, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS PHC SurabayaPabean Cantikan, Surabaya
dr. Sawitri, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

dr. Sawitri, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis Kulit Surabaya Skin CentreGubeng, Surabaya
dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK

dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Universitas AirlanggaMulyorejo, Surabaya
Dr. dr. Afif Nurul Hidayati, Sp.KK, FINSDV, FAADV

Dr. dr. Afif Nurul Hidayati, Sp.KK, FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis KulitRS Universitas AirlanggaMulyorejo, Surabaya
dr. Yunia Eka Safitri, Sp.KK

dr. Yunia Eka Safitri, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Wiyung SejahteraWiyung, Surabaya
dr. Dwi Wulansari, Sp.KK

dr. Dwi Wulansari, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Derma Center SurabayaTegalsari Surabaya, Surabaya
dr. Liana Verawaty, Sp.KK

dr. Liana Verawaty, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Gotong Royong SurabayaSukolilo Surabaya, Surabaya
dr. Fransiska Rismauli Natallya, Sp.KK

dr. Fransiska Rismauli Natallya, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS William Booth SurabayaWonokromo, Surabaya
dr. Novita Damayanti, Sp.KK

dr. Novita Damayanti, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit National HospitalWiyung, Surabaya
dr. Purwi, Sp.KK(K)

dr. Purwi, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRS Premier SurabayaSukolilo Surabaya, Surabaya
dr. Myrna Safrida, Sp.KK

dr. Myrna Safrida, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Premier SurabayaSukolilo Surabaya, Surabaya
Prof. Dr. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Sp.KK(K)

Prof. Dr. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRS DarmoTegalsari Surabaya, Surabaya
dr. Ni Putu Susari Widianingsih, Sp.KK

dr. Ni Putu Susari Widianingsih, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Manyar Medical CentreMulyorejo, Surabaya
dr. Rikimin Tedja, Sp.KK

dr. Rikimin Tedja, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga SurabayaSukomanunggal, Surabaya
dr. Rosita Sari Susanto, Sp.KK

dr. Rosita Sari Susanto, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga SurabayaSukomanunggal, Surabaya

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html