Cari Dokter Kulit di Palembang

Menampilkan 1-21 dari 21 Dokter Kulit di Palembang yang ditemukan

Urutkan  
Dr. dr. Yulia Farida Yahya, Sp.KK(K)

Dr. dr. Yulia Farida Yahya, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang
dr. Yuli Kurniawati, Sp.KK

dr. Yuli Kurniawati, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS RK CharitasIlir Timur I, Palembang
Prof. dr. Soenarto K., Sp.KK(K)

Prof. dr. Soenarto K., Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang
dr. Sarah Diba, Sp.KK

dr. Sarah Diba, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang
dr. Raden Ayu Lucia Devianty, Sp.KK

dr. Raden Ayu Lucia Devianty, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals PalembangIlir Barat I, Palembang
dr. Nurita Bangun Hutahaean, Sp.KK

dr. Nurita Bangun Hutahaean, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS RK CharitasIlir Timur I, Palembang
dr. Nina Melita, Sp.KK

dr. Nina Melita, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Islam Siti KhadijahIlir Barat I, Palembang
dr. Mutia Devi, Sp.KK

dr. Mutia Devi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals PalembangIlir Barat I, Palembang
dr. Muhamad Izazi Hari Purwoko, Sp.KK

dr. Muhamad Izazi Hari Purwoko, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang
dr. Khalida Rieka Sulaikha, Sp.DV

dr. Khalida Rieka Sulaikha, Sp.DV

Dokter Spesialis KulitRS Pelabuhan PalembangIlir Timur II, Palembang
dr. Indah Permata Sari, Sp.KK

dr. Indah Permata Sari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS BundaIlir Barat I, Palembang
dr. Inda Astri Aryani, Sp.KK

dr. Inda Astri Aryani, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals PalembangIlir Barat I, Palembang
dr. Fifa Argentina, Sp.KK

dr. Fifa Argentina, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Islam Siti KhadijahIlir Barat I, Palembang
dr. Elvina Febrianti, Sp.KK

dr. Elvina Febrianti, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina PalembangKemuning Palembang, Palembang
dr. Ayu Parameswari, Sp.KK

dr. Ayu Parameswari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS MyriaSukarami, Palembang
dr. Marselia Lirida Alkadri, Sp.KK

dr. Marselia Lirida Alkadri, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals PalembangIlir Barat I, Palembang
Prof. Dr. dr. Theresia Saur Manna L. Toruan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Prof. Dr. dr. Theresia Saur Manna L. Toruan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals PalembangIlir Barat I, Palembang
dr. Lucille Anisa Suardin, Sp.KK

dr. Lucille Anisa Suardin, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic PalembangIlir Barat I, Palembang
dr. Nopriyati, Sp.KK

dr. Nopriyati, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang
dr. Fitriani, Sp.KK

dr. Fitriani, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina PalembangKemuning Palembang, Palembang
Dr. dr. Rusmawardiana, Sp.KK(K)

Dr. dr. Rusmawardiana, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. Mohammad HoesinKemuning Palembang, Palembang

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html