Cari Dokter Kulit di Denpasar

Menampilkan 1-24 dari 27 Dokter Kulit di Denpasar yang ditemukan

Urutkan  
dr. Tjokorda Istri Oka Dwiprasetia Handayani, Sp.KK, M.Biomed

dr. Tjokorda Istri Oka Dwiprasetia Handayani, Sp.KK, M.Biomed

Dokter Spesialis KulitRSU Dharma YadnyaDenpasar Timur, Denpasar
dr. Nyoman Suryawati, Sp.KK

dr. Nyoman Suryawati, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bali Royal (BROS) HospitalDenpasar Timur, Denpasar
dr. Ni Putu Ayu Saraswati Apsari, Sp.KK

dr. Ni Putu Ayu Saraswati Apsari, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bali Royal (BROS) HospitalDenpasar Timur, Denpasar
dr. Luh Putu Dina Wahyuni, Sp.KK

dr. Luh Putu Dina Wahyuni, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Prima Medika HospitalDenpasar Barat, Denpasar
dr. Irene Tantia Utami, Sp.KK, M.Kes

dr. Irene Tantia Utami, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis Kulit Bali Royal (BROS) HospitalDenpasar Timur, Denpasar
dr. Ida Ayu Komang Utami Dewi, Sp.KK

dr. Ida Ayu Komang Utami Dewi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Prima Medika HospitalDenpasar Barat, Denpasar
dr. I Made Birawan, Sp.KK

dr. I Made Birawan, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Kasih Ibu DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. I Gusti Ayu Agung Dwi Karmila , Sp.KK

dr. I Gusti Ayu Agung Dwi Karmila , Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Balimed DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. I Dewa Gede Agung Manik Sudibiadnyana, Sp.KK

dr. I Dewa Gede Agung Manik Sudibiadnyana, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS ManuabaDenpasar Utara, Denpasar
dr. Angel Benny Wisan, Sp.KK, M.Kes

dr. Angel Benny Wisan, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS Puri RaharjaDenpasar Utara, Denpasar
dr. Anak Agung Istri Saraswati Dewi, Sp.KK

dr. Anak Agung Istri Saraswati Dewi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bali Royal (BROS) HospitalDenpasar Timur, Denpasar
dr. Anak Agung Ayu Laksmi Dewi Budiani, Sp.KK

dr. Anak Agung Ayu Laksmi Dewi Budiani, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Prima Medika HospitalDenpasar Barat, Denpasar
dr. Ariana, Sp.KK

dr. Ariana, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Kasih Ibu DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. I Putu Kurniawan Dhanasaputra, Sp.KK

dr. I Putu Kurniawan Dhanasaputra, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSU Dharma YadnyaDenpasar Timur, Denpasar
dr. Ni Wayan Eka Ciptasari, Sp.KK

dr. Ni Wayan Eka Ciptasari, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic DenpasarDenpasar Timur, Denpasar
dr. Ni Nyoman Ayu Sutrini, Sp.KK, M.Repro

dr. Ni Nyoman Ayu Sutrini, Sp.KK, M.Repro

Dokter Spesialis KulitRSUD Bali Mandara Provinsi BaliDenpasar Selatan, Denpasar
dr. Tjokorda Dalem Pemayun, Sp.KK

dr. Tjokorda Dalem Pemayun, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Surya Husadha DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. Dian Kencana Dewi, Sp.KK

dr. Dian Kencana Dewi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic DenpasarDenpasar Timur, Denpasar
dr. Yulia Trisna Wijaya, Sp.KK, M.Biomed

dr. Yulia Trisna Wijaya, Sp.KK, M.Biomed

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic DenpasarDenpasar Timur, Denpasar
dr. Gst. Agung Ayu Sriyani, Sp.KK

dr. Gst. Agung Ayu Sriyani, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD Bali Mandara Provinsi BaliDenpasar Selatan, Denpasar
dr. Ni Wayan Wendy Rinawati, Sp.KK

dr. Ni Wayan Wendy Rinawati, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD Bali Mandara Provinsi BaliDenpasar Selatan, Denpasar
dr. Anak Agung Sagung Putra Dewi, Sp.KK

dr. Anak Agung Sagung Putra Dewi, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Balimed DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. Putu Anindita Maharani, Sp.KK, M.Biomed

dr. Putu Anindita Maharani, Sp.KK, M.Biomed

Dokter Spesialis KulitRS ManuabaDenpasar Utara, Denpasar
dr. Tjokorde Istri Amrita Rosvanti, Sp.KK

dr. Tjokorde Istri Amrita Rosvanti, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Kasih Ibu DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
1

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html