Cari Dokter Kulit di Bogor

Menampilkan 1-24 dari 41 Dokter Kulit di Bogor yang ditemukan

Urutkan  
dr. Yulfia Dairina, Sp.KK

dr. Yulfia Dairina, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS VaniaBogor Timur, Bogor
dr. Windi Herawati Semiardji, Sp.KK

dr. Windi Herawati Semiardji, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina BogorBogor Barat, Bogor
dr. Vitresa Zamri, Sp.KK

dr. Vitresa Zamri, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BogorBogor Utara, Bogor
dr. Silvia Wilvestra, Sp.KK

dr. Silvia Wilvestra, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS MH Thamrin CileungsiCileungsi, Bogor
dr. Ratri Ainulfa, Sp.KK

dr. Ratri Ainulfa, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BogorBogor Utara, Bogor
dr. Rachmah Diana Putri, Sp.KK, M.Kes, FINSDV

dr. Rachmah Diana Putri, Sp.KK, M.Kes, FINSDV

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital Bogor BMCBogor Timur, Bogor
dr. Puspitasari Dewi, Sp.KK

dr. Puspitasari Dewi, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Karya Bhakti PratiwiDramaga, Bogor
dr. Novia Yudhitiara, Sp.KK

dr. Novia Yudhitiara, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSUD CiawiCiawi Bogor, Bogor
dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK

dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BogorBogor Utara, Bogor
dr. Ni Nyoman Tri Priliawati, Sp.KK

dr. Ni Nyoman Tri Priliawati, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital Bogor BMCBogor Timur, Bogor
dr. Ni Luh Putu Pitawati, Sp.KK

dr. Ni Luh Putu Pitawati, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BogorBogor Utara, Bogor
dr. Nesa Wike Wilanti, Sp.DV

dr. Nesa Wike Wilanti, Sp.DV

Dokter Spesialis KulitRS Hermina BogorBogor Barat, Bogor
dr. Nadia Akita Dewi, Sp.DV

dr. Nadia Akita Dewi, Sp.DV

Dokter Spesialis Kulit Eka Hospital CibuburGunung Putri, Bogor
dr. Mira Ikawati, Sp.KK, FINSDV

dr. Mira Ikawati, Sp.KK, FINSDV

Dokter Spesialis KulitKlinik Utama M3 BogorBogor Tengah, Bogor
dr. Melly Maya Sari, Sp.KK

dr. Melly Maya Sari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Palang Merah Indonesia (PMI) BogorBogor Tengah, Bogor
dr. Martha Putri Nurul Emverawati, Sp.KK, M.Kes

dr. Martha Putri Nurul Emverawati, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS TrimitraCibinong Bogor, Bogor
dr. Marsita Endy Dhamayanti, Sp.DV

dr. Marsita Endy Dhamayanti, Sp.DV

Dokter Spesialis KulitRS Palang Merah Indonesia (PMI) BogorBogor Tengah, Bogor
dr. Lady C. C. Koesoema, Sp.KK

dr. Lady C. C. Koesoema, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Sentra Medika CibinongCibinong Bogor, Bogor
dr. Karunia Burhanudin Lubis, Sp.KK

dr. Karunia Burhanudin Lubis, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BogorBogor Utara, Bogor
dr. Julia Satya Karmendra, Sp.KK

dr. Julia Satya Karmendra, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Angkatan Udara dr. M. Hassan TotoKemang, Bogor
dr. Herjuni Kusman, Sp.KK

dr. Herjuni Kusman, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Mayapada Hospital Bogor BMCBogor Timur, Bogor
dr. Hapsari Triandriyani, Sp.KK, M.Kes

dr. Hapsari Triandriyani, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS Hermina BogorBogor Barat, Bogor
dr. Gina Triana Sutedja, Sp.KK

dr. Gina Triana Sutedja, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Melania BogorBogor Selatan, Bogor
dr. Farida Wirahadikusumah, Sp.KK

dr. Farida Wirahadikusumah, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Palang Merah Indonesia (PMI) BogorBogor Tengah, Bogor
1

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html