Cari Dokter Kulit di Bekasi

Menampilkan 1-24 dari 55 Dokter Kulit di Bekasi yang ditemukan

Urutkan  
dr. Zinson B. Marbun, Sp.KK

dr. Zinson B. Marbun, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Permata Keluarga JababekaCikarang Utara, Bekasi
dr. Wisyanti Mian Uli Siahaan, Sp.KK, M.Kes

dr. Wisyanti Mian Uli Siahaan, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRSUD dr. Chasbullah AbdulmadjidBekasi Selatan, Bekasi
dr. Wening Setyani, Sp.KK

dr. Wening Setyani, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina Grand WisataTambun Selatan, Bekasi
dr. Vonny Indriati Widjojo, Sp.KK

dr. Vonny Indriati Widjojo, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga Bekasi BaratBekasi Barat, Bekasi
dr. Stevy Dian Fitriani, Sp.KK, M.Kes

dr. Stevy Dian Fitriani, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS Hermina GalaxyBekasi Selatan, Bekasi
dr. Shinta Juanette Brasiliany Toban Rambu, Sp.KK, M.Kes

dr. Shinta Juanette Brasiliany Toban Rambu, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS St. Elisabeth BekasiRawa Lumbu, Bekasi
dr. Sakti Charlia Maharani, Sp.DV

dr. Sakti Charlia Maharani, Sp.DV

Dokter Spesialis KulitRS Hermina BekasiBekasi Selatan, Bekasi
dr. Rudy Herawan Prawirosudarmo, Sp.KK

dr. Rudy Herawan Prawirosudarmo, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Permata BekasiMustika Jaya, Bekasi
dr. Ronald Joseph Rambing, Sp.KK

dr. Ronald Joseph Rambing, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina BekasiBekasi Selatan, Bekasi
dr. Rizqa Haerani Saenong, Sp.KK, M.Kes

dr. Rizqa Haerani Saenong, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis Kulit Primaya Hospital Bekasi BaratBekasi Barat, Bekasi
dr. Rita Maria, Sp.KK

dr. Rita Maria, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Permata BekasiMustika Jaya, Bekasi
dr. Rima Tamara, Sp.KK

dr. Rima Tamara, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals Lippo CikarangCikarang Selatan, Bekasi
dr. Ridhawati Muchtar, Sp.KK

dr. Ridhawati Muchtar, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga Bekasi TimurBekasi Timur, Bekasi
dr. Retno Sawitri, Sp.KK

dr. Retno Sawitri, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina GalaxyBekasi Selatan, Bekasi
dr. Rachel Marsella Rahardjo, Sp.KK

dr. Rachel Marsella Rahardjo, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Karya Medika IITambun Selatan, Bekasi
dr. Poppy Syafnita, Sp.KK

dr. Poppy Syafnita, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga Bekasi TimurBekasi Timur, Bekasi
dr. Nur Dalilah, Sp.KK

dr. Nur Dalilah, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Permata CibuburJati Sampurna, Bekasi
dr. Novia Yudhitiara, Sp.KK

dr. Novia Yudhitiara, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang JayaRawa Lumbu, Bekasi
dr. Munawar Ambar, Sp.KK

dr. Munawar Ambar, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Primaya Hospital Bekasi UtaraBekasi Utara, Bekasi
dr. Marsia Rusfianti, Sp.KK, FINSDV, M.Kes

dr. Marsia Rusfianti, Sp.KK, FINSDV, M.Kes

Dokter Spesialis Kulit Siloam Hospitals Lippo CikarangCikarang Selatan, Bekasi
dr. Maria Basir Djatmoko, Sp.KK

dr. Maria Basir Djatmoko, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Keluarga Bekasi BaratBekasi Barat, Bekasi
dr. Lusita Sylvia, Sp.KK

dr. Lusita Sylvia, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Hermina GalaxyBekasi Selatan, Bekasi
dr. Kun Dewi Wulandari, Sp.KK

dr. Kun Dewi Wulandari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mustika MedikaMustika Jaya, Bekasi
dr. Junia Kirana, Sp.KK, M.Kes

dr. Junia Kirana, Sp.KK, M.Kes

Dokter Spesialis KulitRS Hosana Medica Lippo CikarangCikarang Selatan, Bekasi

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html