Direktori Dokter Kulit

Menampilkan 1-24 dari 1211 Dokter Kulit yang ditemukan

Urutkan  
Prof. dr. Sjaiful Fahmi Daili, Sp.KK(K)

Prof. dr. Sjaiful Fahmi Daili, Sp.KK(K)

Dokter Spesialis KulitRS Metropolitan Medical CenterSetiabudi, Jakarta Selatan
Prof. dr. Rustarti Retno Widowati Soebarjo, Sp.KK

Prof. dr. Rustarti Retno Widowati Soebarjo, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Metropolitan Medical CenterSetiabudi, Jakarta Selatan
Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis KulitRSUP Dr. SardjitoMlati, Sleman
Prof. Dr. dr. Siti Aisah K. Boediardja, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Prof. Dr. dr. Siti Aisah K. Boediardja, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV

Dokter Spesialis KulitRS Hermina KemayoranKemayoran, Jakarta Pusat
dr. Zunarsih, Sp.KK

dr. Zunarsih, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Khusus Daerah Duren Sawit JakartaDuren Sawit, Jakarta Timur
dr. Zekky Richard Manahan Gultom, Sp.KK

dr. Zekky Richard Manahan Gultom, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS AR Bunda Kota Lubuk LinggauLubuk Linggau Barat Satu, Lubuk Linggau
dr. Zakiyah Salim, Sp.KK

dr. Zakiyah Salim, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRSU At Medika PalopoWara, Palopo
dr. Yuri Methana Sari, Sp.KK

dr. Yuri Methana Sari, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Panti Bhaktiningsih Charitas BelitangBelitang Ogan Komering Ulu Tim, Ogan Komering Ulu Timur
dr. Yunita Damopolii, Sp.KK

dr. Yunita Damopolii, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic BintaroPondok Aren, Tangerang Selatan
dr. Yuni Eka Anggraini, Sp.KK

dr. Yuni Eka Anggraini, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Prof. Dr. TabraniMarpoyan Damai, Pekanbaru
dr. Yuliwaty, Sp.KK

dr. Yuliwaty, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Erha Clinic Mangga BesarTaman Sari, Jakarta Barat
dr. Yulisna, Sp.KK

dr. Yulisna, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Urip Sumoharjo Bandar LampungWay Halim, Bandar Lampung
dr. Yuliana Teguh, Sp.KK

dr. Yuliana Teguh, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Mitra Medika PontianakPontianak Kota, Pontianak
dr. Yuliana Laksmini, Sp.KK

dr. Yuliana Laksmini, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Medika BSDSerpong, Tangerang Selatan
dr. Yulia Farida Yahya, Sp.KK

dr. Yulia Farida Yahya, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Muhammadiyah PalembangSeberang Ulu II, Palembang
dr. Yuli Kurniawati, Sp.KK

dr. Yuli Kurniawati, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS RK CharitasIlir Timur I, Palembang
dr. Yulfia Dairina, Sp.KK

dr. Yulfia Dairina, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS VaniaBogor Timur, Bogor
dr. Yufanti Sujudi, Sp.KK, FINS-DV, FAADV

dr. Yufanti Sujudi, Sp.KK, FINS-DV, FAADV

Dokter Spesialis KulitRSUP FatmawatiCilandak, Jakarta Selatan
dr. Yudo Irawan, Sp.KK

dr. Yudo Irawan, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitKlinik Sammarie Family HealthcareKebayoran Baru, Jakarta Selatan
dr. Yudhistirawaty, Sp.KK

dr. Yudhistirawaty, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Khusus Daerah Duren Sawit JakartaDuren Sawit, Jakarta Timur
dr. Yuda Ilhamsyah, Sp.KK

dr. Yuda Ilhamsyah, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit Bamed Skin Care DarmawangsaKebayoran Baru, Jakarta Selatan
dr. Yuanita Iskandar, Sp.KK

dr. Yuanita Iskandar, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS AR Bunda PrabumulihPrabumulih Timur, Prabumulih
dr. Yuanita Dian Utama, Sp.KK

dr. Yuanita Dian Utama, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Panti Wilasa CitarumSemarang Timur, Semarang
dr. Yosi Charly, Sp.KK

dr. Yosi Charly, Sp.KK

Dokter Spesialis KulitRS Bakti Timah KarimunMoro, Karimun

Dokter Spesialis Dermatologi

(Oleh: Nadya)

Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kondisi dan penyakit yang memengaruhi kulit, rambut, kulit kepala, dan kuku. Namun, dermatologi lebih fokus mengatasi masalah dan perawatan kulit. Hal ini disebabkan kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan rentan terhadap bakteri, luka, dan berbagai penyakit.

Dermatologi memiliki tujuh subspesalis, yaitu:

  1. Dermatologi kosmetik, menangani botoks, fillers, bedah laser
  2. Dermatopatologi, berfokus pada patologi kulit
  3. Imunedermtologi, menangani penyakit kulit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh (lupus)
  4. Bedah mohs, bedah penyakit kanker kulit
  5. Dermatologi anak, menangani penyakit kulit keturunan anak-anak
  6. Teledermatologi, menggunakan teknologi untuk pemeriksaan kulit
  7. Dermatoepidemiologi, mengatasi penyakit kulit pada tingkat populasi

Dokter yang menangani masalah kulit disebut dokter spesialis dermatologi. Mereka juga mendapat pelatihan mengenai:

  1. Diagnosis dan pengobatan kanker kulit, melanoma, tahi lalat, dan tumor kulit
  2. Perawatan dermatitis kontak dan gangguan peradangan kulit lainnya
  3. Perawatan infeksi
  4. Interpretasi biopsi kulit
  5. Teknik bedah yang digunakan dalam dermatologi

Sejarah dermatologi

Klasifikasi patologi tentang masalah kulit sudah ada sejak Kekaisaran Romawi pada 5000 SM. Mereka menggunakan campuran batu apung, dupa, mur, dan getah pohon untuk mencerahkan kulit, menghilangkan bintik-bintik, dan kerutan halus.

Peradaban Mesir juga memengaruhi dermatologi awal. Pada 1500 SM, dokter Mesir menggunakan amplas untuk mengobati luka dan teknik ini menjadi teknik umum peremajaan kulit pada abad ke-20. Selalin itu, mereka juga memanfaatkan sinar matahari untuk mengatasi masalah kulit dan teknik ini berkembang menjadi penggunaan laser dan fototerapi.

Studi tentang dermatologi selalu mengalami perkembangan hingga saat ini. Pada 1806, dermatologi modern mulai lahir yang ditandai dengan tulisan Jean-Louis Alibert. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa informasi tentang kehidupan dan kesehatan pasien dapat digunakan untuk memahami penyakit apa pun, termasuk penyakit kulit. Dermatologi modern saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Spesialisasi dokter spesialis dermatologi

Dokter spesialis dermatologi dapat mengobati 3000 penyakit berbeda. Beberapa kondisi umum yang diatasi oleh dokter spesialis dermatologi, antara lain:

  1. Vitiligo, kondisi kehilangan melanin yang menyebabkan bercak kulit berwarna lebih terang
  2. Jerawat
  3. Peradangan kulit (dermatitis) dan eksim
  4. Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan rambut
  5. Gangguan rambut, seperti rambut rontok
  6. Gangguan kuku
  7. Psoriasis
  8. Muka merah (rosacea)
  9. Herpes zoster
  10. Kutil

Dokter spesialis dermatologi menggunakan prosedur bedah medis dan kosmetik. Sebagian besar gangguan kulit dapat diobati dengan obat-obatan dan terapi. Namun, beberapa kondisi harus mengalami perawatan, seperti rawat inap hingga proses bedah.

Ada 13 prosedur dalam mengatasi masalah dermatologi, yaitu (1) biopsi untuk mendiagnosis kulit pasien, (2) chemical peeling untuk mengangkat sel-sel kulit mati, (3) injeksi kosmetik, biasanya untuk keriput, luka, filler, kolagen, dan botoks, (4) cryotherapy untuk mengatasi kutil, (5) dermabarasi untuk mengambil bagian teratas kulit untuk masalah keriput dan tato, (6) pengambilan kulit yang bermasalah, (7) transplantasi rambut, (8) bedah laser, (9) bedah mohs, (10) psoralen yang dikombinasikan dengan ultraviolet A (PUVA), (11) cangkok kulit, (12) sedot lemak, dan (13) terapi menggunakan darah.

Pendidikan dokter spesialis dermatologi

Seorang calon dokter spesialis dermatologi harus menjalani pendidikan sarjana 4 tahun. Setelah itu, mereka harus mengikuti program spesialis selama 4 tahun. Kemudian, residensi dilakukan selama 2-3 tahun di klinik residen dermatologi. Jika ingin mengambil subspesialis, mereka dapat mengikuti fellowship selama 1-2 tahun.

Gelar dokter spesialis dermatologi di Indonesia adalah Sp.KK (subspesialis kulit dan kelamin). Penambahan (K) di belakang gelar menunjukkan bahwa dokter tersebut juga mengambil subspesialis.

Sumber

American Board of Dermatology. https://www.abderm.org/public/what-is-a-dermatologist.aspx

Career Explorer. https://www.careerexplorer.com/careers/dermatologist/how-to-become/

Medical News. https://www.medicalnewstoday.com/articles/286743.php

Rene Toarin Foundation. https://www.fondation-r-touraine.org/Dermatology-history-of-a-timeless.html