Cari Dokter Jantung di Tasikmalaya

Menampilkan 1-6 dari 6 Dokter Jantung di Tasikmalaya yang ditemukan

Urutkan  
dr. Manda Satria Chesario, Sp.JP

dr. Manda Satria Chesario, Sp.JP

Dokter Spesialis JantungRSUD dr. Soekardjo Kota TasikmalayaTawang, Tasikmalaya
dr. Fanny Fauziah Abdullah, Sp.JP, M.Kes, FIHA

dr. Fanny Fauziah Abdullah, Sp.JP, M.Kes, FIHA

Dokter Spesialis JantungRSU Jasa KartiniTawang, Tasikmalaya
dr. Diyantie Saputri, Sp.JP

dr. Diyantie Saputri, Sp.JP

Dokter Spesialis JantungRS Tasik Medika CitratamaCihideung, Tasikmalaya
dr. Darwin Indra, Sp.JP

dr. Darwin Indra, Sp.JP

Dokter Spesialis JantungRS Tasik Medika CitratamaCihideung, Tasikmalaya
dr. H. Suarman Idarsyah, Sp.JP, FIHA, Fas Cc

dr. H. Suarman Idarsyah, Sp.JP, FIHA, Fas Cc

Dokter Spesialis JantungRSU Jasa KartiniTawang, Tasikmalaya
dr. Johan, Sp.JP

dr. Johan, Sp.JP

Dokter Spesialis JantungRS Tasik Medika CitratamaCihideung, Tasikmalaya

Dokter Spesialis Kardiologi

(Oleh Rizki Julianto)

Tahukah Anda bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi di dunia? Lalu, kemanakah Anda bisa memeriksakan kondisi kesehatan jantung Anda untuk mengetahui kesehatan jantung Anda lebih lanjut? Dokter Spesialis Kardiologi adalah jawabannya.

Apa Itu Kardiologi dan Bagaimana Sejarah Kardiologi di Indonesia?

Spesialis Kadiologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang mengkaji tentang diagnosis dan penanganan lebih lanjut untuk berbagai gangguan fungsi jantung. Kardiologi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “καρδιά” /kardia/ yang berarti jantung. Spesialis Kardiologi di Indonesia pertama kali muncul pada tahun 1950 yang digagaskan oleh Prof. Dr. dr. S.M. Zainal, Sp.PD dan kemudian pada tahun 1955 didirikan Lembaga Kardiologi dari Departemen Kesehatan yang berlokasi pertama kali di kota Surabaya, Jawa Timur. Kemudian pada tahun 2003, RSCM Jakarta mendirikan Unit Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSCM untuk meningkat kebutuhan pelayanan kesehatan jantung di Indonesia. Seorang dokter spesialis kardiologi (Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah) akan menempuh pendidikan spesialisasi selama 10 tahun dan akan menyandang gelar Sp.JP.

Spesialis Kardiologi kemudian dibagi menjadi beberapa bagian kekhususan gangguan fungsi dan kesehatan jantung serta pembuluh darah, antara lain:

  • Kelainan jantung bawaan
  • Penyakit jantung coroner
  • Gagal jantung
  • Penyakit jantung valvular
  • Aritmia dan elektrofisiologi
  • Serta kelainan pembuluh darah atau vaskular (arteri dan vena).

Macam-macam Bidang Tindakan Kardiologi

Dalam spesialisasi kardiologi memiliki berberapa macam bidang tindakan kardiologi untuk gangguan fungsi dan kesehatan jantung dan pembuluh darah, antara lain:

  • Kateterisasi Jantung
  • Implan Alat Pacu Jantung (Pacemaker)
  • Implan ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator)
  • Angioplasti
  • Angiografi

Dengan mengetahui berbagai macam gangguan fungsi dan kesehatan jantung, diharapkan Anda jauh lebih mengerti dan dapat melakukan tindakan terbaik untuk penyakit jantung secara cepat dan bijak.

Sources :

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. http://spesialis1.kardio.fk.unair.ac.id/profil/sejarah 

Kardiologi Wikipedia. http://spesialis1.kardio.fk.unair.ac.id/profil/sejarah 

American College of Cardiology. https://www.acc.org/#sort=%40fcommonsortdate90022%20descending 

Unit Pelayanan Jantung Terpadu RSCM. https://www.rscm.co.id/index.php?XP_webview_menu=0&pageid=86 

Jantung & Vaskuler RS Siloam. https://www.siloamhospitals.com/id/Specialties/Heart-Vascular 

Program Spesialisasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. https://fk.ui.ac.id/spesialis.html