Cari Dokter Gigi di Sukoharjo

Menampilkan 1-24 dari 28 Dokter Gigi di Sukoharjo yang ditemukan

Urutkan  
drg. Titik Retnaningtyas

drg. Titik Retnaningtyas

Dokter GigiRS Orthopedi Prof. Dr. R. SoeharsoKartasura, Sukoharjo
drg. Richard Akin, Sp.Perio

drg. Richard Akin, Sp.Perio

Dokter Gigi SpesialisRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Indra Gunawan, Sp.Ort

drg. Indra Gunawan, Sp.Ort

Dokter Gigi SpesialisRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Gita Nugrahenny, Sp.KG

drg. Gita Nugrahenny, Sp.KG

Dokter Gigi SpesialisRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Eric Fernando Wangdra

drg. Eric Fernando Wangdra

Dokter GigiRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Debrania Santoso, Sp.KGA, MDSc

drg. Debrania Santoso, Sp.KGA, MDSc

Dokter Gigi SpesialisRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Agung Capawanti, Sp.Ort

drg. Agung Capawanti, Sp.Ort

Dokter Gigi SpesialisRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Karina Supanji, Sp.BMM

drg. Karina Supanji, Sp.BMM

Dokter Gigi SpesialisRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Eva Jeanne Tjahyawati, Sp.Pros

drg. Eva Jeanne Tjahyawati, Sp.Pros

Dokter Gigi SpesialisRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Wiwik Wirianti Agustiah

drg. Wiwik Wirianti Agustiah

Dokter GigiRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Juliana Widyanti Handjari

drg. Juliana Widyanti Handjari

Dokter GigiRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Devi Nindya Kusuma Dewa

drg. Devi Nindya Kusuma Dewa

Dokter GigiRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Kusumawati Sukadi, Sp.BM

drg. Kusumawati Sukadi, Sp.BM

Dokter Gigi SpesialisRS Orthopedi Prof. Dr. R. SoeharsoKartasura, Sukoharjo
drg. Rukti Alfiah, MM

drg. Rukti Alfiah, MM

Dokter GigiRS Orthopedi Prof. Dr. R. SoeharsoKartasura, Sukoharjo
drg. Iyop Ropika, Sp.KGA, MDSc

drg. Iyop Ropika, Sp.KGA, MDSc

Dokter Gigi SpesialisRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Septriyani Kaswindiarti, Sp.KGA, MDSc

drg. Septriyani Kaswindiarti, Sp.KGA, MDSc

Dokter Gigi SpesialisRS Nirmala SuriBendosari, Sukoharjo
drg. Ayu Martiyani W.

drg. Ayu Martiyani W.

Dokter GigiRS Nirmala SuriBendosari, Sukoharjo
drg. Reinita Fajril Septiana

drg. Reinita Fajril Septiana

Dokter GigiRS Nirmala SuriBendosari, Sukoharjo
drg. Hapsari Paramakirana

drg. Hapsari Paramakirana

Dokter GigiRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Devia Gunawan Siswanto

drg. Devia Gunawan Siswanto

Dokter GigiRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Sri Budiati

drg. Sri Budiati

Dokter GigiRSU PKU Muhammadiyah SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Budi Darmojo Supandji, Sp.Pros

drg. Budi Darmojo Supandji, Sp.Pros

Dokter Gigi SpesialisRSUD Ir. Soekarno Kabupaten SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
drg. Eva Sutyowati Permatasari, Sp.BM, MARS

drg. Eva Sutyowati Permatasari, Sp.BM, MARS

Dokter Gigi SpesialisRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
drg. Ali Imron, Sp.KG

drg. Ali Imron, Sp.KG

Dokter Gigi SpesialisRS Orthopedi Prof. Dr. R. SoeharsoKartasura, Sukoharjo
1

Dokter Spesialis Gigi

(Oleh: Nadia)

Pasti Anda pernah merasakan sakit gigi. Mungkin Anda ada yang langsung bertindak untuk mengunjungi dokter gigi, dan ada kemungkinan juga untuk tidak mengunjungi dokter gigi, terutama anak-anak. Jadi sebenarnya apa dokter gigi itu?

        Seorang dokter gigi atau dikenal sebagai ahli bedah gigi. Dokter gigi adalah seorang ahli bedah yang berspesialisasi dalam kedokteran gigi, diagnosis, pencegahan, dan pengobatan penyakit dan kondisi rongga mulut. Tim pendukung dokter gigi yang membantu dalam memberikan layanan kesehatan mulut. Tim yang membantu dokter gigi adalah asisten gigi, ahli kesehatan gigi, teknisi gigi, dan terkadang terapis gigi. Dokter gigi juga memberikan instruksi tentang diet, menyikat gigi, flossing, penggunaan fluorida, dan aspek lain dari perawatan gigi. Mereka dapat menghilangkan kerusakan gigi, mengisi rongga, memeriksa x-ray, menempatkan pelindung plastik pada gigi anak-anak, meluruskan gigi, dan memperbaiki gigi yang patah. Mereka juga melakukan operasi korektif pada gusi dan tulang pendukung untuk mengobati penyakit gusi. Dokter gigi mengambil gigi dan membuat model untuk pengukuran gigi palsu untuk menggantikan gigi yang hilang. Mereka juga memberikan anestesi dan menulis resep untuk antibiotik dan obat-obatan lainnya.

Kebanyakan dokter gigi adalah dokter umum, menangani berbagai kebutuhan gigi. Dokter gigi lain berpraktik di salah satu dari sembilan bidang khusus.

  • Ortodontis adalah salah satu kelompok spesialis terbesar, meluruskan gigi dengan memberikan tekanan pada gigi dengan kawat gigi atau peralatan lainnya.
  • Kelompok terbesar berikutnya, ahli bedah mulut dan maksilofasial, beroperasi pada mulut, rahang, gigi, gusi, leher, dan kepala.
  • Spesialisasi sebagai dokter gigi anak (berfokus pada kedokteran gigi untuk anak-anak dan pasien berkebutuhan khusus);
  • Periodontis (merawat gusi dan tulang yang menopang gigi
  • Prostodontis (mengganti gigi yang hilang dengan perlengkapan permanen, seperti mahkota dan jembatan, atau dengan perlengkapan yang dapat dilepas seperti gigi palsu)
  • Endodontis (melakukan terapi saluran akar)
  • Ahli patologi oral (mendiagnosis penyakit mulut)
  • Ahli radiologi oral dan maksilofasial (mendiagnosis penyakit di kepala dan leher melalui penggunaan teknologi pencitraan)
  • Spesialis kesehatan masyarakat gigi (mempromosikan kesehatan gigi yang baik dan mencegah penyakit gigi di masyarakat).

Sejarah Dokter Spesialis Gigi

         Di Cina dan Perancis, orang pertama yang mencetuskan kedokteran gigi adalah tukang cukur. Mereka telah dikategorikan ke dalam 2 kelompok berbeda: tukang cukur serikat dan tukang cukur awam. Kelompok pertama, Persekutuan Barbers, diciptakan untuk membedakan ahli bedah gigi yang lebih berpendidikan dan berkualifikasi dari tukang cukur awam. Tukang cukur serikat dilatih untuk melakukan operasi kompleks. Kelompok kedua, tukang cukur awam, memenuhi syarat untuk melakukan layanan higienis reguler seperti pencukuran dan pencabutan gigi serta operasi dasar. Namun, pada 1400 Perancis membuat keputusan yang melarang tukang cukur awam untuk mempraktikkan semua jenis operasi. Di Jerman dan juga Perancis dari tahun 1530 hingga 1575 publikasi yang sepenuhnya dikhususkan untuk kedokteran gigi diterbitkan. Ambrose Pare, sering dikenal sebagai Bapak Bedah, menerbitkan karyanya sendiri tentang perawatan dan perawatan gigi yang tepat. Ambrose Pare adalah seorang ahli bedah tukang cukur Perancis yang melakukan perawatan gigi untuk banyak raja Perancis. Dia sering dipuji karena telah mengangkat status ahli bedah tukang cukur

Lingkungan Kerja Dokter Spesialis Gigi

        Kebanyakan dokter gigi adalah praktisi solo, artinya mereka memiliki bisnis sendiri dan bekerja sendiri atau dengan staf kecil. Beberapa dokter gigi memiliki mitra, dan beberapa bekerja untuk dokter gigi lain sebagai dokter gigi asosiasi.

        Kebanyakan dokter gigi bekerja 4 atau 5 hari seminggu. Beberapa malam bekerja hingg akhir pekan untuk memenuhi kebutuhan pasien mereka. Jumlah jam kerja sangat bervariasi di antara dokter gigi. Kebanyakan dokter gigi mempunyai waktu bekerja antara 35 dan 40 jam seminggu. Namun,berbeda dengan yang lain, terutama mereka yang mencoba membangun praktik baru pasti akan bekerja lebih banyak. Dokter gigi yang berpengalaman sering bekerja dengan waktu yang lebih sedikit, yaitu bagi dokter gigi yang sudah melampaui usia pensiun. Dokter gigi biasanya bekerja di lingkungan kantor yang aman. Namun, cedera yang berhubungan dengan pekerjaan dapat terjadi, seperti yang disebabkan oleh penggunaan alat genggam saat melakukan perawatan gigi pada pasien.

Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Dentist 

"Ambroise Pare". Science Museum Brought to Life.

"History of Dentistry Timeline". American Dental Association