Cari Dokter Gigi di Klaten

Menampilkan 1-24 dari 27 Dokter Gigi di Klaten yang ditemukan

Urutkan  
drg. Taufik Nur Alamsyah, Sp.Ort

drg. Taufik Nur Alamsyah, Sp.Ort

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Sradha Putra, Sp.Pros

drg. Sradha Putra, Sp.Pros

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Siti Yustika Rosmilasari

drg. Siti Yustika Rosmilasari

Dokter GigiRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Setyoningsih Koesdharwati

drg. Setyoningsih Koesdharwati

Dokter GigiRS Cakra HusadaKlaten Selatan, Klaten
drg. RR. Cahyani Dwi Hapsari, Sp.KGA

drg. RR. Cahyani Dwi Hapsari, Sp.KGA

Dokter Gigi SpesialisRSU PKU Muhammadiyah DelangguDelanggu, Klaten
drg. Rina Febriani Puspitasari

drg. Rina Febriani Puspitasari

Dokter GigiRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Pandu Kridalaksana, Sp.Perio, MDSc

drg. Pandu Kridalaksana, Sp.Perio, MDSc

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Gagat Indarwati Margaretha

drg. Gagat Indarwati Margaretha

Dokter GigiRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Fuzna Nuhasana Agia

drg. Fuzna Nuhasana Agia

Dokter GigiRSU PKU Muhammadiyah DelangguDelanggu, Klaten
drg. Dimas Cahya Saputra, Sp.KG

drg. Dimas Cahya Saputra, Sp.KG

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Anggun Pratiwi

drg. Anggun Pratiwi

Dokter GigiRS Cakra HusadaKlaten Selatan, Klaten
drg. Rizkiana Rachmasiwi

drg. Rizkiana Rachmasiwi

Dokter GigiRS Islam Cawas KlatenCawas, Klaten
drg. Kusumawati Sukadi, Sp.BM

drg. Kusumawati Sukadi, Sp.BM

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Owin Bambang Wijanarko, Sp.Pros

drg. Owin Bambang Wijanarko, Sp.Pros

Dokter Gigi SpesialisRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Cendrawasih Andusyana Farmasyanti, Sp.Ort

drg. Cendrawasih Andusyana Farmasyanti, Sp.Ort

Dokter Gigi SpesialisRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Mastuti

drg. Mastuti

Dokter GigiRSU PKU Muhammadiyah DelangguDelanggu, Klaten
drg. Nuraeni Hartati

drg. Nuraeni Hartati

Dokter GigiRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Betarini Dyah Kusumasari

drg. Betarini Dyah Kusumasari

Dokter GigiRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Poerwati Soetji Rahajoe, Sp.BM

drg. Poerwati Soetji Rahajoe, Sp.BM

Dokter Gigi SpesialisRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Nunung Prihartati

drg. Nunung Prihartati

Dokter GigiRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Prihatiningsih, Sp.BM

drg. Prihatiningsih, Sp.BM

Dokter Gigi SpesialisRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
drg. Utami Kusuma Dewi, Sp.KGA

drg. Utami Kusuma Dewi, Sp.KGA

Dokter Gigi SpesialisRSUP Soeradji TirtonegoroKlaten Selatan, Klaten
drg. Sugiarti

drg. Sugiarti

Dokter GigiRSU PKU Muhammadiyah DelangguDelanggu, Klaten
drg. Ida Ayu Tribumiana, Sp.KG

drg. Ida Ayu Tribumiana, Sp.KG

Dokter Gigi SpesialisRSU Islam KlatenKlaten Utara, Klaten
1

Dokter Spesialis Gigi

(Oleh: Nadia)

Pasti Anda pernah merasakan sakit gigi. Mungkin Anda ada yang langsung bertindak untuk mengunjungi dokter gigi, dan ada kemungkinan juga untuk tidak mengunjungi dokter gigi, terutama anak-anak. Jadi sebenarnya apa dokter gigi itu?

        Seorang dokter gigi atau dikenal sebagai ahli bedah gigi. Dokter gigi adalah seorang ahli bedah yang berspesialisasi dalam kedokteran gigi, diagnosis, pencegahan, dan pengobatan penyakit dan kondisi rongga mulut. Tim pendukung dokter gigi yang membantu dalam memberikan layanan kesehatan mulut. Tim yang membantu dokter gigi adalah asisten gigi, ahli kesehatan gigi, teknisi gigi, dan terkadang terapis gigi. Dokter gigi juga memberikan instruksi tentang diet, menyikat gigi, flossing, penggunaan fluorida, dan aspek lain dari perawatan gigi. Mereka dapat menghilangkan kerusakan gigi, mengisi rongga, memeriksa x-ray, menempatkan pelindung plastik pada gigi anak-anak, meluruskan gigi, dan memperbaiki gigi yang patah. Mereka juga melakukan operasi korektif pada gusi dan tulang pendukung untuk mengobati penyakit gusi. Dokter gigi mengambil gigi dan membuat model untuk pengukuran gigi palsu untuk menggantikan gigi yang hilang. Mereka juga memberikan anestesi dan menulis resep untuk antibiotik dan obat-obatan lainnya.

Kebanyakan dokter gigi adalah dokter umum, menangani berbagai kebutuhan gigi. Dokter gigi lain berpraktik di salah satu dari sembilan bidang khusus.

  • Ortodontis adalah salah satu kelompok spesialis terbesar, meluruskan gigi dengan memberikan tekanan pada gigi dengan kawat gigi atau peralatan lainnya.
  • Kelompok terbesar berikutnya, ahli bedah mulut dan maksilofasial, beroperasi pada mulut, rahang, gigi, gusi, leher, dan kepala.
  • Spesialisasi sebagai dokter gigi anak (berfokus pada kedokteran gigi untuk anak-anak dan pasien berkebutuhan khusus);
  • Periodontis (merawat gusi dan tulang yang menopang gigi
  • Prostodontis (mengganti gigi yang hilang dengan perlengkapan permanen, seperti mahkota dan jembatan, atau dengan perlengkapan yang dapat dilepas seperti gigi palsu)
  • Endodontis (melakukan terapi saluran akar)
  • Ahli patologi oral (mendiagnosis penyakit mulut)
  • Ahli radiologi oral dan maksilofasial (mendiagnosis penyakit di kepala dan leher melalui penggunaan teknologi pencitraan)
  • Spesialis kesehatan masyarakat gigi (mempromosikan kesehatan gigi yang baik dan mencegah penyakit gigi di masyarakat).

Sejarah Dokter Spesialis Gigi

         Di Cina dan Perancis, orang pertama yang mencetuskan kedokteran gigi adalah tukang cukur. Mereka telah dikategorikan ke dalam 2 kelompok berbeda: tukang cukur serikat dan tukang cukur awam. Kelompok pertama, Persekutuan Barbers, diciptakan untuk membedakan ahli bedah gigi yang lebih berpendidikan dan berkualifikasi dari tukang cukur awam. Tukang cukur serikat dilatih untuk melakukan operasi kompleks. Kelompok kedua, tukang cukur awam, memenuhi syarat untuk melakukan layanan higienis reguler seperti pencukuran dan pencabutan gigi serta operasi dasar. Namun, pada 1400 Perancis membuat keputusan yang melarang tukang cukur awam untuk mempraktikkan semua jenis operasi. Di Jerman dan juga Perancis dari tahun 1530 hingga 1575 publikasi yang sepenuhnya dikhususkan untuk kedokteran gigi diterbitkan. Ambrose Pare, sering dikenal sebagai Bapak Bedah, menerbitkan karyanya sendiri tentang perawatan dan perawatan gigi yang tepat. Ambrose Pare adalah seorang ahli bedah tukang cukur Perancis yang melakukan perawatan gigi untuk banyak raja Perancis. Dia sering dipuji karena telah mengangkat status ahli bedah tukang cukur

Lingkungan Kerja Dokter Spesialis Gigi

        Kebanyakan dokter gigi adalah praktisi solo, artinya mereka memiliki bisnis sendiri dan bekerja sendiri atau dengan staf kecil. Beberapa dokter gigi memiliki mitra, dan beberapa bekerja untuk dokter gigi lain sebagai dokter gigi asosiasi.

        Kebanyakan dokter gigi bekerja 4 atau 5 hari seminggu. Beberapa malam bekerja hingg akhir pekan untuk memenuhi kebutuhan pasien mereka. Jumlah jam kerja sangat bervariasi di antara dokter gigi. Kebanyakan dokter gigi mempunyai waktu bekerja antara 35 dan 40 jam seminggu. Namun,berbeda dengan yang lain, terutama mereka yang mencoba membangun praktik baru pasti akan bekerja lebih banyak. Dokter gigi yang berpengalaman sering bekerja dengan waktu yang lebih sedikit, yaitu bagi dokter gigi yang sudah melampaui usia pensiun. Dokter gigi biasanya bekerja di lingkungan kantor yang aman. Namun, cedera yang berhubungan dengan pekerjaan dapat terjadi, seperti yang disebabkan oleh penggunaan alat genggam saat melakukan perawatan gigi pada pasien.

Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Dentist 

"Ambroise Pare". Science Museum Brought to Life.

"History of Dentistry Timeline". American Dental Association